Sinopsis Crash Landing on You Episode 7 Part 3

Sinopsis Crash Landing on You Episode 7 Part 3 – Selengkapnya kamu bisa cari tahu di link yang ini. terima kasih telah mengikuti di besokpagi. Yang ngikutin di blog lain nggak terima kasih. Wkwkwk.

“Kita pergi saja. cari tempat lain.” Ucap Seo Dan.

Ibu Seo Dan minta ahjumma menjaga sikapnya.

Dan ahjumma ketua keluar. “Ada ini? aku istri kolonel ketua yang merupakan bos kapten Ri Jeong Hyeok.”

“Aku tidak menyangka bertemu oraang seperimu… Dan…. kemarilah, sapa dia. Bagaimana jika kita mengobrol dengan segelas jus?”

“Kami tidak butuh jus. Katakan kenapa kalian butuh apartemen.”

“Putriku akan segera menikah dengan Ri. Aku mau mencari apartemen untuk mereka. Aku pemilik Mal di Pyeong Yang.”

Dan ternyata. Ibu Dan memberikan bingkisan untuk para ahjumma.

Yang lain mendadak ramah.

Wkwkkwkwkwkw… disogok skincare kayaknya.

***

Mereka langsung mengantarkan Ibu Seo Dan ke apartemen.

Mareka masuk lift, ke lantai 5. Ternyata, lift langsung mati.

Tapi, mereka bisa keluar dengan membuka langsung pintu liftnya. Wkwkkwkw.

****

Keanehan berikutnya terjadi.

Di dalam apartemen. Ada kambilng yang dipelihara di kamar mandi.

Ada ayam yang di pelihara di balkon. Kwkwkwkw.

***

Koo menunggu Seri di depan rumah Ri. Ternyata ketemu Seo Dan yang akan menemui Ri juga.

“Sedang apa Seo Dan sshi? Ahh… kamu juga pernah ke desa ini dan aku memberikan tumpangan. Kenapa kemari lagi?”

“Tunanganku tinggal di sini.”

“Tunangan? Di sini?”

“Kenapa?”

“Tidak, aku juga tahu rumah ini.”

“Kamu kenal Ri Jeong Hyeok?”

“Ahh ya Mr. Ri. Aku juga menunggu dia. Dia tidak ada di rumah. Jika kamu mau, kamu bisa menunggu di mobil. Di luar dingin. Ahhh kamu lebih cantik jika rambutmu terurai. Aku melihatmu tadi.”

“aku tidak paham.”

“Kamu pasti paham.” *jadi sebelumnya, Koo melihat Dan yang sedang ngiket rambut di depan rumah Ri.

****’

Kekikukan terjadi.

Perawat memeriksa Ri. “Kamu tidak demam. Kenapa kamu memerah. Semalam, aku melihat dua orang ber cu m bu di dalam kegelapan. Pasti sudah mau kiamat. Kejadiannya tengah malam. Sungguh awuwuwu sekali.”

“Semua orang tidur saat itu.” Seri menjawab.

“Saat semua orang tidur, mereka seharusnya tidur juga. Kenapa pergi saat hujan dan melakukannya.”

“Aku yakin tidak seburuk itu.” Ucap Ri.

“Aku melihatnya, dan menurutku buruk. Kamu tahu apa?” Ucap perawat. Wkwkwkwk. “Ohhh kenapa tenakan darahmu naik? Denyut jantungmu juga.”

“Tidak apa-apa.”

“Kamu butuh istrirahat total. Akan kuberi tahu dokter.” Kwkwkwkkwkw.

****

Seri sedang menjahit seragam Ri yang bolong. “Baik, sekarang kita punya tiga pilihan. Pertama, lupakan kejadian semalam dan bersikap seperti biasa. Kedua, lupakan kejadian semalam dan jangan bahas lagi.”

“Sama aja.”

“Beda dikit.”

“Yang ketiga?”

“Sejujurnya, kita bukan remaja lagi. Jangan saling menekan dengan hal remeh.”

“Itu juga agak berbeda?” wkwkkww ngakak lagi saya.

“Ya.”

“Aku pilih yang ketiga.”

“Tampaknya kejadian semalam tidak terlalu penting.”

“Kamu memintaku memilih.”

“Ya. Itu memang tidak menekanmu. Kamu habis dibius, hujan, aku memangis. Kontak fisik kecil bukan masalah besar bagiku. Mari bersikap santai.”

Seri selesai dengan jahitannya. Ia pun keluar.

Lubangnya ditambal dengan tanda love gitu.

***

Teman-teman tentara yang lain datang.

“Kabar buruknya. Kamu tidak bisa pergi lagi. Bagi kamu, ini paling menyedihkan.” Ucap Pyo. Hahhaa…

“Dia sekarang bilang begitu.  Padahal cemas saat mendengar kabarnya kemarin.” Ucap pecinta drakor.

Wkwkwkkwk….

Lanjut ke bagian 4 klik di sini yaaa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!