Sinopsis Crash Landing on You Episode 13 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. episode kali ini panjangnya masih kayak kereta. 1 jam 23 menit 58 detik.

“Apakah kamu akan menangis seperti ini jika aku pergi?”

“Menangis tidak bisa dikendalikan.” Jawab Seri. “Aku meneteskan mata tanpa diduga.”

“Aku tidak ingin kamu menangis sendirian.”

“Karena sudah menangis hari ini, aku tak akan menangis lagi. Aku sudah kebal. Aku tak sengaja mendengarkannya, jangan mempersulit ayahmu dan pulanglah.”

“Aku akan mengurus masalah itu.”

“Ada yang namanya sindrom bambi. Saat seekor bayi rusa bertemu seseorang di gunung. Ia akan membelai karena lucu, saat orang itu pergi. Bayi rusa itu tidak bisa kembali ke keluarganya. Karena aroma manusia yang melekat di tubuhnya. Kelurganya menolaknya. Kawanan rusa lain juga menolaknya, hingga ia mati.”

“Apakah kamu takut aku ditolak dan diterlantarkan?” tanya Ri.

“Aku akan melindungi diriku sendiri. percayalah padaku. Di duniaku, aku bisa memanfaatkan status, bahwahan, uang, dan semua yang kumiliki. Cheo Cheol Gang, siapapun, tidak bisa menjatuhkanku.” *bukan karena Tuhan ya guys? Wkkwkw. “Percayalah padaku, Ri Jeong Hyeok,pulanglah. Kembalilah ke duniamu.”

***

“Bukankah itu pertama kalinya dia menangis?” tanya Pyo.

“Benar, saat melewati perbatasan, Yoon Seri tidak menangis.” Ucap Pecinta Drakor.

“Saat tertangkap di kapal. Dia tidak menangis.” Ucap Maknae.

“Saat kabur dari bandara. Dia tidak menangis.” Ucap penyadap alias Man Bok.

“Kamu menguping sebanyak apa?” tanya Pyo.

Mereka khawatir karena Ri dan Seri tidak naik juga. Malah takut mereka kabur, sedangkan pekan olahraga akan segera berakhir.

***

Man Bok keluar. Ia bertemu Seri dan Ri. “Semua cemas dan menunggu kalian.”

Di bawah. Sudah ada Cho Cheol Gang mematamatai. Karena ada polisi patroli, Cho Cheol Gang pun pergi dengan mobilnya.

***

Akhirnya, pesta ultah pun terjadi, lagunya beda. Wkwkwkkwkw….

“Aku tak menyangka bisa mendengarkan lagu ultah versi utara. Apakah kalian tahu harus buat permohonan sebelum tiup lilin? Aahh aku harus mengajarkan banyak hal.”

Mereka menutup mata dan membuat permohonan.

Meniup lilin bersama.

****

Hyeok datang memberikan hadiah. “Kujelaskan, ini bukan kenang-kenangan. Kamu tidak perlu menganggapnya spesial.”

“Baik.” Ucap Seri.

“Aku hanya punya sedikit waktu senanggang saat tahu ultahmu. Jadi, aku membelikannya tanpa pikir panjang. Ini bukan hal berharga.”

Ketika dibuka. Hadiahnya ada di tangan. Sebuah cincin. Yang pas di jempol. Wkwkkwkwkw.

“Itu punyaku.” Ucap Ri. Hyeok memberi satunya lagi.

“Ini cincin pasangan?”

“Kamu baru pertama kali mendapatkan hadiah dari pria? Harusnya jangan ambil, aku akan memakaikannya.” Hyeok memakaikannya.

“Hah? Katanya kamu jomblo seumur hidup, kamu pasti becanda? Katakan, kamu belajar dari mana? Cara meluluhkan hati wanita.” Seri pun memakaikannya di jari Hyeok. “Terima kasih. Ini cincin terbaik. Aku akan memakainya. Aku akan mengingatmu apapun yang terjadi.”

*bener-bener drakor romcom yaaa… wkwkwk.

***

Ibu Seo Dan datang ke perkampungan dan bertemu dengan dua ahjumma.

“Syukurlah kamu kemari. Banyak pertanyaan yang ingin kutanyakan.” Ucap Ahjumma. “Tempatnya sudah siap. Tapi kenapa pengantin barunya tidak terlihat?”

“Seperti yang kalian tahu, Hyeok mendapatkan tugas di perbatasan.”

“Benarkah? Hanya saja, aku melihat lelaki aneh masuk ke rumah itu. Sebagai kepala desa tempat ini…aku seharusnya memeriksanya,”

Ibu Seo Dan langsung mengambil sesuatu dari dalam tasnya. Disuap lagi, untuk tutup mulut.

“Itu Alberto keponakanku. Dia datang dari Eropa dan tidak mau datang ke Pyongyang. Dia malah mau ke desa.”

Kemudian Ibu Seo Dan lari terburu-buru.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.