Sinopsis Crash Landing on You Episode 3 Part 3 – Halooo… sudah hari minggu lagi. Waktunya update drama ini. Untuk Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah mengikuti yaaa..

Kini giliran mobil Koo yang dicuri alat pembersih kacanya. *di korut sebesar ini yaaa tingkat kriminalnya?

Kemudian hujan turun saat di perjalanan.

“Bahkan Pyongyang menyambutku dengan hangat.” Ucap Koo. Hingga sadar, penyeka jendela tidak ada. “Apa yang terjadi? Tidak ada penyeka jendela? Aku sudah membayar mahal. Kenapa bawa mobil seperti ini?”

“Aku terburu-buru. Aku lupa melepas penyekanya.” Ucap supir. “Pencuri pasti mengambilnya.”

“Apa yang terjadi, kamu tidak bisa melihat.” Koo khawatir.

“Aku bisa.”

Wkwkwkkw Koo terus mengomel dan mobil berjalan 10km/jam.

****

Pak Joo pergi ruang penyadapan dan bertemu seseorang.

“Pak, kenapa datang jauh-jauh kemari?”

“Adik Ri Mu Hyuk ada di pos perbatasan. Kapten Ri Jung Hyuk. Tampaknya dia adalah adik Ri Mu Hyuk.”

“Sungguh? Apa yang kamu tahu, Pak?”

“Jangan tanya. Tugasmu mencari tahu. Dia sangat cerdas, jadi, kamu harus hati-hati.”

“Kami dapat mikrofon terarah, tidak perlu pasang di dalam rumahnya. Dari jarak dekat, kita bisa dengat apa pun dari dalam rumahnya.”

“Pasanglah.”

“Ya.”

“Ada wanita di dalam rumahnya. Dia nampak mencurigakan. Dia bilang, wanita itu dari divisi 11. Tapi menurutku, ada yang mencurigakan. Tetap awasi. Jika ini berhasil, kita bisa memanfaatkan wanita itu untuk hancurkan keluarganya, itu maksudku. Bukankah ini saatnya kamu berhenti bekerja menjadi penyadap dan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik? Anakmu dapat nilai bagus di sekolah. Dia pantas berkulaih dan tinggal di apartemen bagus di Pyongyang.”

*aahhh sekongkolan.

***

Kisah 7 tahun lalu.

“Kamu tahu adikku belajar di Swiss? Di resital terkininua, dia mendapatkan sambutan meriah.” Ucap Ri Mi Hyuk yang masuk ruangan sadap. “Tapi tiap kali menghubunginya, dia minta maaf. Salah satu dari kami harus ikuti jejak ayah kami di kemiliteran., dia pikir aku yang harus pilih itu, karena dia belajar piano.”

“Kamu bermain piano juga?” tanya rekan yang menyetir.

“Aku juga menyukainya. Tapi aku tidak sehebat adikku, Jung Hyuk. Jung Hyuk bilang ia membuatkan lagu untukku. Dia bilang akan memainkannya saat pulang.”

“Kamu bahagia?”

“ya. Memikirkannya saja, selalu membuatku bahagia.”

Dan sang penyadap tadi malah menuntun mobil besar untuk menabrakkan mobilnya ke mobil Ri Mi Hyuk.

Tabrakkan terjadi saat itu. Mobil besar Rusia. Yang di depannya ada semacam gergaji.

Itulah ingatan sang penyadap.

Kilas balik selesai.

***

Di luaran, orang-orang malah sibuk memperhatikan mobil pinjaman Ri yang semalam dia pakai.

Seri mengintip dari gerbang. “Sebenarnya mobil seperti apa yang dilihat semua orang? Itu hanya sedan biasa.” Wkwkkww.

“Jangan keluar rumah. Tetaplah di dalam.”

“Tunggu. Mari kita pergi bersama. Kuantar kamu pulang.”

“Tidak perlu.”

“Kurasa para ahjumma tadi tidak melihat wajahku karena kemarin terlalu gelap. Mungkin itu sebabnya mereka mengatakan hal-hal keji itu.”

“Apa pentingnya? Kamu tidak akan bertemu lagi.”

“Justru pentong. Karena tidak akan bertemu lagi. Kesanku akan membekas selamanya.”

Ri memberikan sapu tangannya. “Ikatlah rambut kusutmu,”

“Pernahkah kamu melihat rambut kusut seindah ini?” Seri sangat kesal.

“Hanya ada dua orang yang berambut berantakkan. Orang asing dan orang gila.”

“begitu? Aku akan jadi wanita gila.”

Ri malah membantu mengikatkan.

Mereka pun keluar. Dan langsung aja bikin pertunjukkan. “Memangnya kamu bayi? Ada debu di pundakmu.” Wkwkwk.

“Tidak apa-apa.” Ucap Ri.

“Diamlah. Ini tidak sakit. Sentuh rambutku. Kamu tidak tahu caranya?”

“Tidak.” Wkwkwk.

“Lakukan saja. jika tidak kamu lakukan. Aku akan tinggal di sini. Lagi pula, sudah bertunangan. Kita menikah saja. sudah kubilang, wajahmu adalah tipeku.”

Ri Jung Hyuk mengelus kepala Seri. Seri ganjen itu. Wkwkwkkw.

Drama ini menyenangkan yaak ampun.

Lanjut ke bagian 4 yaa. klik di sini.