Sinopsis Crash Landing on You Episode 6 Part 5

Sinopsis Crash Landing on You Episode 6 Part 5 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti. Saya baru pulang kerja. Ahahahhaah…

Saat Seri dan Koo berjalan. Ada polisi pakaian.

“Kenapa kalian tidak memakai pakaian yang pantas? Tidak bisa bicara? Aku bertanya, kenapa kalian tidak memakai pakaian yang pantas?”

“Aku seorang diplomat. Aku tidak mengerti bahasamu.” Ucap Koo dalam bahasa Inggris. “Apa yang kamu mau?”

Karena kesal. Polisi pakaian itu pun pergi.

Seri dan Koo tertawa karena baru saja mengelabui polisi pakaian.

Ri Jeong Hyeok ada di depan mereka.

“Dia belum selesai bertugas?” Tanya Koo.

“Sedang apa di sini?” tanya Seri.

“akulah yang seharusnya bertanya. Ayo.” Ucap Ri.

“Seung Jun. Aku harus bersamanya. Jika ada yang harus kamu bicarakan. Hubungi nomor yang aku berikan.”

“Baik… bekerjalah dengan baik Mr. Ri.” Koo pun pergi.

****

“Nomor yang kuberikan. Nomor mana yang kamu berikan?” tanya Ri.

“Kuberikan nomormu.”

“Nomor ponselku? Kata siapa kamu boleh menyebarkannya?”

“Koo Seung Jun janji akan mengabai ayahku. Kenapa kamu tampak kesal?”

“Kamu bilang aku pengawalmu yang akan melindungimu. Aku tidak bisa melindungimu jika tidak kelihatan.”

“Karena itukah kamu kesal? Karena kamu tidak bisa melihatku?”

“Kamu harus ada dalam pandanganku.”

“Bagaimana jika aku terus dalam pandanganmu?” tanya Seri.

“Kamu akan aman. Selama kamu ada dalam pandanganku.” Aahhh cieeeeee wiwiwiiwiwiwiw….

“Kamu bukan avengers atau semacamnya. Kenapa kamu bisa yakin? Sementara kamu tidak tahu masa depan. Kamu pikir kamu bisa selalu menang?”

“Tidak banyak kekalahan dalam hidupku.”

*****

Ri dan Seri pergi ke restoran untuk makan ayam goreng dan bir.

Seri minum bir langsung tenggak. “Tidak ada yang mengejarmu.” Ucap Ri.

“Selama ini aku sangat stres. Mari kita minum yang banyak. Tapi minum hari ini terasa berbeda. Aku foto paspor dan aku akan pergi.”

Tbtb mati lampu.

Orang-orang tidak terkejut dan pelayan memberikan lampu.

*aaaahhh sengaja biar romantis. Wkwkwk.

Tak lama lampu nyala lagi.

Salju pertama turun.

“Ini gawat. Melihat salju pertama bersama seseorang. Cintamu akan terwujud.”

“Ini kali pertama aku mendengarnya.” Ucap Ri.

“Di Seol, jaringan internet bermasalah saat turun salju pertama. Sungguh gila. Mereka ingin mengencani orang yang mereka sukai. Kenapa? Jika mereka melihat salju pertama, cinta mereka terwujud.” Seri berbisik.

“Sungguh?”

“ya. Tapi tidak berlaku untuk kita. Ini akan kacau.”

“Ya. Kekacauan besar.”

“Kekacauan besar? Apa? Karena kamu seharusnya bersamanya dan malah bersamaku? Tunanganmu itu? Sebab itukah kacau?”

“Maafkan aku. Tapi apa kamu punya gangguan kejiwaan? Seperti gangguan bahagia-sedih.”

“Apa maksudmu? Bipolar?”

“Kamu terus mengubah sikap. Aku tidak tahu apa maumu.” Ucap Ri.

“Aku bahkan tidak memahami diriku. Bagaimana bisa kamu memahamiku? Dan siklus perubahan suasana hatiku adalah kebiasaan minumku. Mari kita bersulang…..”

Seri ada di bahu Ri.  Ri akan mengusirnya dengan jari.

“Apa aku berat?” Ucap Seri.

“Sedikit.”

“Tunggu. Wajah kecilku ini berat bagimu, bahumu ini… kenapa repot-repot membawa bahumu yang lebar? Kamu harus kurangi ototmu di sini.” Seri kesal sambil memukul-mukul. “Bertahanlah sebentar lagi. Kepalaku berat karena aku punya banyak pikiran.”

“Kenapa kamu punya banyak pikiran? Bukankah seharusnya senang?”

“Aku menyukainya… pikiran yang membuatku sakit kepala. Karena aku menyukainya…” hiyaahhhh “Kamu tidak tahu apa-apa.”

Salju pun terus turun.

Ost mengalun.

Lanjut ke bagian 6 yaa… klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *