Sinopsis Crash Landing on You Episode 9 Part 6 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih. “Ri Jeong Hyeok kamu pandai bicara. Aku tidak pernah melihatmu banyak bicara.”

Dua orang ini pun mendekat.

“Wajahmu kenapa? Kamu terluka lagi?”

“Aku tidak apa-apa.”

“Kamu selalu bilang bagitu. Siapa yang melakukan ini padamu?”

“Maaf aku terlambat.” Wkwkkw dua orang tua melihatnya sambil melongo.

“Jangan bilang begitu. Aku yang seharusnya minta maaf. Ini semua karena aku. Aku pembawa masalah.”

“Kamu bukan masalah.”

“Andai aku tidak kemari.”

“Tidak… tidak….” wkkwkwkkwkwkwkw ayahnya sampai malu melihat adegan ini.

****

Ri kesal banget. Wajahnya mengimut gitu…

“Jadi. meneriaki ayahmu membuatmu lega?”

Ri mainan kuku gitu. Wkwkkw.

“Kamu harus minta maaf kepada ayahmu.” Ucap Seri. “Kamulah yang membuat masalah. Jangan meneriaki ayahmu begitu. Tidak sopan.”

“Kini kamu memihaknya?”

“Kamu bangga akan tindakanmu?” tanya ayah.

“Tidak. Bukan begitu maksudku. Jika ayah bilang sudah tahu soal dia…”

“Jika begitu. Apakah kamu mengizinkan ayah menemuinya? Kamu menyembunyikan wanita itu dan mengancam keselamatan keluarga.”

“Tapi ini semua salahku. Dia tidak salah.” Ucap Ri.

“Tapi dia bilang semua ini salahnya.”Ucap Ayah. “Katanya dia mengancammu agar kamu tidak melaporkan dia ke badan keamanan.”

“Itu tidak benar. Aku tidak peduli soal ancamannya. Tidak melaporkannya merupakan keputusanku.” Jawab Ri.

“Kenapa?”

“Aku tidak ingin dia terluka. Aku tidak percaya badan keamanan. Entah apa yang terjadi jika dia di sana. Dia mungkin dilukai, dimanfaatkan, atau menghilang begitu saja. sebabnya, aku tidak pernah membawanya ke sana.”

“Ri Jeong Hyeok Sshi…” Seri berkaca-kaca.

“Yahhh…” sang ayah lelah dengan drama anaknya. Wkwkwk. “Ini sulit dipercaya. Enyahlah.”

“Baik.” Ri menarik Seri.

Namun ahjumma meminta mereka makan bersama.

****

Seo dan minum dengan Koo Seung Jun.

“Aku baik-baik saja. aku berkelahi dengan orang dari badan keamanan. Sekarang, aku tidak bisa kembali ke wastu. Aku tinggal di hotel.”

“Aku tidak bertanya.” Ucap Seo Dan jutek.

“Kamu pesan apa? aku belum makan seharian.”

Seo Dan memesan alkohol yang sampai bisa dibakar karena kadarnya tinggi.

“ada apa? kamu membuatku takut.” Ucap Koo.

“Kamu tahu kapan kali pertamaku bertemu dengan Ri Jeong Hyeok?”

“Tidak. Aku tidak tertarik. Sungguh, aku tidak bertanya, aku tidak berminat.”

“Saau usiaku 17 tahun. Kami satu sekolah.”

*kilas baliknya, Ri Jeong Hyeok adalah pemuda impian para gadis. Termasuk Seo Dan. Ri sangat populer saat muda dan Seo Dan menyukainya.

“Sejak saat itu, dia tidak pernah lepas dari pikiranku. Walau kami tidak pernah mengobrol, aku yakin kami saling mengenal. Lalu keluarga kami mengatur pertunangan kami, dan aku terbang ke Swiss dengan penuh semangat. Ke tempat Ri Jeong Hyeok belajar.”

Seo Dan bertemu dengan Ri di Swiss. Seo Dan amat sangat menginginkan pertemuan ini. tapi Ri Jeong Hyeok tidak mengenalinya dengan tepat.

“Ri Jeong Hyeok…”

“Ah Seo Dan? Aku pernah dengar dari Ayah.”

“Kita dulu satu….”

“Senang bertemu denganmu.” Ucap Ri. Mereka pun salaman.

***

“Senang bertemu denganmu? Itu bukan kali pertamanua melihatku. Bahkan anjing di jalanan akan mengenali orang yang sering melewatinya. Aku kenal lebih dahulu. Aku kenal Jeong Hyeok sebelum Seri. Aku yang menemui dan menyukainya lebih dahulu. Itu tidak penting?”

Lanjut ke bagian 7 yaa.. klik di sini.