Sinopsis Crash Landing on You Episode 3 Part 7 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaa…

“Lanjut ke pemenang kedua… Kim Ju Mok…” itu yang pecinta drakor. “Sertifikat atas cinta Korean Wave. Aku mempersembahkan ini pada Kim Ju Mok sebagai pujian kerena mencintai k-drama… sekarang kamu mendapatkan televisi itu. Atau makan malam dengan Choi….” Nunjuk ke TV milik Ri.

“Hei..” Ucap Ri.

“Jangan cemas.”

“Aku memilih makan malam dengan Choi.” Wkwkwkkw sama artis cuy.

“Tentu saja.” Ucap Seri. “Pemenang ketiga akan mendapatkan sertifikat paling penting. Park Gwak Bom. Kupersembahkan sertifikat ini… karena kamu paling tampan di sini.” Wkwkwkkw.

“Astagaaa,,, kriteria apa itu?” tanya Pyo.

“Kamu bukan masuk kriteria tampan manapun,” Ucap Seri pada Pyo. Wkwkw. “Kamu bisa berkencan dengan Miss Korea. Atau pelukan perpisahan denganku sekarang.”

“Aku tidak mengerti. Tapi aku tidak memilih keduanya.” Ucap Park.

“Kamu sangat mulia. Di selatan dan di utara. Pria tampan sangat mulia. Terimalah sertifikat ini… ini bagian yang terakhir,”

“Yakkk..” Pyo kecewa.

“Kenapa? Kamu mau?” Seri pun memberikan sampo dan kondisioner pada Pyo. “Pakailah untuk mencuci rambutmu.”

“Sabun mandi…. kapten Ri, kamu membelikan ini?”

“Dia bilang itu penting.”

“sampo, konditioner, sabun mandi, kenapa butuh semuanya untuk cuci rambut?”

“Kurasa kamu salah paham. sabun mandi itu bukan untuk rambut.” Ucap Ri.

Yang dapat serifikat tepuk tangan. Wkwkwkwkkw. Terus Ri diam aja.

“Kenapa?” tanya Seri.

“Tidak apa-apa.”

***

Seri menarik Ri. Ia memperlihatkan tanaman. “Ada yang berkunjung tadi. Ada yang mengetuk pintu dan menjual barang-barang.”

“Pedagang keliling?”

“ah ya. Karena tidak punya uang. Aku menukar tamanan tomat ini dengan sekantung kentang.”

“Kamu ditipu.”

“AAHH begitukah? Tapi ini hari terakhirku. Aku sangat berterima kasih.”

“Kamu gunakan kentangku untuk berterima kasih padaku?”

“Kamu akan menyesali ucapanmu saat makan tomat dari tanaman ini. kamu akan berterima kasih padaku, tapi aku tidak ada di sisimu.”

“Pertama, aku tidak suka tomat. Kedua. Aku juga tidak punya bakat untuk merawat tanaman.”

“Anggaplah hewan peliharaan dan perlihara dengan baik. Konon, bawang yang selalu dipuji akan tumbuh dengan baik. Sementara yang dihina akan layu. Aku membacanya di koran.”

“Jangan konyol.”

“Paham? siram yang rajin. Dan pujilah dia tiap hari.”

***

Penyadap berkata.

“Bawang akan layu dan mati jika mendengar hinaan?”

Kemudian Pak Cho menelepon. Penyadap melaporkan. “Nampaknya sakit jiwa, tunangan Ri. Tapi dia tidak menunjukkan sikap mencurigakan. Ahhh dia akan pulang ke Pyongyang malam ini.”

***

4 tentara bergibah sambil makan jagung. Kwkwkwk jangung yang hadiah tadi kayaknya.

“Setelah banyak masalah, dia akan pergi.” Ucap Ki sang pecinta drama.

“Ini sungguh melegakan.” Jawab Pyo.

“Aku juga merasa sedih.”

“Tetap saja. seleranya bagus.” Ucap Park yang katanya paling guanteng. “Aku penasaran, apakah kapalnya sudah berangkat?”

***

Dengan mobil, Seri diantarkan oleh Ri.

Saat di dalam mobil, seri melepaskan sapu tangan Ri dari kepalanya. “Terima kasih selama ini. aku sungguh-sungguh. Kita tidak akan bertemu lagi?”

“Mungkin.”

“Aku bisa pergi ke Afrika. Tapi tidak bisa ke sini. Sayang sekali kamu tinggal di sini.”

“Sayang sekali kamu tinggal di sana.” Kok memilukan yaa..

****

Mereka sampai. “Bawa kartu pulsanya?” tanya ahjussi. Ri pun membayarnya. “Ini orangnya?”

“ya.”

“Dia pergi sendiri?”

“Kami berdua.”

“Kamu juga ikut?”

“Setelah dia naik kapal, aku kembali.”

“Satu kartu saja tidak cukup.” Ri memberikan lagi. “Kami harus cepat. Mereka tidak mau menunggu lebih dari 5 menit.”

“Naiklah….”

lanjut ke bagian 8 yaa klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!