Sinopsis Crash Landing on You Episode 5 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di link yang ini... dan sudah minggu lagi. Sudah ada di penghujung tahun nih kita… selamat tahun baru yaa.

Seo Dan berdiri di depan rumah Ri. Koo berkata, “Sepertinya kamu dicampakkan.”

“Terima kasih sudah mengantar. Sampai jumpa.”

“Baik. Jaga dirimu. Kita akan bertemu jika ditakdirkan.” Koo pun pergi dengan mobilnya.

****

Ri dan Seri berjalan bersama menuju ke rumah.

“Kenapa kamu berdiri di sana pada saat itu dengan lilin? Jantungku sampai berdebar. Kamu pernah melakukannya? Pasti pernah. itu sungguh hebat. Kamu tahu, kami sebut itu kemampuan merayu. Kenapa?” Seri senyum malu-malu.

“Aku ragu soal ini, tapi… karena kamu bilang jantungmu berdebar… aku akan mengatakan sesuatu agar kamu tidak gugup. Ada yang harus kukatakan.”

“Kenapa rumit sekali? Apa? Bilang saja.”

“Aku punya kekasih.”

“Apa?” Seri kaget.

“Dia tunanganku.”

“Tunggu. Kamu bilang apa?” wkwkkw gayanya cuy.

“Aku punya tunangan…”

“Bukan, sebelum itu.”

“Aku punya wanita…”

“Bukan… sebelum itu.”

“Aku akan memastikan agar kamu tidak gugup.”

“Tepat sekali. Itu terdengar menyinggung. Gugup? Siapa? Aku? Aku? Kenapa? Aku tidak gugup sama sekali. Pasti ada salah paham di sini. Entah kamu punya wanita atau tidak, aku tidak peduli, kamu paham? aku juga punya pria. Aku punya banyak di Seoul.”

“Ada banyak?”

“Ya. Pasti mereka menangis saat ini. sebab itu aku harus segera kembali.”

“Maksudmu, kamu akan kembali untuk mereka?”

“Ya. Sebagaian karena pria. Lagi pula, aku harus kembali. Aku juga tidak ingin hidup di sini.”

“Bukan itu maksudku.”

“Walau kamu memintaku tinggal, aku tidak akan mau. Jadi, ini sangat menyinggungku. Kamu baru menjelaskan batasannya. Karena kamu tidak mau kulewati.”

“Itu cukup jelas.”

“Tenang saja. aku tidak pandai melewati batas.” Ucap Seri. “Aku tidak pernah ditilang saat menyetir. Aku selalu fokus dan tidak pernah melihat ke samping.”

“Bukankah kamu sedikit melihat ke samping?” wkwkkwkwkwkk Ri Jung Hyuk wkwkwkw.

“Pentingkah itu? Kamu tidak paham?” Seri ngambek dan jalan lagi.

****

“Apakah dia penipu. Dia bisa logat kami.” Ucap pria yang bersama dengan Koo/

“Semua orang bisa. Aku bisa bicara dengan logat Jeju.” Ucap Koo.

Dan saat mobil melintas. Koo melihat ada Seri berjalan dengan Jung Hyuk.

“Bisa hentikan mobilnya? Hentikan mobilnya!!!” teriak Koo.

Koo keluar.

“Ada apa?”

“Aku nampaknya melihat kenalanku.”

“Kamu tidak kenal siapapun di sini.”

“Benar juga.”

“Ayo masuk.”

“Dia mirip dengannya.”

****

Dua ahjumma mendekati Seo Dan.

“Permisi, kenapa Nona kemari? Nona mencari siapa?”

“Aku mau menemui Ri Jung Hyuk.”

“Semalam ini? bagaimana kamu bisa mengenalnya?”

“Kenapa aku harus menjawab itu?” tanya Seo Dan.

“Aku kepala desa di sini. Biar kulihat identitasmu.” Seo Dan memberikan. Ahjumma melihat dan memberikannya kembali. “Jadi, kamu masih tidak mau memberi tahu apa hubunganmu dengannya?”

“Aku tunangannya.”

“Apa katamu?”

“Aku tunangan Ri Jung Hyuk.”

Dua ahjumma sampai kaget.

“Ayo pergi saja.” ucap salah satu ahjumma.

***

“Sulit dipercaya kamu selingkuh, tampaknya kamu tidak seperti itu.”

“Berselingkuh. Kupikir itu tidak benar.” Ucap Ri.

“Tentu saja. kamu punya dua tunangan. Ini akan jadi berita besar.”

“Kamu bukan tunanganku.”

“Kamu yang bilang aku tunanganmu. Bukan kamu yang bilang. Kamu dahulu.”

“Kupikir kamu akan pergi…”

“Aku tidak bisa pergi, kan? Paham? tidak bisa. Kenapa terus bilang begitu? Bagaimana jika tunanganmu kemari? Kamu tidak memperhitungkannya.”

“Dia sedang belajar di Rusia.  Menurutmu aku tidak memperhitungkannya? Aku tidak bodoh.”

Dan baru beberapa langkah. Jung Hyuk sudah melihat Seo Dan.

Keadaan sangat kikuk sampai Seri juga melihatnya.

Seri berbalik. “Masalah itu terjadi, bukan?” wkkwkw. “Jadi, Ri Jung Hyuk kamu bego. Kamu akan bagaimana sekarang?” Seri berbisik.

“Lama tidak bertemu.” Ucap Seo Dan.

“Kapan kamu pulang dari Rusia?”

“Sudah beberapa hari. Maaf tidak mengabari. Kudengar pamanku meminjamkan mobil. Aku akan mengambilnya.”

“Ah aku mau mengembalikannya akhir pekan ini. wanita ini…”

Seo Dan kayak nggak mau denger gitu. “Ibuku ingin makan denganmu. Aku akan membawa mobil itu pulang.”

“Malam-malam begini? jalannya jelek. Tidak seperti Pyongyang.”

“Lalu aku harus apa?”

“Kuantar kamu pulang.”

“Terima kasih.”

“Wanita ini menjalani misi denganku. Dia adalah kolegaku.”

“Begitukah?” kata Seo Dan.

“Ya. Begitulah.” Ucap Seri.

“apa yang terjadi saat misimu selesai. Kalian akan masih saling bertemu?”

“Kami tidak akan bertemu lagi.” Ucap Ri.

“Hubungan kami, semacam aliansi strategis. Begitu misi selesai. Kami tidak akan bertemu lagi. Tidak akan pernah lagi. Jadi, jangan salah paham. dan aksenku agak aneh? Aku dari divisi 11. Ada latar belakang khusus dan menyedihkan. Aku hanya bisa bilang begitu.”

“Aku tidak peduli.” Jawab Seo Dan.

“setidaknya tidak ada salah paham. syukurlah.” Ucap Seri. “Kurasa aku harus pulang. Silakan antar tunanganmu.”

Seri mau pergi. Tapi tangannya ditarik Jung Hyuk.

Mereka pergi tiga langkah.

“Rumahmu tetap di sini. Di luar gelap. Kunci pintu dan tetap di dalam. Aku akan kembali.”

Seri pun langsung masuk.

Lanjut ke bagian 2 yaaa.. klik di sini.