Sinopsis Crash Landing on You Episode 8 Part 5 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca di besokpagi.com ya.

Cho Cheol Gang mencari jejak Ri di rumah sakit. Ia malah menemukan CCTV Koo yang membawa Seri pergi. Tentu saja ia langsung mengenalinya.

***

Koo saling berkomunikasi dengan Seo Dan lewat telepon.

“Kali ini, Seo Dan, kamu harus bergerak.”

****

Pacaraaan teroooss…..

Seri dan Ri membuat perapian di dalam ruangan kelas.

“Kamu akan melakukannya?” Tanya Ri.

“Apa?”

“Menikahinya.”

“Hanya di atas kertas. Kenapa tidak?”

“Walau begitu, itu bukan lelucon.”

“dan situasi kita sekarang juga bukan lelucon juga. Apakah kalian akan batal bertunangan?”

“Kamu khawatir pertunanganku batal?” Tanya Ri.

“Aku mengkhawatirkan hidupmu. Hidupmu di sini bisa hancur karena aku. Aku tidak suka itu. Apa Nona Seo Dan cinta pertamamu? Kalian berdua satu SMP?”

“Tidak. Kami tidak kenal saat sekolah.”

“Lalu, siapa cinta pertamamu?” Seri mangap-mangap. “Tidak heran. Kamu memang tipe orang yang akan terus melajang.” Wkwkwk”

“Monte solo. Aku tidak paham maksudmu,” *pakai pelafalan monte solo. Terus melajang artinya. “Tapi itu terdengar menghina.”

“Ya. Mungkin. Kata itu memang agak hina.”

***

Penyadap ada di depan rumah. Ia melamun.

Istrinya datang. “Apa yang kamu khawatirkan? Kapten Ri?”

“Bagaimana kamu tahu?”

“Aku menjadi istri pengkhinanat selama 10 tahun. Kenapa aku tidak tahu?”

“Begitukah.”

“Man Bok, kamu hanya menjalankan tugas dari negara kita. Walau sesuatu terjadi dengannya, itu bukan salahmu.”

“Kamu ingat kapten Ri Mu Hyeok?”

“Ya. Dia baik kepada keluarga kita.”

“Aku membiarkan dia mati dan adiknya adalah Ri Jeong Hyeok. Jika terjadi sesuatu pada adiknya juga, aku tidak bisa teteap hidup.  Aku membiarkan manusia yang baik padaku mati, dan aku harus tetap setia pada orang yang tidak memperlakukanku begitu. Bukankah tujuan hidupku telalu kejam?” penyadap mulai menangis.

*****

Seri membiarkan Ri tidur di bahunya. Ri sedang demam.

Hiyaaahhh… yang lain mikirin perang. Yang jauh cinta maahh bebaaas…

?****

Kilas baliknya. Jeong Hyeok muda memberikan kakaknya hadiah jam tangan mewah. hadiahnya dibeli dari menang lomba. Saat itu, Ri akan pergi sekolah ke Luar Negeri.

***

Pagi hari.

“Matahari sudah terbit, salju sudah berjenti turun. Kita pergi, ya?” ucap Seri.

***

Seo Dan langsung menemui Ayah Ri.

“Ada apa. Dan?”

“Ada yang harus kukatakan.”

***

Koo dan Cheon masih menunggu.

Ada mobil datang. Ternyata Cho Cheol Gang dan para kawanannya. Koo langsung dipukuli Cho. “Kamu tidak bisa memperlakukanku begini. aku tamu. Kamu seharusnya melayaniku!”

Cho menodongkan senjata.

“Baik. Lakukan sesukamu.” Ucap Koo. “Kamu mau uangmu? Kamu tidak akan dapat sepeserpun.”

“Dasar pengecut selatan. Aku tidak berniat soal uang. Aku mau kekuasaan untuk bisa membunuh siapa pun dan di mana pun. Orang selatan berpikir kamu sudah mati, jadi tidak masalah aku membunuhmu di sini. Di mana Yoon Seri?”

***

Seri dan Ri numpang mobil orang lain.

***

Di rumah. Para tentara membersihkan rumah setelah minum-minum. Dan Pyo mengatakan yang seharusnya tidak dikatakan pada ahjumma. Pyo menceritakan segalanya yang terjadi. Teman-teman tentara yang lainnya sangat kesal pada Pyo.

***

“Ibu ke rumah sakit. Tapi Ri sudah pulang. Ibu ke rumahnya, tapi dia tidak ada. hanya ada bawahannya. Tampaknya salah satunya banyak bicara. Jadi, ibu membuatnya berkata jujur.” Ucap ahjumma pada Dan.

“Lalu?  Apa yang dia katakan?”

“Semua. Ibu sudah tahu semua.”

“Tahu apa?”

“Ibu tidak ingat.” wkwkwkkwkwkwkw…. “Ibu mendengarnya dan itu membuatku terkejut. Tapi kenapa aku tidak ingat?” ahjumma mencatat di tangan. “Layang-layang dari Selatan.”

“Ibu menulis hal tak masuk akal.” Dan masih menutupi.

“Dari tiga kali makan. Duanya daging. Dia burung makan daging.” Wkkwkw. “Rambutnya wangi seperti bunga…. ah kode kemiliteran susah.”

“Omma. Apa yang ingin Omma ketahui?”

“Aku ingin tahu, apakah putriku dalam masalah. Apakah kamu bahagia? Hanya itu yang ingin aku tahu.”

“Omma. Jangan khawatir. Apapun yang terjadi aku akan menikahinya dan bahagia selamanya.”

Lanjut ke bagian 6 klik di sini.