Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 10 Part 1

Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 10 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk yang sudah mengikuti. Drama ini tentang medis, segala tindakan medis akan direkap. Terima kasih.

Cha Eun Jae keluar dari ruangan dan mengumpat Seo Woo Jin. Ia melihat pasangan, ahjumma dan ahjussi yang ahjussinya akan memukul sang istri. Ini kasusnya mengenai anak yang makan ibuprofen terlalu banyak itu.

***

Di UGD ada dua pasien yang membutuhkan operasi segera. Satu, ayah yang mencoba bunuh diri, dua, orang rusia yang kakinya mengalami masalah juga. Keduanya tetap dibawa ke ruang operasi. Pertanyaan besarnya adalah tidak ada tenaga yang cukup menanganinya.

***

Dokter Yang melapor pada Dokter Park.

“Mereka menyiapkan dua ruangan operasi. Pelompat dan pasien dengan pinggul patah…akan dioperasi secara bersamaan.”

Park hanya menghela napas panjang.

***

Park kemudian masuk ke ruangan Presdir Yeo.

Masih belum ada adegan kelanjutannya.

***

Cha Eun Jae memberikan ahjumma minum. Ia banyak melihat memar di tangan dan di bahu ahjumma karena KDRT. Melihat hal ini, Cha Eun Jae meminta Mister Gu untuk mengawasi keduanya.

***

Park Eun Tak menjemput Dokter Seo Woo Jin. “Seo sem. Kamu diminta ke ruang operasi pertama. Pria yang melompat. Ia mengalami perforasi usus dan hemoperitoneum.

“Aku bilang tidak akan mengobatinya.”

“Dia menderita serangan jantung. Pembedahan tidak bisa ditunda lagi.”

“Aku tidak menjadi dokter untuk menyelamatkan orang-orang seperti dia.”

“Seharusnya dokter bukan panggilanmu. Pasien dapat memilih dokter mereka, namun, aku belajar bahwa dokter tidak bisa begitu. Tidak peduli siapa mereka, apa hidup mereka, dan kejahatan apa yang mereka lakukan. Mereka yang di bidang medis tidak boleh mendiskriminasi.”

“Kamu mengajariku?”

“Tidak. Aku ingin kamu malu pada dirimu sendiri. itu sebabnya aku mengatakan ini kepadamu.”

***

Kim Sabu memanggil Cha Eun Jae.

“Pernahkah kamu melakukan angiorrhapy sebelumnya?” tanya Kim Sabu.

“Tidak. Aku hanya membantu prosedurnya.”

Kim Sabu ingin Cha Eun Jae membantu di ruang operasi. Kim Sabu bahkan mengeluarkan obat mual milik Cha Eun Jae. Di ruangan yang sama. Ada dokter Bae juga.

***

Seo Woo Jin masih dengan traumanya. Saat itu, ia selamat. Salah satu kerabatnya menangis dan mengatakan kenapa Seo Woo Jin tidak mati juga?

****

Operasi akan berjalan. Dokter anestesi yang biasanya membantu tidak ada di tempat dan sedang bekerja di rumah sakit lain.

Dengan inisiatif sendiri, Nona Oh pergi ke ruangan dokter Shim dan memintanya membantu.

“Aku memintamu untuk mempersiapkan operasinya.” Ucap Nona Oh.

“Kamu mengenalku?”

“Bukankah kamu ahli anestesi dari rumah sakit utama?”

“Astagaa… kurasa kamu tidak mengerti maksudku.”

“Aku bertanya mengapa kamu memintaku untuk mempersiapkan operasi?”

“Kita punya dua pasien yang perlu menjelani operasi darurat. Ahli anastesi yang biasa membantu. Tidak  bertugas.”

“Aku tidak mau membantu. Aku bahkan tidak bekerja di sini. Dan kamu juga tidak seharusnya minta bantuan orang asing.”

***

Yang tersisa hanya Nona Oh, Park Eun Tak, Kim Sabu, dokter Bae, dan Dokter Nam sebagai ahli anestesi.

Mereka diam. Mencoba berpikir mana lebih dulu pasien yang akan dioperasi.

Tbtb, Dokter Park datang bersama dengan dokter Shim. Park membawa Shim untuk membantu.

“Aku tidak berniat membantu. Tapi ini sekadar tanggungjawab.” Ucap Park.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!