Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 1 Part 1

Sinopsis dr Romantic 2 Episode 1 Part 1 – Halooooo… guys, drama ini adalah pengganti dari slot drama VIP yang ada di SBS. Jadi, nanti saya bikin sinopsisnya hari rabu dan kamis yaa.. 1 episode biasanya berdurasi 30 menit. Karena drama ini tentang medis. Beberapa istilah medis bakalan banyak muncul. Diantaranya saya bakalan rekap saja yaa guys.

Episode pertama diawali dengan seorang pria bernama Seo Woo Jin yang sedang sibuk bekerja di konstruksi jalanan. Ia nampak melihat jam dan pergi secara terburu-buru. Link lengkap ada di sini yaaa.

***

Seorang dokter muda, Cha Eun Jae (diperankan Lee Sung Kyung) nampak sedang melihat operasi secara langsung dari layar tancep *wkwkwkw bahasanya. Ia sibuk mencatat ini dan itu.

***

Woo Jin membasuh kegantengannya di toilet umum dan dan mengganti pakaian dengan sangat tergesa.

***

Operasi sudah dimulai, Kim Sabu pun ikut serta menjadi penonton. Ia duduk di belakang dokter cha.

***

Woo Jin yang akan masuk kereta ada ahjussi yang mengentikannya. Ia kayak mabuk dan berkata. “Kembalikan kakiku.”

Dalam hati Woo Jin mendiagnosa. “Ia bau amonia. Ia menderita paranoida dan halusinasi.”

***

Dokter yang mengoperasi sibuk sambil menjelaskan hal apa yang ia lakukan. Kayak orang masak gitu. Kalau kalian nonton drama medis sebelumnya, pasti nggak aneh.

Hingga terjadi hal yang mengkhawatirkan. Tekanan darah pasien mendadak turun.

Kim Sabu bicara pada dokter Cha. “Permisi. Dokter, maaf, tapi boleh pinjam pena dan buku catatanmu?”

Cha langsung memberikannya. Kim Sabu mencatat.

“Kamu secepat pelari? Bisa tolong bawa ini ke ruang operasi?” Kim Sabu memberikan kertas yang ia tulis. “Secepat mungkin.”

Dokter Cha langsung lari.

***

Ahjussi di kereta api terus mengamuk. Woo Jin malah kenapa pukul. Saat mreka akan memanggil polisi, Woo Jin mengatakan bahwa lebih baik panggil ambulance saja.

***

Kertas titipan Kim Sabu sampai di meja operasi. Dokter yang melakukan tindakan mengikuti tulisan Kim Sabu.

Keadaan pasien membaik. Penonton bernapas lega kembali.

Kim Sabu pergi dari kursinya. Sementara itu para dokter yang menonton tepuk tangan.

****

Operasi selesai. Dokter Cha mengunggu dokter yang sedang melakukan tindakan.

“Kamu membawa memonya?”

“Hali. Aku Cha Eun Ja, dokter magang di RS Geodae.”

“Bagaimana kamu tahu itu tension pneumothorax?”

“Apa itu benar yang terjadi? Apakah pasiennya selamat?” tanya Cha.

“Tidak. Aku bertanya bagaimana kamu tahu.”

“Bukan aku yang mengetahuinya.”

***

Kilas balik. Dokter Cha bertanya pada Kim Sabu. “Boleh aku bertanya, siapa anda?”

“Omong-omong, kamu pernah mendengar tentang rumah sakit doldam? Aku bekerja di sana. Aku Kim Sabu.”

Kilas balik selesai.

***

Dokter Park tadi pun kesal mendengar nama Kim Sabu. Ia membanting pintu dan meremas memo.

***

“Siapa? Siapa yang kamuu bilang?” ucap dokter yang sibuk di meja kerjanya.

“Dia bilang anda akan tahu jika aku memberitahumu bahwa Kim Sabu ada di sini.”

“Aku tidak bisa menemuinya, aku sibuk.”

“Aku sudah memberitahunya, tapi..” sekerertaris bingung nih.

***

Kim Sabu nampak bicara di telepon.

“Dia nampak sibuk. Tidak apa-apa. aku akan menunggu.”

***

“Katakan padanya aku rapat. Katakan kepadanya aku bahkan tidak bisa makan karena aku menghadiri pertemuan sejak pagi ini.”

Ucapnya pada sekretaris.

***

Kim Sabu masih di telepon. “Dia bahkan tidak bisa makan. Aku tidak keberatan, jadi, katakan tidak perlu terburu-buru, dan dia akan menemuiku usai rapat. Katakan kepadanya aku akan menunggu seharian di sini.”

Wkwkwkwkwk.

***

Dokternya bilang gini lagi. “Katakan kepadanya bahwa pertemuan akan berakhir sangat larut.”

Kim Sabu menjawab di telepon.

“Gwencanayooo… jangan cemaskan aku. Aku akan menunggu di sini.

****

“Aigooo sangat menyebalkan.” Ucap dokter yang tidak mau ketemu Kim Sabu.

Kim Sabu menutup teleponnya.

“Dia pikir siapa bisa membodohiku?”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!