Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 4 Part 1

Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 4 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih.

Kim Sabu terdiam di meja operasi hingga ia membuat keputusan berat penuh resiko menurut pandangan medis.

Yang mengacau justru dokter Cha Eun Jae. Eun Jae ingin muntah dan malah meninggalkan pasien di meja operasi.

Ia lari seperti pengecut karena ingin muntah.

Kim Sabu dan Woo Jin yang meneruskan operasi yang ada.

***

Cha Eun Jae malah bersembunyi di toilet. Ia hampir memangis.

***

Menteri di taruh di ruang perawatan. Operasi telah selesai dan bisa dikatakan berjalan dengan lancar. Yang aneh justru pandangan kepala pengawal rombongan menteri.

***

Ketua Yayasan Do malah menelepon dokter Park di Geodae. Ketua yayasan mengatakan akan mengajukan dokter Park sebagai penanggung jawab menteri.

***

Setelah operasi, dokter Woo Jin malah mengomeli Kim Sabu karena tindakan beraninya.

“Ada apa denganmu? Kenapa kamu tbtb bersikap seperti dokter? Kukira kamu hanya perlu 10.000 dolar?”

“Aku tahu. Aku jauh-jauh kemari karena uang. Tapi melihat anda mengoperasi, itu membuatku takut akan mengambil garis hidup yang terkutuk lagi.”

“Siapa bilang aku garis hidupmu? Aku belum memutuskan apapun. Bahkan satu hari pun belum berlalu dari satu pekan yang kamu janjikan. Kamu belum bisa mengubah pikiranku sedikitpun. Kamu tahu itu? Berkat firasat dan keberuntunganku? Jika hanya itu yang kamu lihat. Itu artinya kamu tidak lebih baik.”

“Apa maksudnya?”

“Temukan sendiri jawabannya..”

****

Kim Sabu nampak menelepon dengan rekannya. “Aku nyaris tidak bisa menghentikan pendarahannya.”

“Jangan merendah begitu. Aku lebih tahu dari siapa pun betapa terampilnya Kim Sabu. Btw, sudah ketemu orang yang kita bicarakan tempo hari?”

“Ya. Dia di ruangan operasi denganku hari ini.”

“Dia pria yang berbakat.”

“Entahlah. Mungkin bakat adalah satu-satunya kelebihan bedebah itu.”

“Tugas kita adalah menjadikan bedebah itu dokter.” Ucap rekan Kim Sabu.

****

Kim Sabu sedang membaca artikel kumpulannya. Tentang kasus di media. Dokter Cha Eun Jae nampak mengendap-endap. Kim Sabu sadar akan hal itu.

Dan Nona Oh memergoki Cha Eun Jae yang mengendap. Akhirnya Cha Eun Jae menghadap Kim Sabu. Kejadian ini dicuri dengar oleh Nona Oh.

“Begini.. sebenarnya aku sakit perut karena roti yang kumakan tadi pagi. Seharusnya aku menjaga diri dengan baik sebelum operasi. Aku minta maaf atas kelalaianku di operasi pertama. Aku sungguh minta maaf.”

“Kenapa kamu datang kemari? Kesalahan apa yang kamu buat sampai diusir dan sampai ke sini?”

“Aku tidak diusir. Aku memilih pilihanku untuk datang ke sini.”

“Apa itu kebiasaanmu? Kamu bertele-tele. Tidak menjawab. Sulitkah mengakuinya dengan jujur? Kenapa? Apa harga dirimu akan terluka jika kamu ketahuan? Atau kamu khawatir orang akan meremehkanmu?”

“Aku tidak mengerti maksud anda.”

“Itu menjelaskan hidupmu. Mulai sekarang, kamu dilarang masuk ke operasiku. Aku tidak bisa bekerja dengan dokter yang meninggalkan pasiennya dan lari keluar.”

“Aku lari karena sakit perut.”

“Jangan berani-berani membuat alasan. Dokter tidak boleh melibatkan masalah pribadi di ruang operasi. Masa bodoh kamu sakit atau muntah karena masalah kecemasanmu. Kamu meninggalkan pasien saja sudah mendiskualifikasimu sebagai dokter. Dokter bedah jantung dengan masalah seperti itu? Kamu pikir kamu memenuhi syarat membedah jantung? Siapa yang coba kamu bunuh? Jika tidak bisa mengatasinya, berhentilah menjadi dokter.”

Cha keluar dengan berkaca-kaca. Nona Oh melihatnya.

Lanjut ke bagian 2 yaa.. klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!