Sinopsis Crash Landing on You Episode 8 Part 2

Sinopsis Crash Landing on You Episode 8 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti di besokpagi.

“Apakah kepalanya tertembak juga?” ucap Pyo saat keluar dan bergunjing dengan yang lainnya. “Dia berteriak dan langsung tersenyum. Ada apa dengannya?”

“Mungkin dia menderita gangguan bipolar.”

“Tingkat parah.” Wkwkkw.

“Senjata api memang menakutkan.”

***

Seo Dan dan Ibunya membawa perabotan baru ke apartemen baru. Ada Paman juga yang ikut.

“Aku jadi ragu sebulan sebelum pernikahan.” Paman curhat.

“Kenapa?”

“Karena dia menyukai lelaki lain.”

“Benarkah?”

“Itu membuatku memikirkan banyak hal. Haruskah aku mendatangi orang tuanya dan memohon? Haruskah kucari bajian yang dia sukai dan mematahkan kakinya?” paman jadi emosional. “Aku tega melakukan itu. Lalu apa yang kulakukan?”

“Astagaa… ini bukan drakor.” Ucap Ahjumma.

“Pergilah dengannya. Aku akan mendoakan kebahagiaanmu. Ucapku.”

“Lalu?” Seo Dan kepo.

“Tiga hari kemudian. Dia meminta maaf dan kembali sambil menangis. Lalu kami menikah.”

“Dia seharusnya minggat ketika sempat.” Ucap ahjumma.  “Mi Hyang hanya merugikan dirinya sendiri.”

“Aku tahu. Dia begitu sial.” Ucap Paman.

***

Pak Cheon yang melihat Seri bersama Koo sangat kaget.

“Kapan kamu membawanya kemari?” Ucap Pak Cheon.

“Katamu aku penipu, jadi, tidak boleh bersikap baik. Kurasa kamu benar.”

“Aissh… sejak kapan kamu mendengarkanku? Selain itu, aku tahu bisnis kita ilegal. Tapi masih ada etika bisnis. Aku sudah berjanji dengan Letnan Cho Cheol Gang.”

“Pak Cheon. Jika Pak Cho terlibat, dia mendapatkan setengah komisi. Tanpanya, kamu bisa mendapatkan semuanya. Bagaimana?”

“Kamu seharusnya memberitahuku. Kamu mau aku bagaimana?”

“Pertama, kita harus memisahkan Yoon Seri dengan Ri Jeong Hyeok. Jika tidak menghentikan pria itu. Dia akan memulangkan Seri ke selatan.”

“Kita harus hentikan dia.”

Tbtb Seo Dan menelepon Koo.

***

Mereka minum bersama. Seo Dan membawa robekan majalah.

“Kamu mengenal wanita ini. aku melihatmu minum kopi dengannya di hotel. Jangan berbohong padaku.”

“Untuk apa aku bohong? Aku kenal dia. Kenal baik.”

“Dia bukan dari devisi 11. Dia justru menyusup dari selatan ke negara kami. Benar?”

“Dia bukan menyusup. Ada kecelakaan.”

“Tidak penting. Aku akan melaporkannya begitu.”

“Kamu akan melapor? Jika melapor, tunanganmu akan dapat masalah.”

“Menurutmu itu membuatku takut? Aku tidak peduli dia terluka atau mati.” Bangsat nih Seo Dan. “Aku sudah memastikan faktanya. Aku pergi.”

“Tunggu.”

Koo ingin bekerja sama memisahkan Seri dan Ri dengan cara sederhana.

Seo Dan mau dengar apa rencananya.

****

Nggak di selatan. Nggak di korea utara. Para dokter capet sama anak pejabat. Sayangnya, Ri sudah pergi.

***

Ri mencari tentang tempat di daerah Gunung Janam. Tempat Koo mendiami wastunya.

Ri masuk hutan dengan pohon yang ditandai dengan nomor. Ia mengikuti jejak tiang listrik.

***

Seri melamun di wastu.

Ia ingat saat di hotel yang penuh dengan penyadap. Seri mencari penyadap di kamarnya. Sangat banyakk…

***

Seri membawa penyadap di hadapan Koo dan Cheon.

“Kalian tidak tahu bukan?”

“apa ini?” keduanya pura-pura tidak tahu.

“Penyadap. Saat di Pyongyang. Aku melihat ini terpasang di kamar hotel. Kamu mau aku mengambil ini di kamarmu?”

“Tidak usah.” Ucap Koo.

***

Seri, Koo dan Cheon Rapat. Wkwkkwkw… udah rapat terusss… kemarin sama para tentara. Mereka rapat bagaimana cara memulangkan Seri.  Yaahh Cuma seri nggak sadar aja dia ditipu.

Cheon menyarankan jalur laut. Tapi Seri sudah mengalaminya. Jadi dia tahu kelemahannya. Dia tidak bisa pulang dengan itu.

“Aku akan memulangkanmu dengan jalur aman. Naik pesawat kelas bisnis. Kamu lupa? Aku orang asing dengan paspor Inggris.” Ucap Koo.

“Jadi?”

“Kujadikan kamu sepertiku.”

“Bagaimana caranya?” Tanya Seri.

“Menikahlah denganku.”

“Alberto, kamu gila?” wkwkkwkwkw.

“Kita harus mendaftarkan pernikahan kita dahulu, lalu kita dapat paspor di kedutaan besar. Kamu bukan Yoon Seri dari Korsel. Kamu naik pesawat bersamaku sebagai istri Alberto Koo.” Kwkwkw.

“Itu masuk akal.” Ucap Pak Cheon.

“Tidak. Pernilahan palsu denganmu?”

“Itu sebabnya aku pergi pagi ini. dokumennya sudah siap. Inilah yang diinginkan keluargamu.” Ucap Koo.

Lanjut ke bagian 3 klik di mari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!