Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 30 Part 1

Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 30 Part 1 – Episode sebelumnya di sini, selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaaa gesss… dan yaahh… ini adalah minggu terakhir kita bersama di drakor ini.

Kilas balik dulu.

“Apalah Kang tahu dia menderita WPW?” Tanya Eun Jae saat diberikan makaron.

“Ya. Dia tahu dari Park Min Guk yang menjelaskan semuanya. Tapi tetap saja…”

Kilas balik lebih jauh lagi.

“Jangan beri tahu Omma Appa.” Ucap Ik Joon pada pegawainya saat melihat surat persetujuan operasi.

“Ini bukan sesuatu yang tidak boleh dikasih tahu. Dokter mengatakan bahwa operasi bisa jadi salah.”

“Aku tidak ingin membuat mereka khawatir lagi. Aku belum menunjukkan gejala apapun. Dan dokter bilang usiaku masih muda. Hanya ada sedikit peluang operasi gagal.”

“Apa kamu serius mempertimbangkan operasi ini? bagaimana jika sesuatu terjadi?”

“memang sudah saatnya aku mati.”

***\

“Pasien sangat tahu kondisinya. Tapi tetap saja dia menyutujui operasi.” Ucap Eun Jae. “Jika tidak ada kelalaian medis..”

“Tidak ada. aku yakin itu.”

“Maka Park Min Guk tidak bisa diminta tanggung jawab. Keadaannya memang seperti itu. Bukan malpraktek. Yang aneh malah tim investigasi tidak membahasnya.”

***

Jadi geesss.. Pak Do menghubungi Park Min Guk. Investigasi pada Kang Il Joon hanya dalih saja. sebenarnya, sasaran mereka adalah rumah sakit. Meniadakan rumah sakit.

***

Yang terjadi selanjutnya adalah orang-orang ini mencari tahu kesalahan doldam dan ingin menutup secara legal. Dokumen diobok-obok.

***

Do In Beom tanya ke Kim Sabu. “Hingga saat ini. kamu ingin memberi kesempatan pada Park Min Guk? Anda masih melihat harapan di dalam dirinya?”

***

Dokter Shim berkemas saar Woo Jin datang ke ruangannya. Woo Jin kesal karena masalah ini bukan masalah malpraktek. Dan Shim buka suara bahwa kematian di meja operasi hanya penggiring tujuan yang lain dari tim investigasi.

****

Saat Woo Jin mencari dokumen persetujuan yang ditulis Kang Il Joo. Dokumen itu nyatanya sudah diambil oleh dokter Yang. Tapi, menurut perawat, Kim Sabu punya salinannya.

***

Bukan hanya Kim Sabu yang punya, Nona Oh juga punya. Ia memberikannya pada dokter Shim agar dokter Shim tidak kena hukuman.

***

“Minta tim itu pergi.” Ucap Kim Sabu. “Tugas kita adalah melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan orang di ruang operasi, kita ditakdirkan untuk menyelamatkan pasien. Tapi ada kalanya kita gagal. Dan itulah yang terjadi pada Kang Ik Joon kemarin. Aku menghormati keputusanmu yang mengoperasi. Tapi, aku tidak paham kenapa kamu menggunakan politik di atas nyawa pasien. Aku tahu kamu punya ego besar, aku tidak menduga wajah aslimu begini. kamu menyembunyikan dokumen itu, mengkhianati timmu, dan ingin menghancukan doldam. Apa yang kamu dapatkan dari melakukan ini?”

“Dokter Bo Yong Ju. Kegagalanmu. Kemunafikanmu dan sok hebatnya dirimu. Aku ingin menunjukkan kamu bodoh dan gegabah. Kamulah yang seharusnya turun dari bus itu.”

“Yak ampun itu lagi. Kamu mengancam rumah sakit dan membantu Do Yu Wan, untuk itu?”

“Doldam sudah hancur. Kamu beraninya memandang rendah diriku. Aku sudah meraih banyak hal. Kamu tidak berhak bersikap seperti itu.”

“ternyata kamu bukan bodoh. Tapi kamu hanya sepotong sampah. Kegigihan dan omong kosongmu, telah menyebabkan kamu membangun keyakinan yang arogan. Tidak… kamu tidak bisa menyebutnya keyakinan. Itu obsesi yang kamu buat oleh keserakahanmu dan khayalanmu. Aku pernah berpikir akan menyenangkan jika kamu bekerja di sini. Tapi terima kasih, itu ternyata pemikiran yang tidak berguna. Kamu harus berurusan dengan kekacauan yang kamu buat.”

Berlanjut di sini. Klik aja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!