Sinopsis Crash Landing on You Episode 7 Part 4

Sinopsis Crash Landing on You Episode 7 Part 4 – Selengkapnya kamu bisa cari tahu di link yang ini. terima kasih telah mengikuti di besokpagi. Yang ngikutin di blog lain nggak terima kasih. Wkwkwk.

Ri Jung Hyuk pura-pura tidur saat Seri dan yang lainnya masuk.

Para tentara nggak lama datang dan langsung diminta Seri untuk pergi.

***

“Jangan pura-pura tidur. kamu bukan aktor.”

“Mereka sudah pergi?”

“Ya.”

“Aku terlalu malu menghadapi mereka.”

“Katakan. Kamu gagal menghindar? Begitu ya?”

“Aku tidak mengindari tembakkan.”

“Kenapa?”

“Jika aku menghindar, kamu akan tertembak.”

“Aku jadi terharu. Seperti di film saja.” nahh ini drama cuy. “Jangan begitu lagi. Jangan sampai terulamg.  Kalau terjadi lagi, jangan bersikap sok keren. Kemudian menghindarlah.”

“Kamu juga. Jika terjadi lagi. Pergilah. Kamu tidak jadi ke Seoul itu membuatku sakit.”

“aku punya rencana cadangan. Koo Seung Jun berjanji mengirim salam ke keluargaku. Pasti sekarang mereka tahu aku masih hidup.”

***

Seo Dan main game di ponselnya, Koo juga ingin main. Tapi Dan pelit. Mengunduh game di sana sangat sulit. Harus ke Pyongyang dan pergi ke pasar apps. Wkwkkwkwk…. jadi inget drakor Goblin yaakkk.

“Katanya kamu menunggu Ri. Ini bukan saatnya konsentrasi pada Gim.”

“Aku tidak konsentrasi pada Gim.”

“Kamu tidak lapar? Aku lapar. Bagaimana kalau kita beli mie?”

***

Mereka pun jajan.

“Bagaimana kalian bisa menjadi tunangan?”

“Keputusan itu sudah lama ditetapkan.”

“Ahh dijodohkan.”

“Ya.”

“Sudah menetapkan tanggal?”

“Bulan depan.”

“Tapi tunanganmu di hotel bersama yang lain.”

“Bukan begitu. Mereka sendirian. Mereka di tempat yang berbeda. Mereka menjalani misi rahasia.”

“Dia sudah menyatakan cinta?”

“Itu.. kami akan segera menikah.”

“Yak. Sudah kubilang di atap waktu itu. Aku harus mengajarimu beberapa hal. Dengarkan baik-baik. Tapi sulit bagimu dan tunanganmu merasakan daya tarik romantis.”

“Kenapa?”

“Karena tujuan akhirnya adalah menikah.”

“Memangnya kenapa?” Dan teriak.

“Kamu mendadak bicara santai. Jadi, begini, alasan orang mulai gelisah karena dia tidak tahu akhirnya. Haruskah kita pacaran? Atau putus? Aku ditolak? Apakah kami bahagia? Kamu tidak tahu akhirnya, kamu harus penasaran dan gelisah. Jantungmu harus berdetak keras.”

“Itu tidak akan terjadi karena kami sudah menetapkan tanggal?”

“Kamu harus menangkap hatinya sebelum menetapkan tanggalnya. Sebelum menetapkan tanggal, orang harus mengungkapkan cinta, makan, putus, berlari ke arah satu sama lain dan hal-hal gila lainnya. Tapi kalian menetapkan tanggal. Tidak ada yang menarik. Tidak ada yang mendebarkan. Itu kelemahan perjodohan.”

“Kenapa kamu tahu banyak?” Seo Dan kesal dan minum Soju.

“Aku hampir dijodohkan. Tapi gagal. Begitu itu terjadi, jantungku mulai berdebar. Aku tidak bisa melupakannya.”

****

Hari larut lagi.

“Kamu akan tidur di sana? Lantai akan dingin karena cuaca. Tidurlah di sini.”

“Haruskah.  Wajahku hampir melepuh karena dingin.” Seri naik… ehhh Ri malah mau pergi. “Kamu sedang apa?”

“Tidurlah di sini. Aku tidur di sana.”

“Kamu yang akan kedinginan.”

“Aku tidak apa-apa. bisa tidur saat latihan dingin. Aku terbiasa dengan suhu dingin.”

“Situasinya berbeda. Kamu pasien sekarang.”

“Maksudmu, kita bersama…”

“Tidak usah banyak berpikir. sesuai perkataanku, tidak usah berperang jika kita tahu batasan.”

***

Mereka pun bersama.

Seri tidur lebih dahulu.

Ri memandang aja gitu.

***

Cho sudah tahu di mana Ri berada. Mereka bergegas.

***

Seri menggunakan telepon umum. Menelepon Koo.

“Halo..”

“Seung Jun Sshi…”

“Yoon Seri? Aku sudah menghubungi Mr. Ri berkali-kali. Kamu gwencana?”

Lanjut ke bagian 5 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!