Sinopsis Crash Landing on You Episode 7 Part 2

Sinopsis Crash Landing on You Episode 7 Part 2 – Selengkapnya kamu bisa cari tahu di link yang ini. terima kasih telah mengikuti di besokpagi. Yang ngikutin di blog lain nggak terima kasih. Wkwkwk.

Ri mau pindahan. Ada bule kecil melihat pianonya. “Itu pianomu? Kamu bisa main? Mau memainkan untukku?”

“Ini akan jadi hari terkahirku main piano.”

“Kenapa?” kasian banget dongak gitu kepalanya. Wkwkkwkw.

“Ini,,, aku menulis lagu untuk kakakku.” Dan Ri akhirnya nggak berdiri lagi. Hahahha… iya kasihan bocahnya. “Maukah kamu menjadi penonton terakhirku?”

“Ya.”

***

Di pinggir danau yang biru. Ri memainkan pianonya.

Bule lain menontonnya.

***

Jeong Hyeok sadar. “Kenapa kamu di sini…”

“Jangan bicara. Kamu baru saja selesai dibius. Nanti saja.”

Ri kesal. “Kamu tidak naik pesawatnya?”

“Aku tidak bisa.”

“Kenapa?”

“Aku tidak bisa kerena situasi seperti ini.”

“Seharusnya kamu pergi.”

“Aku tahu, seharusnya aku pergi. Tapi aku tidak bisa.”

“Memulangkanmu saja. membahayakan nyawa kami. Kamu tahu apa artinya?”

“Aku tahu.”

“Jika paham, kenapa kamu masih di sini? Kamu membuat usaha kami sia-sia. Harus kamu repotkan berapa kali agar kamu merasa bersalah?”

“Kamu rupanya mengatakan perasaanmu yang sesungguhnya. Kamu butuh istirahat, nanti kamu bisa mengomeliku lagi. Aku akan pergi.” Seri pun pergi.

****

Dokter dan perawat memeriksa Ri. Mereka pun mengatakan bahwa kekasih Ri memberikan darahnya dan terus menangis sepanjang menunggui Ri.

***

“Seandainya, aku bisa pergi ke suatu tempat.” Seri menangis. “Tapi aku tidak punya mobil dan hari hujan. Sungguh menyedihkan.” Ia menangis. Kemudian berbalik.

Ada Ri.

“Kamu gila? Kamu belum bisa pergi bergerak.”

“Cuacanya dingin. Kamu bisa kena flu.”

“Kamu tidak perlu cemaskan aku. Kamu tertembak hari ini. ayo masuk.”

“Aku tidak bermaksud mengatakan hal tadi. Maaf sudah kasar kepadamu.”

“Aku tahu. Aku menerima permohonan maafmu. Kamu tidak tewas. Aku bersyukur kamu masih hidup. Dibandingkan itu, memaafkanmu tidak ada apa-apanya. Pegang aku. Ayo masuk…. kenapa?”

“Kamu begitu ingin pulang. Kamu bisa pergi seharusnya.”

“Sudah kubilang, aku ingin sekali. Tapi aku tidak bisa. Setidaknya aku harus melindungimu juga. Berhenti menatapku dengan mata sendu.”

“Jangan salah paham. aku hanya melihat.”

“Tidak seperti itu. Lihat…. matamu sendu.”

Ri malah mengkisseu Seri. 2 x kayaknya.

****

Cho kini terus mencari Ri Jeong Hyeok karena menurut data, kapten Ri mengambil senjata. Akhirya, seluruh rumah sakit ditelepon untuk mencari Ri.

***

Koo bertanya kepada orang suruhannya. “Kamu sudah menghubungi Cho? Di mana Yoon Seri?”

“Ya. Tapi, dia juga tidak tahu keberadaannya.”

“Apa maksudmu?”

“Mereka mengirim truk korps untuk mencegahnya, tapi…”

“Truk macam apa itu?”

“Mereka pasukan pribadi Tuan Cho.”

“Jadi, mereka membuat kecelakaan mobil? Dengan truk?”

“Ya. Tampaknya Yoon Seri hilang.”

“Hilang.?”

“Cho sedang mencarinya. Dia pasti menemukannya.”

“Kenapa membuat kecelakaan mobil? Kamu bisa melukainya!!!!” Koo marah.

“Hei. Bukannya tujuan kita mencegahnya kembali ke Selatan bagaimanapun caranya?”

“Jadi, maksudmu, kamu tidak keberatan membunuhnya?”

“Kukira kita tidak keberatan! Kamu pasti kalut! Kamu seorang penipu, tapi masih manusiawi. Aku yakin kamu kalut.”

****

Para ahjumma sedang menjemur pakaian. Mereka melihat ada Ibu Seo Dan dan Seo Dan yang datang. Mereka langsung membenci mereka. Wkwkwkkw.

“Permisi…… aku ibu tunangan kapten Ri Jeong Hyeok, dari unit perbatasan. Aku ingin mencari apartemen di sini.”

“Itu pasti sulit.”

“Sulit. Karena tidak ada yang kosong.”

“Aku tahu gedung apartemen di pintu masuk desa sedang kosong. Btw, kamu lebih muda dariku, seperti itukah kamu menghormati yang sudah tua?”

Lanjut ke bagian 3 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!