Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 10 Part 3

Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 10 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk yang sudah mengikuti. Drama ini tentang medis, segala tindakan medis akan direkap. Terima kasih.

“Tidak mungkin. Itu karena kita punya sesuatu untuk dibicarakan tentang Presdir Yeo.”

“Presdir Yeo?”

“Ya. Yang benar adalah saat aku mendengarkan paru-parunya…”

“Ada apa dengan paru-parunya?” tanya Jung yang tbtb datang. “Apa paru-paru presiden Yeo bersuara?”

“Tidak. Kau tidak mendengar apapun.” Ucap Yoon Ah Reum. “Mulutku salah bicara. Lupakan apa yang kukatakan yaa…”

Kemudian telepon berdering lagi di UGD.

***

Kim Sabu memimpin di operasi yang ada Cha Eun Jae. Kemudian ada telepon bahwa ada pasien baru masuk karena tertembak.

Dua ruang operasi dihubungi. Namun, untuk operasi mereka saja. mereka baru memulai.

***

Presdir Yeo turun tangga.

“Aku tidak punya keluarga, jadi bagiku, 10 tahun terakhir di RS Doldam adalah saat yang sangat istimewa yang aku syukuri.”

***

“Dokter Bae, kamu selesaikan ini. seseorang datang dengan luka tembak.” Ucap Kim Sabu.

“Ya Kim Sabu.”

“Kerja bagus semuanya. Pelari, kamu melakukannya dengan baik.” Ucap Kim Sabu pada Cha Eun Jae.

“Mari kita jahit.” Ucap Bae.

“Ya Sunbaenim. Mari kita jahit.” Cha Eun Jae sudah berkaca-kaca. Dia berhasil berada di Ruang Operasi dan tidak kabur.

***

Cha Eun Jae langsung menelepon Ibunya dan mengatakan mendapatkan banyak pujian. Dari belakang, ada dokter Bae melihatnya.

***

Kim Sabu pergi ke ruangan operasi sebelahnya. Semuanya berjalan baik.

***

Yeo pergi tanpa pamit pada semuanya. Ia takut tidak bisa pergi jika pamit.

Kemudian ada dokter Park menyapa.

“Anda akan pergi?”

“Ya. Aku harus pergi. Ah yaa.. kamu tahu ini hari jumat bukan?”

Tbtb wiu wiu mulai terdengar. Ambulance dan para ganster yang banyak pun menyerbu doldam. Rupanya salah satu preman penting tertembak.

Orang-orang baru di doldam bengong.

Dan Yoon A Reum melihat Pak Yeo perlahan menghilang di pintu.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!