Sinopsis Crash Landing on You Episode 15 Part 2

Sinopsis Crash Landing on You Episode 15 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah membaca yaaa… btw, ini adalah minggu terakhir drama ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti sejauh ini.

Maknae, pecinta drakor dan Pyo berhasil sembunyi.

Tapi nggak lama. Semuanya bisa diringkus.

***

Seri datang dengan kesakitan pada petugas yang membawa para kawannya.

“Kamu masih belum boleh bergerak. Bagaimana kalau kondisimu memburuk?” tanya pecinta drakor.

Di atas, Sang A dan Oppa keduanya menjadi penonton yang bahagia.

“Bawa aku bersama kalian. Aku bisa menjelaskan semua. Ini semua karena aku. Interogasi aku dahulu.” Ucap Seri.

“Ya. Kami akan menjadwalkan pertemuan denganmu juga. Doktermu bilang, kamu belum boleh keluar.” Ucap Seri.

“Tidak, aku tak apa-apa. aku ikut.”

“Yak!!! Doktermu sudah melarang.” Ucap Pyo. “Kenapa membantah perintah doktermu!!!”

Pyo dan yang lainnya pun dibawa.

Ibu Seri datang dan berkata. “Tenangkan dirimu.”

“Mereka tidak bersalah. Ini semua karena aku.”

“Tidak. Ini bukan karena dirimu. Gwencana.”

“Bagaimana ini?”

****

Seri diperiksa lagi. Keadaanya sangat tidak stabil.

***

Para konco ada di bus.

“Berikan padaku. Biasanya di situasi ini ada racun yang sekali makan.” Ucap Pyo. Wkwkkwkw.

“Jangan gila. Kita senjata saja tidak pegang,”

“ingat kata pria dari divisi 11 itu? *Kim So Hyun guys maksudnya “Tempat ini *Korea selatan. Bisa ditinggali. Jadi, jangan takut, paham?”

“Yak! Kamu tidak ingan kondisinya? Bayangkan apa yang dia lakukan sampai begitu? *Kim So Hyun yang melompat-lompat dan jualan mie. “Membuatku berpikir dia pasti disiksa dengan sesuatu seperti setrum. Itu menurutku.” Ucap Pyo.

“Kita akan disetrum?”

“Gawat. Aku harus apa?”

Kkwkwkkwkwkw….

****

Para konco dibawa ke BIN. Mereka mengganti pakaian kemudian difoto.

Setelahnya. Menjalankan pemeriksaan kesehatan. Wkwkkwkw… ini mau diapain sih.

****

Akhirnya, Pyo yang masuk ruang interogasi dulu. Ada semacam alat tes pendekteksi kebohongan. Pyo nampak amat sangat gugup.

Pyo bahkan kaget bahwa alat yang menempel pada dirinya adalah alat pendetesi kebohongan. Ia ditanya lapar atau tidak.

Dijawab tidak.

Padahal lapar.

Jadinya, dia makan dulu.

****

Kemudian ada Eun Dong datang. “Mereka sudah tahu segalanya. Mereka bahkan tahu kampung halamanku.” Ucapnya pada Pyo.

*Eun Dong diperlihatkan tempat tinggalnya lewat pencitraan satelit di monitor. “Entah bagaimana mereka bisa menemukannya. Mereka sungguh hebat,” Ucap Eun Dong.

“Kenapa mereka menujukkan kampung halamanmu?” tanya Pyo.

“Entahlah, tapi tidak ada siksaan dengan setruman. Mereka baik.”

“Mereka sedang memanipulasimu. Tetap tegar.”

“Menurutmu? Kapten Ri ada di sini juga?”

****

Ri nampak sedang dinterogasi.

Di luar. Dua orang petugas bicara.

“Dia belum bicara. Bahkan belum makan.”

“Biarkan saja dia tidur dulu.”

“Benarkah dia putra direktur biro politik umum? Jika benar. Ini masalah besar. Jika korea utara sampai tahu, bisa jadi kekacauan di sana.”

“Kita harus menyelidikinya sekali lagi.”

“Pak, bukankah dia tampak terlalu tenang? Mungkinkah dia bertekad melakukan sesuatu?”

“Apa?”

“Alasan klasik. Demi orangtuanya di utara, serta menghindari apa pun yang menjatuhkan Seri dan orang yang membantunya, dia nampak mau menanggung semuanya. Bisa terlihat dari matanya.”

“Kamu seorang cenayang?”

“Anggap saja aku berpengalaman.”

*****

“BIN? Semuanya?” tanya Ayah Seri pada bawahannya.

“Kami masih belum memahami situasinya. Tapi kapten Ri ditangkap. Kurasa kita tidak bisa menghentikannya.”

“Jeong Hyeok, setidaknya dia selamat bukan?”

“Ya. Cho Cheol Gang ditemukan tewas di tempat. Tapi Ri selamat. Untuk berjaga, aku ingin anda bersiap.”

Lanjut ke bagian 3 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!