Sinopsis Crash Landing on You Episode 9 Part 2

Sinopsis Crash Landing on You Episode 9 Part 2  – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. Ri tbtb ingat ucapan Dan bahwa dia tidak akan tinggal diam. “Kamerad. Tolong lakukan sesuatu untukku.” Ucap Ri pada empat kawannya.

***

Seo Dan nampak mengunjungi Ri.

“Setelah dipenjara kamu ingin menemuiku untuk kali pertama.”

“Wanita itu menghilang.”

“Lalu?”

“Kamu pasti tahu soal itu. Siapa pelakuknya? Di bawa ke mana? Apakah dia baik-baik saja?”

“Konyol. Pernikahanmu sebentar lagi, tapi kamu mencemaskan wanita lain. Seolah-olah kamu kehilangan semuanya. Ini bagus. Kamu harus tetap dikurung di sini sampai hari pernikahan kita, dan bebas pada hari itu. Sampai jumpa.”

“Apakah kamu memintanya pada ayahku. Kamu memintanya membantumu? Tidak mungkin petugas keamanan memilikinya sekarang. Tidak mungkin ibumu yang melakukannya.”

“Ya. Dia sudah mati sekarang. Sebaiknya kamu menyerah.”

“Sampaikan pada ayahku. Jika sampai melukainya sedikitpun. Dia akan kehilangan putra satu-satunya. Sebaiknya sampaikan itu!”

***

Seo Dan kesal. Di luar, sudah ada paman menunggunya.

“Haruskah paman masuk dengamu tadi? Bagaimana keadaannya? Direktur Ri masih belum tahu soal ini, bukan? Kenapa dia bisa ditahan di sini? Dia akan marah mengetahuinya.”

“Jangan lakukan.”

“Apa? YAK… pernikahanmu sebentar lagi.”

“Dia harus tetap di sana. Agar bisa kunikahi.”

“Paman tidak paham. bisa jelaskan?”

Seo Dan pun menangis.

***

U pil menemui ayahnya sang penyadap. Ia memberi tahu bahwa dia saksi Seri diculik. Dan seri menjatuhkan kotak yang ia bawa.

“kemarin, ada penculik yang membawa wanita cantik dari selatan itu. Dia menjatuhkan ini.” Kotak diberikan pada penyadap.

Ternyata saat dibuka. Isinya jam tangan. Penyadap pun meminta anaknya untuk terus tetap tutup mulut. Penyadap tentu saja ingat bahwa itu adalah jam tangan milik kakaknya Ri Jeong Hyeok.

****

Empat tentara bergunjing di dalam toilet penjara.

“Konon, kamu tidak pernah tahu isi pikiran orang lain. Kita sudah lama mengenali Ri. Sulit dipercaya dia menipu kita.” Ucap Pyo. “Aku tidak memahami kapten Ri.”

“Dia bukan tipe orang yang memamerkan keluarganya.”

“Ini berita besar. Kenapa harus merahasiakannya? Ayahnya kapten Ri, direktur biro politik umum? Masih sulit dipercaya. “

“Tapi dia dikurung di penjara.”

“Bagaimana jika ayahnya tahu?”

“Kapten Ri meminta kita merahasiakannya, jadi tetap diam.” Ucap Pyo.

Kemudian saat mereka pergi. Rupanya di dalam toilet. Banyak tentara yang mendengarkannya.

****

Empat tentara ini pun bergibah lagi di pintu. Nampaknya cuaca sangat dingin.

“Semuanya pasti didengarkan?” ucap pecinta drakor.

“Suaramu agak pelan.” Ucap Pyo.

“Justu mencurigakan jika membicarakannya dengan lantang.” Jawab si ganteng.

“Tapi apakah cukup untuk menyebarkannya?” Ucap yang paling muda.

“Tidak perlu seratus lebah untuk membuat seratus bunga mekar. Hanya butuh setengah hari agar tersebar ke semua orang di sini. Tapi masalahnya, rumor itu benar atau tidak?”

***

Kilas balik. Yang dikatakan Ri adalah. “Ada yang harus kalian lakukan. Sebarkan rumor mengenai keluargaku, bahwa ayahku direkur biro politik umum. Kurasa dia takkan mengeluarkanku walaupun tahu aku ada di sini. Aku mau sebarkan rumor untuk cari jalan keluar, aku butuh bantuan kalian.”

Pyo berbisik. “Sudah kubilang. Kepalanya pasti tertembak juga.” Wkkwkw.

“Jangan cemas serasan Pyo. Semuanya benar. Aku tidak punya waktu. sebarkan sampai ke telinga letkol.”

Lanjut ke bagian 3 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *