Sinopsis Crash Landing on You Episode 8 Part 1

Sinopsis Crash Landing on You Episode 8 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti di besokpagi.

“Sejujurnya, aku tidak mau mati. Siapa yang mau mati?” Ucap Ri pada Seo Dan. “Tapi, aku tidak punya pilihan.”

“Apa maksudmu?”

“Aku sudah gagal melindungi orang yang kukasihi dan kehilangan orang itu.”

*ingatan melayang pada Hyung-nya.

“Lebih baik mati.” Ri lanjut menjawab.

“Lalu?”

“Aku harus membantu memulangkan wanita itu. Walau sesuatu menimpaku saat melakukannya, aku harus menerimanya.”

“Kamu tidak keberatan walau mati?”

****

Kembali ke Seri dan Koo.

“Kamu tidak keberatan walau sesuatu menimpanya karena dirimu? Dia tertembak. Bahkan hari ini banyak prajurit mendatanginya. Setelah senapan dan prajurit, entah apa yang akan menimpanya nanti. Dan kamu masih tidak peduli?”

“Kamu mengancamku?”

“Ini bukan ancaman, ini fakta. Kamu cerdas Yoon Seri. Pikirkan baik-baik, jika kamu bersyukur atau berterima kasih dengannya, atau mungkin kamu menyukainya,  kamu harus menghilang sekarang. Kamu yang tahu. Kamu mau menghubunginya sementara tidak tahu keadaan di sana. Kamu mau memperkeruh suasana? Bepikirlah rasional. Kamu hanya beruntung, jika sesuatu berjalan lancar, semua orang yang menyembunyikan dirimu akan kena imbasnya.”

***

“Izinkan aku pergi. Aku harus pergi.” Ucap Ri.

“Apa kamu mau melindunginya tanpa menghiraukan apapun? Perasaanku sama. Aku juga akan melakukan apa pun demi melindungi tunanganku. Aku tidak bisa membiarkanmu pergi. Atau membuatmu terbunuh.” Ri melangkah. “Aku memperingatkan. Jangan sampai kamu menyesalinya.”

Ri terus melangkah.

***

Dengan koneksinya Ri pergi dengan membawa mobil ambulance milik rumah sakit. Ri mengemudi dan malah ada di pinggir jurang.

***

Seo Dan hanya akan ke telepon umum. Ia memandang nomor telepon badan keamanan.

***

Ri masuk rumah sakit lagi paginya. Ditemani tentara lainnya.

“Bagaimana kalau dia diculik?”

“Kamu melihatnya naik dengan sukarela.” Ucap Pyo. “Jika dia mengenal pria itu, sejak di Korea Selatan, berarti kekasihnya atau semacamnya.”

“Bukan seperti itu.” Jawab Ri. “Saat petugas badan keamanan menggeledah kemarin, kurasa di berusaha bersembunyi demi melindungiku.”

“Jika begitu, dia pasti sudah menghubungimu dan memberi tahu alasannya.” Ucap Pyo.

****

Ponsel Ri sudah diperbaiki. Ada telepon dari Koo.

“Ini aku.” Ucap Ri.

“Kamu pikir aku siapa? Kamu menunggu panggilan perempuan ya? Aku Koo Seung Jun.”

“Aku tahu kamu bersama Seri. Kamu di mana? Aku akan ke sana.”

“Aku tahu kamu ingin mencarinya padahal masih belum pulih. Karena itulah aku menelepon. Seharusnya tidak kutelepon karena kamu sudah tahu.”

“Kutanya kamu di mana?”

“Seri bersamaku, dia baik-baik saja. dia aman dan nyaman. Berhenti mencarinya. Aku akan mengurus sisanya. Itulah keinginan Yoon Seri.”

“Baik. Izinkan aku mendengarkan suaranya untuk memastikannya. Halo……”

Telepon ditutup. Ponsel Koo sudah tidak bisa dihubungi lagi. Pyo terus memanasi bahwa Koo adalah kekasih Seri.

“Pria itu adalah mantan tunangannya.” Ucap Ri.

“Hah? Mantan tunangan?”

“Sudah kuduga. Aku merasa ada sesuatu di antara mereka.”

“Tidak ada apa-apa diantara mereka. Kamu tidak paham arti mengakhiri atau putus?” Ucap Ri kesal. “Mereka sudah tidak berhubungan.”

“Lalu kenapa kamu meneriakkiku?” Tanya Pyo.

“Aku tidak meneriakkimu, kebiasan bicaramu yang buruk membuatku kesal.”

Seorang pasien masuk. Pasien Army kemarin.

“Berisik sekali bisa diam?”

“ahhh maafkan aku.”

Dan pasien tadi membaca nama Ri Jeong Hyeok di pintu.

“Ri Jeong Hyeok. Senang bertemu denganmu,” Udah nggak galak lagi.

“Kamu mengenalku?”

“Di mana gadis cantik dari selatan itu? Kudengar dia adalah bucin dari seorang pria bernama Ri Jeong Hyeok. Dia juga ganteng katanya.”

Yang lain bingung. Pecinta drakor menerjemahkan arti bucin. Buruh cinta. Wkwkw.  Dan Ri sangat memesona sampai bikin lemes kayak sawi direbus.

Ri Jeong Hyeok senang banget dengernya. Wkwkwkkw.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!