Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 15 Part 3

Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 15 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti sinopsisnya yaaa guys. Btw, nanti saya buat perlahan. Tenang aja. Bakalan update kok.

Suaranya Eun Jae bicara seperti kalimat di atas. Namun, Seo Woo Jin sedang di rumah sakit. Ia memberikan susu dan selimut pada ahjumma yang menunggu anaknya yang mati otak.

Woo Jin juga bertemu Ah Reum yang sedang makan.

“Yoon Ah Reum? Kamu belum pulang?”

“Dokter Seo. Aku senang kamu di sini. Aku memesan ayam goreng. Kamu mau makan denganku?”

***

Di kedai. Orang-orang sedang makan. Kemudian Manager Jang pergi karena ada panggilan.

***

Eun Tak rupanya datang kembali ke rumah sakit. Ia malah mendengar Ah Reum sedang cekikikan bersama dengan Seo Woo Jin.

Saat itu Eun Tak membawa bir. Ia pun balik kanan.

***

Manager Jang malah diundang pergi makan dengan Dokter Yang dan Park Ming Guk. Intinya, para dokter baru itu menginginkan sistem rumah sakit yang bisa menyingkirkan Kim Sabu.

Kemudian, Manager Jang memberikan saran. Kalau uanglah yang bisa mengendalikan orang-orang di rumah sakit. Orang-orang akan senang dan Park Min Guk karena diberikan uang. orang bisa melupakan jasa kalau ada uang.

****

Sedangkan dokter Yang di rumah sakit. Ingin sekali menyingkirkan Eun Jae. Eun Jae ingin bertahan di doldam. Setidaknya sampai dia harus kembali ke Geodae kembali.

“Memangnya meraka ingin kamu kembali. Jangan berkhayal.” Ucap Dokter Yang. “Carilah rumah sakit lain.”

***

Di sisi lain. Eun Jae kesal pada Seo Woo Jin karena merasa dia tidak bisa dekat dengan Woo Jin sebagai teman. Orangtua Woo Jin meninggal karena kecelakaan serius pun, dia tidak tahu. Yaah… saya tahu rasanya begini. rasanya jadi kayak orang tidak berguna guys.

***

Kim Sabu mendekat pada ahjumma yang menunggui anaknya yang mati otak.

“Dokter. Putriku didaftarkan pada donor organ. Tolong jaga dia dengan baik-baik.” Yaaa ampun Tuhan bikin sedih lagi.

***

Ada suara Woo Jin. “Bahkan dalam ketidak berdayaan. Kim sabu tidak sedih. Tapi dia marah.”

***

Dokter Eun Jae curhat pada Eun Tak. Bahwa pasien yang narapidana. Harus melakukan transplantasi ginjal sebagai satu-satunya jalan.

“Pasien dengan mati otak. Golongan darahnya A postitif. Sama dengan pasienmu.”

Eun Jae pun terdiam.

klik di sini kelanjutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *