Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 15 Part 2

Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 15 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti sinopsisnya yaaa guys. Btw, nanti saya buat perlahan. Tenang aja. Bakalan update kok.

Kim Sabu mengatakan pada Sang Ibu pasien. “Pada kondisi saat ini,  kelihatannya dia tidak berdaya.”

“Tapi tidak bisakah kamu mengoperasinya? Orang-orang dari seluruh dunia berkata jika kamu mengoperasi, orang-orang akan hidup. Tidak bisakah kamu mengoperasi Soon Young?” ahjumma menangis.

“Maafkan aku. Saat ini, tidak ada yang bisa kulakukan. Maafkan aku.”

Ahjumma mendekati anaknya. “Soon Young Ah… Omma di sini. Anakku. Bagaimana dengan keadaanmu?” anjay… saya nangis lihat ini doang. Wkwkwkkw.

Dokter Jung, dokter Seo Woo Jin bahkan ikut menangis.

***

Eun Jae mendekati Woo Jin yang sedang melamun. “Kenapa?”

“Paramedis dibawa dengan cidera kepala. Ini SAH. Dia tidak bisa bernapas sendiri tanpa refleks vital stem.”

“Dia mati otak?”

“Ya.”

“Begitu ya? Aku memasukkan kateter ke leher tahanan seumur hidup. Dia membunuh dua orang. Dia sepertinya tidak tertarik untuk hidup. Aku penasaran apa yang kulakukan, begitu keras menyelamatkannya.”

“Itu artinya kamu berbakat.” Ucap Seo Woo Jin.

“Lihat. Aku merawat orang yang lehernya tersayat. Pola pikir dokter adalah bakat. Ini bukan soal pandai menggunakan tangan.”

“Benarkah?” Eun Jae malah tersenyum.

***

Kim Sabu menyalakan tape miliknya. Ia memasukkan kaset pita.

Ia melihat dokumen di depannya. Agak aneh saat ia melihatnya.

***

Dokter Bae akan pulang dan menunggu Eun Jae. “Kamu bilang akan mentraktirku makan.” Ucap Bae. “Bagaimana dengan hari ini?”

***

Eun Tak datang ke kedai dengan berlari. Di sana malah ada Dokter Nam, ada dua orang perawat juga.

“apakah ada seseorang lain di sini?”

“Siapa? Tidak ada orang di sini.” Ucap dokter Nam.

“Kamu punya janji dengan seseorang?” tanya perawat.

“Ya.” Ucap Eun Tak.

Yang datang malah dokter Jung.

Wkwkwkw.

****

Eun Tak menelepon. “Dokter Yoon, kamu di mana?”

“Aku di rumah sakit. Bagaimana denganmu?”

“Aku di jalan. Kenapa kamu ke rumah sakit.”

“Dokter Nam tidak di sana. Pintunya terkunci. Dan udaranya dingin. Seseorang menanykan arah ke rumah sakit. Jadi, aku mengantarkannya. Kukira kamu masih di ruang operasi.”

Kemudian Manager Jang muncul.

“Eun Tak. Di luar dingin. Kamu harus bergegas masuk.”

“Apa itu Manager Jang?” tanya Ah Reum di telepon.

“Ya. Tim UGD berkumpul untuk minum.”

“Ah begitu. Kalau begitu, kamu harus bersama mereka hari ini.”

“Bagaimana denganmu?” Tanya Eun Tak.

“aku akan melewatkannya kali ini. kamu harus bersenang-senang. Kututup.” Ucap Yoon Ah Reum.

***

Makan malam mewah malah dilakukan oleh dokter Bae dan Eun Jae.

“Apakah kamu dan Seo Woo Jin dekat?”

“Entahlah. Entah kami dekat atau hanya saling mengenal. Kami sudah saling mengenal sejak sekolah kedokteran. Jadi, aku tahu dia seperti apa.”

“Kalau begitu, kamu tahu bagaimana orangtua Seo Woo Jin meninggal? Kurasa dia masih SMP. Orangtuanya meninggal karena kecelakaan tragis…. kurasa kamu tidak tahu.”

“Ya. Aku tidak tahu.” Eun Jae agak kaget. “Kupikir dia tidak didik dengan baik. Aku berasumsi ada cerita di balik sikapnya yang pemarah. Tapi aku tidak menduga, dia hidup sepanjang ini tanpa keluarga yang bisa diandalkan.”

lanjut ke bagian 3 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!