Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 31 Part 1 – Yeeaaaahhh… alhamdulillah, akhirnya selesai juga di episode akhir kali ini gesss… terima kasih untuk yang sudah mengikuti aja. Sudah ada gambaran bakalan ada yang ketiga, karena jelas, drama ini ngantung. Tapi, cukup lama ya? Dulu 2016 sekarang 2020. Nanti kapan? Masih belum tahu. Atau sudah ada yang tahu.

Link di sini lengkapnya. Episode sebelumnya ada di sini. Gumawo. Sekali lagi.

“Apa aku mengganggu privasimu?” tanya Eun Tak pada Ah Reum. “Baiklah kalau begitu. Lupakan yang aku tanyakan.”

“Do In Beom. Dia adalah sepupu dari pihak ibuku. Ibunya adalah bibiku.”

***

Dan di sinilah Eun Tak masuk ruangan Pak Yeon.

Pak Yeon nampak sudah sadarkan diri. Kim Sabu pun minta maaf karena tidak menepati janjinya dan menolong Pak Yeon. Pak Yeon hanya menepuk tangan Kim Sabu.

***

Mantan sekretaris pimpinan lama mendatangi Pimpinan Do.

“Kim Sabu sebenarnya cocok untukmu, tali layangannya masih terikat.” Nggak tahu nih apa maksudnya.

***

“Jadi di sini tempatmu sembunyi.” Ucap ayah dokter Bae.

“Aku tidak sembunyi. Aku tidak hanya berhubungan.”

“Apakah kamu masih sedih karena perceraianmu?”

“Kamu hanya membawa kesengsaraan bagi hidupku. Kamu tahu itu.”

“Setahun lebih dari cukup. Berhentilah bersikap keras kepala dan kembali ke rumah.”

“Aku tidak bermaksud untuk pergi dalam waktu dekat. Silakan pergi.”

“Aku menyekolahkanmu di FK, apa hanya untuk jadi dokter di pedesaan?”

“Hidupku lebih bermakna di sini dibandingkan dengan ketika aku menjadi objek kebohonganmu.” Dokter Bae pun pergi.

***

Ada Woo Jin yang lewat. “Apakah kamu Seo Woo Jin?” kaya ayah Bae.

“Ya. Benar.”

“Kita harus menjalani hidup dengan meminjamkan apa yang kita bisa miliki kepada orang lain. Tidak meminjamkan apa yang tidak kita miliki. Kamu masih muda, jangan ikuti jejak ayahmu. Ketahuilah kamu berutang banyak pada anakku.”

“Cukup!!!” Bae teriak. Ayahnya pergi.

“Apa maksudnya ini?”

***

Seorang dokter dari Geodae menelepon Eun Jae dan memintanya pindah ke Geodae karena sudah bisa mengatasi mualnya.

***

“Bagaimana kamu bisa tahu nama perusahaan rentenir itu?” tanya Woo Jin.

“Pria yang kamu temui, adalah ketuanya.”

“Tapi kamu mengenalkannya sebagai ayahmu.”

“Dia memang ayahku. Dia penanggungj jawab rentenir uang.” Woo Jin langsung sedih di dalam hatinya, kenapa hidupnya begitu terus.

***

Eun Tak kelihatannya kesel ke Ah Reum gitu.

Pak Yeo pun bilang ke Kim Sabu bahwa ia ingin mati dengan damai. Berharap Kim Sabu bisa melepaskannya.

***

Dokter Yang melihat amplop pengunduran diri dokter Park Min Guk. Tak lama, ada Pimpinan Do. Yang pun mencari Park Min Guk.

Ia ke tempat dokter Shim dan membawa surat pengunduran dirinya.

****

Eun Jae mendatangi Kim Sabu. “Sebenarnya, aku menerima telepon dari dr. Oh tadi malam. Dia memintaku ke Geodae.”

“Bagus untukmu.”

“Apa itu?”

“Kamu selalu ingin ke sana.”

“Apa Kim Sabu tidak membutuhkanku di sini?”

“Apa kamu mengharap kamu tinggal? Tidak.”

“Kim Sabu bisa memberikanku beberapa saran.”

“Jika kamu di sini, kamu akan mengalami masa sulit dan mungkin terpaksa mengorbankan impianmu. Kamu akan kebanjuran pasien dan menghisap kehidupanmu. Beban dan tanggung jawab bisa mengorbankanmu, tapi itu juga kebanggan.”

“Bagaimana jika aku ke Geodae.”

“Di sana fasilitas lebih bagus dan koneksi lebih bagus.”

“Tetap saja Kim Sabu.”

“Jangan meminta pertanyaan tentang hidup padaku. Aku tidak akan pernah bisa menjawab. Ini hanya soal pilihan yang kamu buat. Tapi, kamu akan berkembang di manapun kamu berada. Jangan ragukan dirimu. Mengerti?”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.