Sinopsis Crash Landing on You Episode 2 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari di tulisan yang ini. kalau saya lagi gercep bakalan update hari minggu dan senin yaa… gumawo.

Tahun 1989. Sebuah kilas balik.

“Seri yaa…. pilihlah. Mimpimu!!!” orang-orang dewasa berkata pada Seri yang masih bocah. Di depan Seri sudah ada barang-barang yang harus dipilih Seri.

Suara seri dewasa berkata. “Pada hari itu, aku buat keputusan untuk pertama kali. Saat yang lain meraih uang atau benang, aku meraih tangan ayahku. Sebagai bayi yang tumbuh memperebutkan posisi pewaris, konglomerat bisnis besar. Kurasa itu pilihan yang tepat.”

Saat itu dua Oppa Seri masih kecil.

****

Seri dewasa nampak sukses dengan macam-macam bisnisnya. Termasuk perhiasan.

“Saat bergantung pada keberuntunganku,  atau naluriku. Aku mengambil keputusan yang tepat. Oleh karenanya, saat krisis melanda hidupku, aku tidak pernah meragukan diriku. Aku yakin akan mengambil keputusan yang tepat lagi. Tapi kali ini, aku salah. Walaupun hanya satu langkah, akibatnya begitu berdampak. Saat ini, aku di korea utara. Ini kecelakaan. Saat mengalami kecelakaan, kamu butuh seseorang di sisimu. Dan orang yang kukenal di sini, hanyalah pria ini. aku harus berhasil.”

Seri tersenyum dan berkata. “Omo…. sulit dipercaya. Bagaimana kita bisa bertemu lagi?”

“Kupikir kamu sudah kembali.”

“Tepat sekali. Kamu pasti terkejut. Aku juga sama terkejutnya. Aku tersesat, saat aku sadar, ada sapi korea utara, ada wanita korea utara, dan anak korea utara. Tapi aku lega bisa bertemu denganmu lagi.”

Dalam hati Seri berkata… “Sudah kuduga. Meskipun berpura-pura tangguh. Kamu tetap pria. Lihat? Dia bahkan tidak berani menatapku. Dia bahkan lebih polos daripada dugaanku.”

Ada suara dalam hati lagi. Suara Ri.

“Dia melewati garis tanpa keinginan membelot. Berdasarkan peraturan. Aku harus menyingkirkannya.”

“Tampaknya, selalu ada cara untuk selamat.” Ucap Seri.

“haruskah kubunuh dia?”

“omong-omong? Ini rumahmu?” tanya Seri. “Bolehkah aku bertanya? Apa kamu punya makanan?”

“Haruskah kubunuh dia?”

****

Seri ngaca. “Omooo wajahku kenapa? Dia seharusnya bilang aku sekotor ini. apaaa??? Tidak ada watafel. Ahh tidak apa-apa. Ini pengalaman bagus. Konon, sesuatu yang tidak bisa kubeli justru yang paling berharga. Ini pengalaman berharga.”

****

Dan Ri Jung Hyuk sedang memasak. Sumpahhhh… step by step gitu. Ia memberi makan Seri.

“Entah bahgaimana adat kalian. Tapi di selatan. Inilah adat kami. Saat kamu makan di rumah orang lain, tamu biasanya menawarkan suapan pertama ke tuan rumah. Seperti ini.” Seri malah mau menyuapi Ri Jung Hyuk. “Aaaaa…. menurut kami. Seharusnya tuan rumah makan lebih dahulu. Ini memang etikanya. Mungkin, itu akan membantu memahami….”

“kamu takut dengan makanannya?” wkwkkwkw. “Takut kalau diracuni?”

“maaf jika aku menyinggungmu. Tapi kamu harus paham kenapa aku bersikap seperti ini. bukankah lebih aneh, jika aku memercayai orang di situasi yang begini?”

“Kamu benar.”

“Ya kan?”

“Kamu mendarat di zona demiliterisasi saat naik parasut di hari berangin. Ketika pagar listrik tidak bekerja, kamu menyebrangi garis batas menuju pemukiman wilayah militer. Aku pasti konyol jika percaya bahwa kamu tidak berbahaya.”

“Jangan bilang kamu mencurigaiku sebagai mata-mata?”

“Aku hanya membahas kemungkinannya.”

Seri tertawa. “Dengar. Aku bukan mata-mata. Aku sangat terkenal di Daehan Mingguk. Jika aku mata-mata semua orang pasti tahu. Aku tidak akan mengungkap namaku karena aku tidak mau kamu terkejut saat mencariku di internet.”

“Kami tidak punya internet. Jangan cemas.”

“Sungguh? Tidak ada internet? Justru makin buruk. Tidak ada yang tahu aku di desa terpencil ini. pasti orang-orang di negaraku heboh karena aku menghilang.”

Lanjut ke bagian 2 ya. klik di sini.