Sinopsis Crash Landing on You Episode 2 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaa guys. Hayokkk dilanjut.

Di rumah keluarga Yoon. Semuanya berkumpul. “Mereka sudah mencari semalaman. Tapi tidak menekukan apapun.” Ucap Oppa pertama.

“Jangan andalkan kepolisian saja. kita harus mempekerjakan para ahli dan lakukan pencarian sendiri.” Ucap Ayah. “Pastikan beritanya tidak tersebar. Waspada pada para reporter.”

“Itulah yang kulakukan kali pertama. Dan ayah mertuaku sangat membantu kita.” Ucap Oppa kedua.

“Ayahku sudah menghubungi komisaris kepolisian. Jangan cemas.” Ucap istri Oppa kedua.

“Sungguh? Syukurlah.”

“Kudengar dia sedang bekerja saat ini terjadi. Berarti para pegawai di sana sudah tahu soal ini. kita harus bagaimana?” tanya istri Oppa pertama.

Oppa pertama menjawab. “Kupanggil mereka semua untuk menandatangani perjanjian kerahasiaan dengan pengacara perusahaan.”

“Sudah kuduga. Kamu sungguh pro.” Njirrr… pada sibuk cari muka depan ayahnya. Bukannya dengan tulus mencari.

“Kalian senang?” tanya Ibu.

“Ommonie. Tentu tidak menyenangkan Bu.”

“Kalian semua nampak senang.” Ucap Ibu.

****

“Pasti semuanya sedang panik saat ini” wkwkwkkw itulah ucapan Seri pada Ri Jung Hyuk. “Selain itu, alasan kejadian ini penting karena bisa menyebabkan konflik antar negara. Kamu tidak paham? aku membahas kemungkinan terjadinya perang. Halo? Begitu semuanya tahu aku di sini, pemerintah korea selatan. Pihak kemiliteran, dan pihak PBB bahkan tidak akan tinggal diam.”

“Aku tidak akan memberitahu mereka.”

“Apa?”

“Tidak ada yang boleh tahu bahwa kamu di sini.”

“Apa maksudmu?” tanya Seri. “Maksudmu, kamu mau membunuhku sebelum mereka tahu?”

“Itu bisa menjadi solusinya.”

“Itu semacam lelucon korea utara? Aku belum terbiasa dengan lelucon korut. Tapi itu cukup cerdas.” Seri pun tersenyum. Kemudian diam. “Kurasa kamu salah paham. baiklah. Kurasa penjelasanku agak rumit. Kamu tahu Heung Bu dan Nol Bu? Anggap kamu tahu. Apa yang terkadi dengan Heung Bu setelah dia merawat kaki burung? Dia makin makmur. Apa yang terjadi dengan Nol Bu yang menyiksa burung itu? Keluarganya hancur.”

“Apa maksudmu?”

“Katakanlah kamu mau jadi Heung Bu atau Nol Bu?”

“Kamu burung itu?”

“Bukan. Aku bukan burung biasa.. aku burung kaya raya yang membayar utangnya. Sebenarnya, aku tidak biasa bilang begini.”

“Kamu begitu.. jangan.”

“Aku berasal dari keluarga kaya raya di korea selatan. Kelas atas. Anak Chaebol. Perusaah modeku terdaftar di KOSDAQ.”

“Aku tidak tertarik.”

“Maksudku begini, sama seperti Heung Bu yang merawat burung itu bisa terbang ke Gangnam. Aku meminta bantuanmu. Jika begitu, aku akan membalas jasamu.”

“Kamu mau bernegosiasi denganku?”

“Ya. Benar. Itu dia. Kedua pihak diuntungkan.” Seri ingin salaman.

“Aku menolak.”

“Kenapa? Kubalas kebaikanmu.”

“Sejak awal. Aku tidak bersikap baik.” Dan Ri Jung Hyuk mengambil nampannya lagi. Tapi suara bel berbunyi.

***

Ada tentara lain bertamu. “Aku tidak tahu kamu sudah pulang. Padahal kucari di mana-mana. Aku tahu kamu di rumah saat lihat asap di cerobongmu.”

Dan langsung aja menerobos masuk.

“Aku punya kabar baik. Kita tak perlu mencemaskan wanita korea selatan itu lagi.”

“Dengar. Soal wanita itu….”

“Dia mati. Kamu terkejut? Aku juga terkejut. Dini hari ini. ada kecelakaan di gunung suseok. Wanita muda tak dikenali tewas di tempat kejadian. Itu pasti dia.”

“Itu bukan…”

“Ayolah. Firasatku sama tepatnya dengan para peramal. Tunggu dan lihat saja. jika aku salah. Penggal aku.”

“Pergilah…”

“Aku mau pipiss…. sudah lama kutahan. Sebenarnya, aku sangat lega. Eun Dong tidak akan diberhentikan secara tidak hormat saat masih muda. Dan mereka tidak akan tahu kalau Ju Muk meninggalkan pos untuk menonton drama korea selatan.” Tentara ini sedang melepas sepatu dan di pintu ada Seri. “Aku hanya minum segelas alkohol. Bukan masalah besar. Tapi kamu malah gagal menangkap wanita yang ada di depanmu. Itu kesalahan yang…”

Saat pak tentara berbalik… dia melihat Seri. Kaget setengah mati.

“Kamu membuatku kaget. Kapten Ri, apa yang terjadi?”

“Kamu orangnya. Kamu yang menembakku, ya? Aku hampir mati karenamu.”

“Kukira dia sudah mati.” Ucap Tentara. “Apa yang terjadi?”

Lanjut ke bagian 3 yaa… klik di sini kelanjutannya.