Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 20 Part 3

Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 20 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. Kim Sabu merespon Park Min Guk. “Sekarang aku akhirnya mendapatkan gambaran. Mengapa seseorang begitu angkuh juga tampak sangat rendah dan kalah. Sayang sekali. Aku tidak mengingatmu. Aku mengetahui kamu juga berada di bus itu 11 tahun yang lalu melalui berita di artikel lama. Tapi itu saja. apakah kamu terluka malam itu, atau apakah kamu melarikan diri atau tidak. Aku tidak tahu.”

“Apakah kamu bertekad untuk menjadikanku seorang bajingan?” tanya Park Min Guk.

“Jika kamu bersedia melakukan itu untuk diri sendiri, maka aku tidak akan menghentikanmu. Tapi aku akan memberitahumu satu hal. Kecelakaan itu bukan salahmu atau tanggung jawabmu. Itu suram dan menakutkan, dan bus bisa terbakar kapan saja. dalam kegilaan itu, kamu lari untuk menyelamatkan diri. Siapa yang bisa mengkritikmu akan hal itu? Tidak ada yang bisa. Dan juga tidak boleh. Jadi, ini saatnya kamu turun dari bus itu.” Kim Sabu menepuk pundak Park Min Guk. Luar biasa bijak banget.

***

Woo Jin mengobrol dengan Eun Jae.

“Mualnya. Sudah benar-benar hilang?” tanya Woo Jin.

Eun Jae memperlihatkan obat. “Berkat Kim Sabu, aku menguasai ruang operasi sekarang. Aku menaklukannya. Sejujurnya, aku dipaksa saat datang ke sini. Aku kira hidupku sudah berakhir.”

Dalam hati Woo Jin berkata. “Bagiku, ini adalah tempatku berakhir ketika aku terpojok.”

“Tapi sekarang, ini menyenangkan. Aku ingin menjadi dokter di sini lebih lama. Mereka tidak banyak masalah di sini. Kamu tidak perlu menangkan siapa pun, dan kamu tidak perlu bertanya-tanya harus di pihak diapa agar berhasil. Bahkan Yang Ho Jun Sunbae melototiku dan ingin aku pergi, aku bisa melawan.”

“Betul. Itu tidak mungkin terjadi di Geodae. Di sana, semua orang memihak, dan kamu butuh koneksi.”

“Tapi di sini, tidak ada waktu yang terpikir tentang itu. Pasien terus datang. Lebih mudah untuk fokus pada mereka.”

“Itu memang sudah seharusnya.” Ucap Woo Jin.

“Belakangan ini, sulit untuk menjaga segala sesuatu sebagaimana mestinya. Semuanya berkat Kim Sabu, iya kan? Sejujurnya, pada awalnya, aku tahu dia adalah orangtua rewel yang berpikiran tertutup. Dia sebenarnya adalah orangtua yang berpikiran terbuka. Seorang lelaki tua berpikiran terbuka dan legendaris. Benar-benar style ku. Sebelumnya, dia memihakku di depan Park Min Guk.”

“Dia tidak memihakmu. Dia memihak pasien.”

“Apapun itu, rasanya luar biasa. Sangat mendebarkan. Berkat dia aku selamat dan temanku juga selamat.”

“Setelah operasi pertamaku di sini, dia mengatakan sesuatu.”

“apa itu?” tanya Eun Jae.

“Selamatkan mereka… selamatkan mereka apapun yang terjadi.”

“Kerennya. Bagaimana ini? bagaimana aku kehilangan akal dan tinggal di sini selamanya?” ucap Eun Jae. “Aku akan menjadi fosil di doldam dan bekerja dengannya selamanya.”

“Haruskah kita benar-benar melakukan itu?”

“Kamu ingin tinggal di sini?” Tanya Eun Jae.

“Kenapa? Kamu tidak suka?”

“Tidak, itu sepenuhnya terserah padamu. Kenapa peduli apa aku suka atau tidak? Tinggalah jika kamu. Tidak usah hiraukan aku.”

“Jangan khawatir. Aku tidak akan melewati batas.” Ucap Woo Jin.

***

Dan Woo Jin melihat Eun Jae makan mie dari kejauhan.

***

Kim Sabu di ruangannya sangat kesakitan. Ia berkeringat dan pandangannya memburuk. Kemudian pingsan. Ada Woo Jin kebetulan lewat. Ia melihat Kim Sabu yang pingsan di dalam ruangan yang terkunci.

Woo Jin membuka pintu tapi nggak bisa.

***

“aku perlu jahitan, antibiotik dan perban,” Ucap dokter Bae pada Umh.

“Apakah ada pasien lain?” tanya Nona Oh.

“tidak. Tidak ada.”

“Yang baru kamu pesan adalah untuk laserasi. Siapa pasiennya?”

“Ah itu…”

Uhm memberikan obatnya.

“Bilang jika butuh bantuan. Di mana pasiennya sekarang?” Nona Oh bersikeras.

Tbtb ada telepon. Nona Oh langsung kaget.

***

Pak Lee dan Jang berlari. Mereka pergi membuka ruangan Kim Sabu.

Kim Sabu sudah tidak sadarkan diri.

Ada Pak Lee, Jang, Woo Jin, Nona Oh dan Dokter Bae, Woo Jin nampak sangat cemas.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!