Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 8 Part 1

Sinopsis Dr Romantic 2 Episode 8 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah membaca yaa.. btw, maaf telat karena miminnya lagi sakit.

Keluarga Menteri Ryu akan mengajukan tuntutan, manager Jang curhat pada dokter Anestesi dan Nona Oh.

“Dia akan menuntut Kim Sabu dan rumah sakit. Ada rekaman di operasi kedua.”

“Seo Woo Jin tidak mengatakan apapun.” Ucap dokter.

“Untuk apa Seo Woo Jin menyembunyikannya?” Tanya Nona Oh.

“Bagaimana jika Seo Woo Jin mengatakan sesuatu yang akan membuktikan tuduhan mereka?”

“Apa yang akan dikatakannya? Operasi pertama sukses besar.” Ucap Nona Oh.

Manager Jang sangat mencurigai Seo Woo Jin mengatakan hal yang bisa menyudutkan Kim Sabu. Saat mereka mengobrol, ada Seo Woo Jin datang mengambil minuman.

Mereka sedang diomongi. Seo Woo Jin minta ketiganya bicara.

***

“Rekaman operasi. Kamu sudah mengunduhnya?” ucap dokter Yang pada perawat.

“Ya. Tepat setelah operasi.” Saat itu USB diserahkan perawat pada dokter Yang.

Saat yang sama. Cha mendengar mereka. Kemudian dokter Yang berkata. “Ada yang ingin kubicarakan denganmu, dokter Cha.”

***

Akhirnya, Seo Woo Jin ditanyai Manager Jang dan yang lainnya. Sayangnya, manager tanpa babibu langsung menuduh Seo Woo Jin melakukan sesuatu yang menyudutkan Kim Sabu. Seo Woo Jin dikira melakukan kesepakatan dengan dokter Park.

Seo Woo Jin pun sangat kesal mendengarnya.

***

Seo Woo Jin kesal dan dikejar Nona Oh. Di lorong, ia bertemu dengan Kim Sabu dan langsung marah-marah dengan Kim Sabu.

Kim Sabu malah bingung kenapa Seo Woo Jin begitu kesal.

Tekanan pada Seo Woo Jin sangat besar, karena ia masih dikejar-kejar utang.

Saat masuk ke ruangannya. Dokter Cha akan bicara tapi Seo Woo Jin sedang kesal dan langsung menggunakan pelantang telinga agar tidak mendengarkan Cha bicara.

*Sebelumnya, Cha mendengar percakapan Manager Jang dan dokter Nam bahwa Kim Sabu yang mengutus Seo Woo Jin untuk ikut operasi.

Cha jadi kesal juga dan malah pergi ke UGD. Mengurus pasiennya yang tbtb mendadak keadannya parah.

****

Di UGD. Cha Eun Jae bekerja dengan sangat cekatan. Lain dengan ia yang muntah dan jijik saat membedah. Ia dengan mudah mendiagnosa dan suntik ini dan itu.

Dokter Jung In Soo yang membantu Cha di UGD.

Melihat keadaan pasien, perawat langsung menghubungi Kim Sabu.

Saat Kim Sabu datang. Para Tim di UGD sudah membuat keadaan pasien membaik.

***

“Bagaimana kamu bisa tahu itu fail chest?” Tanya Kim Sabu pada Cha.

“Aku pernah sekali melihatnya di pusat medis Geodae. Saat ada korban kecelakaan lalu lintas.”

“Kamu cukup cepat mengatasinya padahal melihatnya baru sekali.”

“Aku cepat belajar. Aku tidak bermaksud pamer.”

“Kenapa kamu di UGD saat itu? Kamu sering di UGD?”

“Bagaimana anda bisa tahu? Biasanya aku di UGD saat bertugas malam. Pasien serangan jantung biasanya datang di malam hari. Bagi mereka, waktu amat penting. Aku sangat mahir dalam CPR. Aku juga punya lisensi ACLS.”

“Kamu pernah kabur dari UGD?”

“Tidak.”

“Melihat darah.. membuat potongan sederhana dengan pisau.”

“Ya. Aku bisa melakukan semuanya di UGD. Aku tidak apa-apa selama tidak di ruang operasi.”

“Baik. Kamu boleh pergi. Pasien itu, ikuti perkembangannya. Dia pasien pertamamu.”

“Bukannya anda ingin aku berhenti jadi dokter?”

“Jika aku bilang begitu. Memangnya kamu mau?”

“Tidak.”

***

Yoon A Reum nampak resah usai memeriksa presdir Yeo. Park Eun Tak melihat dokter Yoon yang resah.

***

Nona Oh mendatangi Seo Woo Jin.

“Maaf soal tadi. Kami seharusnya tidak menanyakan hal semacam itu tanpa bukti. Kami yang salah. Sebagai orang dewasa, aku ingin minta maaf.”

“Tidak perlu. Manager Jang mungkin benar. Aku melakukan apa pun selama bisa menghasilkan uang.”

“Jika memang seperti itu, kamu akan mengejar uang alih-alih jawaban. Bukankah kamu harus menemukan jawaban?”

Lanjut ke bagian 2 ya. klik di sini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!