Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 14 Part 2

Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 14 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaa..

“Apapun itu, tetap saja. aku mengacaukan keadaan,” Ucap Cha Eun Jae.

“Lalu kenapa? Kamu meminta maaf padahal tidak sungguh-sungguh? Kenapa kamu membuang waktu dan tenaga untuk hal seperti itu?”

“Karena aku tidak ingin keadaan memburuk.”

“Pernahkah kamu berpikir bahwa keputusanmu akan membuat keadaan memburuk?” tanya Kim Sabu.

“Aku hanya merasa tidak nyaman dalam situasi sulit.”

“lebih baik merasa tidak nyaman. Orang-orang berlutut meminta maaf agar tidak menyebabkan masalah, tetap diam dan biarkan orang menang karena merasa itu percuma. Jika kamu melakukan hal itu, kamu menjalani hidup tidak berharga dan selalu ditekan.”

“Itu berlebihan.”

“Kalau begitu silakan minta maaf sambil berlutut.” Kim Sabu pun pergi.

Pak Jang berkata. “Kim sabu mencemaskanmu. Pada akhirnya, dia selalu benar,”

***

Cha Eun Jae meminta maaf. “Aku hanya ingin melakukan pekerjaan dengan benar. Aku tidak ingin menyebabkan masalah.”

“Astagaa.. dasar bocah kurang ajar.” Ucap ahjussi.

Ahjumma malah membuang mukanya dihadapan Cha Eun Jae.

***

Kemudian Cha Eun Jae dipuji oleh Park Min Guk. Hingga park Min Guk bertanya. “Kapan kamu akan menikah?”

“kenapa tbtb bertanya?”

“aku ingin tahu kapan kamu akan berhenti.”

“Kenapa aku harus berhenti?”

“Jujur saja. tidak banyak dokter wanita bertahan lama sebagai dokter bedah. Mereka belajar sangat keras untuk mendapatkan izin praktek. Kemudian mereka menikah, tak lama cuti hamil. Dokter yang akan tetap tinggal yang akan menggantikanmu. Karena itu, jarang sekali dokter wanita ada. selain itu, kamu mual di ruang operasi. Aku akan membiarkanmu pergi.”

“Apa maksud anda?”

“Kamu pasti sudah mengerti.”

***

Kemudian, Cha Eun Jae dipojokkan kembali oleh dokter Yang bahwa dia telah membuat kekacauan karena membuat rumah sakit menggratiskan biaya berobat anak itu.

Kali ini. Eun Jae mendapatkan pelajarannya sendiri berkat keputusannya sendiri.

***

Ada yang sedih menatap tempat sampah berisi barang milik Pak Yeo. Dia adalah Nona Oh.

Ada yang senang akan kencan. Dia dokter Yoon.

Ada yang galau. Dokter Cha Eun Jae dan Seo Woo Jin.

***

Eun Jae menangis di toilet akan keputusannya. Ia bahkan tidak menjawab telepon dari Ibunya.

***

Dokter Jung melakukan pekerjaannya. Ada ahjumma membawa anaknya yang anaknya yang kena makanan nyangkut di tenggorokan.

Saat itulah, jung curhat ke Eun Taek bahwa dia merindukan Byeol. Tbtb Eun Tak dapat telepon.

***

Ada pasien datang lagi. Ia tahanan yang kena hukuman seumur hidup atas hukuman mati. Berita ini sudah sampai di telinga Park Min Guk juga.

Sakitnya adalah gagal ginjal stadium akhir.

****

Seo Woo Jin berterima kasih atas bantuan Dokter Bae yang menepis preman penagih utang.

Saat itu Dokter Bae ke ruangan Kim Sabu. Ia hampir terpelesat karena file. Saat file dibuka, isinya adalah mengenai sekeluarga yang mencoba mati bunuh diri. File itu dalam bentuk lembaran koran.

***

Kegaduhan terjadi lagi.

Kim Sabu dan Park Min Guk bertengkar mengenai apakah mereka akan menolong pasien dengan vonis hukuman mati atau tidak.

Min Guk menolak.

Kim Sabu menerimanya, karena tidak pernah memilih pasien.

***

Cha Eun Jae pergi ke toilet dan melongo atas apa yang ia lihat. Belum tahu apa yang telah ia lihat.

***

Diantara pertengkaran di UGD. Tbtb ahjussi yang melakukan KDRT datang dengan luka di lehernya.

***

Di dalam WC ada ahjumma sedang memegang cutternya.

Cha Eun Jae melihatnya.

***

Keadaan ahjussi kritis. Kim Sabu marah pada Park Min Guk. “Ini semua tidak akan terjadi, jika kita memanggil polisi. Prinsip-prinsipmu, semua kotoran. Kamu hanya menghindari masalah. Kamu hanya membuat tanganmu tetap bersih.”

Ahjussi yang KDRT sangat kritis.

***

Dokter Bae terus membaca. “Apa yang harus kita lakukan? Jessie?”

*jessie adalah tulang tangan yang selalu ia bawa.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *