Sinopsis Crash Landing on You Episode 3 Part 2

Sinopsis Crash Landing on You Episode 3 Part 2 – Halooo… sudah hari minggu lagi. Waktunya update drama ini. Untuk Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah mengikuti yaaa..

Seri yang mendengar gunjingan para ahjumma pun kesal. “Baiklah. Mata-mata yang jadi tunangan. Itu bagus. Bagaimana denganmu?”

“Soal apa?” tanya Ri.

“Mereka tetap menanyaiku meski aku sudah pergi. Terutama ahjumma yang matanya bulat itu, “kapan kalian putus?”” wkwkkw ini istilah di mata? Lain diucapan?.

“Mereka tidak bertanya.”

“Mereka pasti bertanya. Pasti menginterogasimu. Mereka akan selalu bergosip.”

“tidak ada yang bisa menanyakan masalah pribadiku.”

“Mereka bisa bertanya. Dari yang kulihat tadi, kamu tidak bisa bersikap tegas dan bicara dengan nada rendah. Mereka masuk, mereka pikir bisa mengendalikanmu? Bagi mereka, kamu dikendalikan.”

“Apa? Aku tidak..”

“Ri Jung Hyuk Sshi… ada hal penting saat membahas hubungan asmara. “Kenapa mereka putus? Kapan mereka melakukannya?” itu maksudku,”

“Apa maksudmu?”

“Siapapu bisa menebak apa yang terjadi, tapi aku bisa menjelaskan. Jika ada yang bertanya kenapa kita putus,  jawab, kamu dicampakkan.”

“Kenapa itu penting? Baiklah.”

“Dan kamu dicampakkan karena kepribadianmu berbeda.”

“Baik.”

“Beri waktu enam bulan. Kamu tidak boleh beerkencan selama itu. Kita bisa sebut masa berkabung pasca putus hubungan.”

Kemudian Ri menghela napas.

“Benar. Menghela napas seperti itu. Kamu tidak boleh makan. Kamu akan nampak kurus dan lesu. Mereka akan bilang. “dia pasti dicampakkan setelah tergila-gila padanya. Siapapun akan tahu.”

Ri tertawa, Seri heran. “Kamu mengejekku?” tanya Seri.

“Aku setuju.”

“Kurasa kamu takut jika aku tetap tinggal di sini.” Ucap Seri.

“Istirahatlah.”

“Kamu mau pergi? Bagaimana jika ada yang memaksa masuk lagi? Karena tidak ada yang menghormatimu. Aku harus apa? Tetaplah di sini malam ini. aku tidur di kamar utama. Kamu di sini.”

***

Seri tidur nggak enak. “Omoo… ini sungguh nyaman. Astagaa..lantainya keras sekali.” Wkwkwk Seri yang di lantai. “Aku selalu diperlakukan layaknya putri. Jadi ini pengalaman menarik. Gumawo…”

“Berhenti melantur dan tidurlah.” Ri malah nyaman di tempatnya sambil mambaca.

“Aku mau tidur,  tapi aku tidak bisa tidur. aku benar-benar jauh dari langit. Dan berakhir di korea utara. Aku hampir ditembak dua kali. Dan hari ini, aku bertunangan. Aku begitu tegang sampai tidak bisa tidur. omong-omong, kamu pernah ke Swiss? Aku tidak bermaksud ikut campur. Tapi, aku melihat rak bukumu tadi. Kepribadian orang bisa dilihat dari koleksinya, kamu banyak mengumpulkan hal mengerikan. Dan juga, aku menemukan yang tidak cocok denganmu, partitur piano. Aku juga melihat brosur. Dan akademi di swiss.”

Di ruangannya. Saat Seri bicara. Ri melihat apa yang dikatakan Seri. Ia melihat formulir pendaftaran sekolah seni di Swiss.

****

Ri memainkan pinao…. ia mengingat masa lampau.

****

“Aku juga pandai memainkan piano. Aku bahkan tidak membutuhkan partitur untuk memainkan For Elise. Kamu pernah memainkan piano juga?”

Ri melihat tangannya.

Seri ngomel terus Tuhan. Drama ini akan jadi padet sama omelannya. “kamu punya kekasih yang bisa bermain piano? Ahh… mungkin begitu.”

***

Suara pesawat. Dan munculah seorang gadis.

Ia ada di bandara dan kopernya bertabrakkan dengan Koo *itu yang nyuri duit Oppanya Seri.

“Wanita korea utara memang cantik.” Ucap Koo.

“Jaga ucapanmu. Bagaimana jika ada yang tahu?”

“Pak Cheon. Mari kira revisi kontraknya. Kuberikan kamu 10.000 dolar lagi, jadi jangan ganggu aku. Tapi, kalau kamu ganggu aku, kamu bayar 10.000 dolar.”

***

Perempuan tadi bernama Seo Dan.

“Dan kamu pasti belajar sangat tekun di korea.” Ucap pria berseragam pada Seo Dan. Masih di bandara. “kamu tampak kurus.”

“Aku sedang berdiet,”

“Ayolah, kamu tidak butuh itu. Jangan menguruskan badan lagi.”

***

Saat keluar dari bandara. Mobil paman tentara tadi ada yang nyuri alat buat membersihkan jendela dari air itu lhoo… nggak tahu apa namanya. Dan langsung saja digantikan dengan alat yang baru.

“Samcun, di mana mobil itu?” tanya Seo Dan.

“Ahh kupinjamkan pada seseorang.”

“Kamu meminjamkannya? Siapa orang yang berani meminjamnya?”

“Jung Hyuk. Dia bilang ada urusan darurat.”

“Sungguh? Lalu bagaimana? Apa dia akan mengembalikan mobilnya? Atau kamu harus menjemputnya?”

“Ahh aku akan meminta seseorang menjemput mobilnya.”

“Baik.” Ucap Seo Dan.

“Apa? Apa maksudmu?”

“Aku akan mengambil mobilnya. Setelah resitalku besok.”

“Kamu sendiri?”

“Aku yakin dia tahu aku telah kembali. Jadi, aneh aku pergi sendiri.”

“Apa Jung Hyuk tahu?”

“Dia tidak tahu?” tanya Seo Dan.

“Aku tidak memberitahunya. Dia bahkan tidak bertanya. Dia tidak pernah bertanya tentangmu. Jadi, tidak pernah aku bahas. Kamu masih bisa mengenali Jung Hyuk? Ini sudah lama sekali.”

“Wanita mana yang tidak mengenali tunangannya?” aaahh belum apa-apa ada cinta segitiga. Seo Dan marah dan masuk dalam mobil.

Ahjussi ngedumel. “Konon gunung dan laut dapat berubah. Tapi gadis pemberani tidak berubah sedikit pun.”

Lanjut ke bagian 3 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!