Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 12 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa..

Eun Jae menatap botol obatnya. Kemudian Dokter Bae keluar. “Sedang apa di sini?” Tanya Dokter Bae.

“Sunbaenim. Kamu punya jadwal operasi lain?”

“Ya. Pria dengan kapak di punggungnya, sulit dipercaya bukan?”

“Tempat ini benar-benar kacau. Siapa yang menduga rumah sakit di pedesaan akan sesibuk ini?”

“Sebenarnya, itulah yang kupikirkan saat melamar posisi di sini. Aku ingin punya lebih banyak waktu untuk menikmati kehidupan pribadi.” Ucap dokter Bae.

“Ternyata lebih kacau dari pusat medis lainnya.”

“Benar, tapi sibuk juga ada untungnya. Hidupmu menjadi lebih sederhana. Dan kepalamu tidak dipenuhi pikiran tidak berarti.”

“Tidak kusangka aku bisa mengobati fobia ruang operasi di sini.”

“Ada ada efek samping?” tanya dokter Bae.

“Tidak. Selain aku benar-benar merasa lapar.”

“Kalau begitu, kita harus makan dan minum bersama-sama kapan-kapan.”

Jadi, zaman dulu, Cha Eun Jae mengajak Bae minum. Tapi, saat itu Bae mengatakan dia yang akan menentukan tempatnya. Hingga waktu berlalu, keduanya lulus. Minum bersama itu belum terjadi.

*kalau dugaan saya, dokter bae menukar obat di botol obat Cha Eun Jae. Makanya dia jadi nggak ngantuk lagi.

***

Eun Jae dihadang para preman lagi.

“Pasiennya belum pulih dari bius. Dia harus istirahat sampai…”

“Teman-teman…”

“Ya bos.” Semua menjawab.

“Kenapa dokter Cha Eun Jae. Membungkuk.”

“Terima kasih Cha Eun Jae Sonsaeng nim.” Wkwkwk semua membungkuk.

“Kim Sabu memberitahuku segalanya. Bahwa kamu, Dokter Cha Eun Jae,  kamu menyelamtkan bos kami.” Preman mulai menangis.

“Sebenarnya, aku tidak bisa dibilang menyelamatkan nyawanya. Hanya melakukan prosedur darurat untuk menghentikan pendarahan.”

“Mulai sekarang, kami akan melayanimu dan selamanya akan berutang padamu. Mulai sekarang, bagi kami, Dokter Cha, adalah orang kedua paling penting setelah Kim Sabu. Jika kamu punya masalah, atau kesulitan selama kamu di sini, jangan sungkan meneleponku.” Anggota geng memberikan kartu namanya.

Kemudian ia memberikan jempol. “Istrirahatlah dokter Cha.”

Wkwkwkwk.

***

Dokter Seo Woo Jin sendiri berhasil menyelamatkan pasien yang menjatuhkan dirinya.saat pasien sadar. Ia malah memarah pasiennya hingga sang pasien menangis.

“Menderitalah lalu membayar pebuatanmu.”

***

Kemudian Seo Woo Jin ke tempat anak perempuan yang “dibunuh” ayahnya di UGD. Ia melihatnya seperti melihat dirinya sendiri.

“Kamu akan membaik.”

***

Dua orang penagih utang menunggu Seo Woo Jin di luar sesuai janji. Namun, Seo Woo Jin tidak keluar.

***

Pak Jang memberikan surat Yeo kepada Kim Sabu. Kim Sabu memintanya untuk tetap diam.

***

Usai hari yang sulit, semuanya makan-makan dengan gembira.

***

Hari sabtu, Seo Woo Jin lari pagi.

Eun Jae menggunakan mobilnya dan pergi ke toserba namun toserbanya tutup. Mobil Cha Eun Jae akan ditabrak oleh preman yang biasanya menagih Seo Woo Jin.

Tak sengaja ada Seo Woo Jin juga di jalanan. Melihat ada Seo Woo Jin, preman yang mau menabrak Cha Eun Jae itu pun pergi.

****

Nona Oh memberikan Pak Yeo vitamin. Ia keruangannya. Namun,ruangan kosong dan berisi memo Pak Yeo mengenai cara merawat tamanan yang ada di ruangannya.

Nona Oh curiga dan mendatangi Kim Sabu.

Kim Sabu pun memberikan topi Pak yeo dan suratnya.

“Dia merasa lebih tenang pergi seperti itu.” Ucap Kim Sabu.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!