Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 15 Part 1

Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 15 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti sinopsisnya yaaa guys. Btw, nanti saya buat perlahan. Tenang aja. Bakalan update kok.

Polisi sudah datang untuk mengurus kasus KDRT. Ahjumma dibawa ke kantor polisi. Eun Jae berkata. “Sesungguhnya, aku ingin menjadi pemain biola. Tapi suatu hari, guruku berkata bahwa aku tidak berbakat. Dan aku hanya bisa memainkan biola sebagai hobi. Setelah menangis selama dua hari, akhirnya aku melepaskan impianku. Menjadi tidak kompeten sepertinya sama saja dengan yang aku alami di sini. Seharusnya aku menyadari saat pertama membedah mayat manusia. Aku seharusnya melakukan itu. Haruskah aku mengangkat panggilan ini? ayooo Cha Eun Jae.”

Eun Jae pun mendapatkan panggilan telepon.

***

Dokter Yang mendesak Dokter Park agar menyingkirkan Kim Sabu. Ia merasa Kim Sabu terlalu mengambil bagian besar dalam keputusan rumah sakit doldam.

***

Pasien pria muda yang jadi napi pun datang. Ia penuh dengan tato di badannya. Pasien pun sudah mengalami gagal ginjal sudah lama. Sudah lima tahun ia mencuci darahnya selama 3x dalam seminggu.

Awalnya dokter Jung yang menangani. Kemudian Kim Sabu meminta Eun Jae datang.

Eun Jae pun datang. Kim Sabu menjelaskan kondisi medis awal sang napi. Kemudian ia berkata. “Bagaimana keadaanmu? Kamu baik-baik saja?” tanya Kim Sabu.

“Aku berusaha untuk baik-baik saja.”

“Biarkan berlalu. Itu sudah bukan menjadi urusanmu. Hubungi aku jika terjadi sesuatu.”

“Terima kasih sudah menanyakannya.” Ucap Eun Jae.

***

Saat butuh perawat. Eun Jae mengajak Eun Tak. Waktu tinggal 10 menit lagi dan Eun Tak ada janji dengan Ah Reum. Ia tidak bisa menolak pekerjaan.

***

Ah Reum dengan sepedannya datang di kedai dokter Nam. Tapi kedai ditutup. Dan ia melihat ada ambulance datang.

Ia pun dapat sms dari Eun Tak bahwa dia akan datang terlambat.

***

Eun Tak dan Eun Jae bekerja di ruangan mengurus napi.

“Wahh tato semua. Di mana dia mendapatkannya?” Ucap Eun Jae.

“Mungkin dipenjara.” Jawab Eun Tak.

“Bukankah itu ilegal?”

“Mereka saling memberi tato saat penjaga tidak ada. temanku juga ditato di penjara.”

“kamu punya teman di penjara?”

“Jika bukan karena Kim Sabu. Aku mungkin tidak ada di sini.” Ucap Eun Tak.”

Dan selang akhirnya dimasukkan di leher. Karena semua badan napi ditato dan tatonya sedang memar.

Napi pada awalnya aneh kenapa dia ditolong para medis. Dan Eun Tak tegas mengatakan bahwa napi harus menuruti apa kata dokter.

***

Ada pasien para medis bernama Choi Soon Young. Ia pada awalnya, ia dipukul oleh seorang yang mabuk. Beberapa kemudian, ia tidak sadarkan diri.

***

Saat Ah Reum kedinginan di kedai. Seorang ahjumma mendekatinya dan menanyakan di mana posisi rumah sakit.

***

Kim Sabu dan Seo Woo Jin mengurus pasien Nona Choi. Hingga Kim Sabu melihat pupil matanya pasiennya yang membesar.

Kemungkinan besar, pasien mengalami mati otak.

Jadi, Nona Choi dipukuli beberapa kali di bagian kepala saat menolong ahjussi yang sedang mabuk di jalanan. 2 jam setelahnya, dia mengalami pingsan.

***

Kim Sabu pun memberi tahu kondisi Nona Choi ke ketiga rekannya. 3 rekan menangis karena tahu pupil mata Nona Choi membesar di keduanya.

***

Di tempat napi diberi tindakan. Eun Jae melakukannya dengan baik dibantu dengan Eun Tak.

***

Ibu Nona Choi datang. Ia diantar oleh Yoon Ah Reum.

Pemeriksaan juga membuktikan bahwa Nona Choi mengalami mati otak.

berlanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!