Sinopsis Drama Korea Children of Nobody Episode 29 Part 2

Sinopsis Drama Korea Children of Nobody Episode 29 Part 2- Episode sebelumnya bisa kamu baca di sini. selengkapnya ada di tulisan yang ini.

Setelah Woo Kyung pergi. Ibu mendengarkan suara tawa anak-anak di perapian yang membuatnya menangis ketakutan.

Rc ; bagaimana kabar ibu tirimu?

Wk ; aku mengonfirmasi kebenarannya.

Rc ; kamu melakukannya dengan baik.

Wk ; apa yang kamu tahu?

Rc; aku tidak tahu segalanya, seperti yang kukatakan, aku hanya membimbingmu. Kamu butuh keberanian saat menemukan kebenaran.

***

Sementara darah Woo Kyung dan Se Kyung diambli. Woo Kyung juga menghubungi detektif swasta untuk menggal informasi tentang Ibu tirinya yang beranak satu.

***

Ji Hun juga menemukan kebenaran bahwa Ibu Si Wan tidak membuat mode keamanan di rumahnya. Sehingga orang lain bisa berhasil masuk tanpa alarm keamanan yang menyala.

Ji Hun pun mendatangi Ibu Si Wan.

“Alarm benar-benar berbunyi sepanjang waktu. Aku hampir manjadi neurotik.”

“Anda menyimpan 200.000 dolar tunai di rumah. Anda tidak mematikan alarm dengan sengaja bukan?”

“Aku sungguh-sungguh.”

“Bagaimana perampok itu tahu kode ke brangkas?”

“Bagaimna aku tahu?”

“Suami anda yang gila uang, tidak akan memberikan kode kepada siapa pun. Bukankah begitu?”

“Aku tidak tahu.”

“Ponsel anda model baru. Belum lama keluar. Kapan anda membelinya?”

“Dua hari yang lalu.”

“Sehari setelah pembunuhan?”

“Aku kehilangan ponselku.”

“aku akan mengambil ini.”

Tak hanya ponsel. Komputer pun disita.

***

Ji Hun mendatangi Woo Kyung.

“Si Wan menghubungiku beberapa hari lalu. Mengakan dia akan pergi ke AS. Dia bilang akan pergi bersama dengan ibunya.”

“Kamu memperhatikan kondisi yang tidak biasa saat konsultasi?”

“Aku lama tidak melihat Si Wan. Orang tuanya meminta seorang konsultan baru. Meraka pikir aku menangani kasus Si Wan terlalu serius. Dia bertindak terlalu rumit untuk anak seusianya. Apakah kamu berpikir bahwa Si Wan ada hubungannya dengan RC?”

“Aku rasa itu bukan perampokan yang berubah menjadi pembunuhan.”

“Eun Ho bilang. Dia menyebut Si Wan. Dia bilang dia bingung. Karena itulah dia terjebak oleh perangkap yang kamu pasang.”

“Bagaimana adik si wan meninggal?”

“Dalam kecelakaan  mobil.”

“Ketika mengunggah cerita, bukankah kita mengatakan bahwa ada penyiksaan anak? Jika itu benar-benar RC, apa yang kita bayangkan mungkin saja mendekati kebenaran.”

Ji Hun dan dua detektif lainnya mencari tahu.nyatanya, Si Wan adalah pelaku pembunuhan adiknya secara tidak sengaja. Karena umurnya masih 10 tahun dia tidak diadili. Tapi direhabilitasi. Dan dokternya adalah Sunbae dari Woo Kyung.

***

Kini Ji Hun menanyai Dokter lagi.

“Itu hanya formalitas?” Tanya Ji Hun.

“Kami seharusnya tidak melakukannya, jujur saja.”

“Bagaimana kondisi Si Wan saat itu?”

“Tidak terlalu buruk, kematian adiknya menyakitinya. Tapi dia menjadi lebih baik saat di hanul center.”

“Rumah Si Wan dirampok. Ayahnya dibunuh.”

“Bagaimana dengan Si Wan? Apakah dia baik-baik saja?”

“Dari kamis pukul 22,00 hingga jumat pagi pukul 2,00 pagi. Apa yang kamu lakukan?”

“Kenapa kamu menanyakan itu kepadaku?”

“Saat itulah perampokan terjadi.”

“Maksudmu, aku menjadi tersangka?”

“Aku sedang menyelidiki semua orang yang memiliki kontak dengan korban. Awalnya, kamu orang AS, tapi kamu dinaturalisasi 5 tahun lalu. Kamu bisa bicara bahasa korea cukup baik. Kamu diadopsi dari korea ke amerika bukan?”

“Kamu menemukan bukti perampokkan orang korea yang dinaturalisasi?”

“Jika kamu dinaturalisasi, maukah kamu bekerja sama dengan polisi nasional?”

“Menggunakan kekuatanmu untuk mengorek privasi seseorang yang terkait dengan kasus ini. bukankah itu masalah serius? Jika kamu ingin mencari tahu, bawa surat perintah. Meskipun kamu tidak akan mendapatkannya.”

***

Keadaan Se Kyung tambah membaik. “Ketika aku pulang, ke mana aku akan pergi? Ke rumah Ibu Tiri?”

“Kenapa kamu menyebutnya Ibu Tiri? Itu tempatmu dan aku tumbuh dewasa. Kamu punya kamar di sana.”

“Aku tidak suka tempat itu. mengerikan. Terutama tempat perapiannya.” (dulunya saat Se Kyung dan Woo Kyung main petak umpet. Woo Kyung bersembunyi di perapian dan langsung dimarahi dan dihukum oleh ayah.

“Ayah juga sangat tegas soal perapian itu.”

***

Woo Kyung membawakan lauk pauk untuk Ibunya di rumah. Woo Kyung melihat perapian rumah yang ditutup kayu.

“Kenapa ini ditutup?”

“Lubang gelap itu nampak seperti mulut monster. Ibu tidak tahan. Jangan datang ke sini lagi. Ibu juga tidak tahan denganmu.”

Woo Kyung mendapatkan pesan dari RC ; Tip kedua. Fokus pada anak itu.

***

Woo Kyung didatangi Ji Hun yang menawa kasus Si Wan. “Itu bukan kecelakaan mobil? Adiknya Si Wan meninggal karena Si Wan?”

“Ya.” Ucap Ji Hun.

“Bagaimana ini bisa terjadi?”

“Mereka tidak tahan ingin mengatakannya, jadi, pasangan itu menceritakannya.tidak ada temuan bahwa ayah Si Wan menyiksa mereka. Aku bertanya-tanya apa ini hanya prasangkaku karena merasa bersalah telah memakasi situs web rahasia untuk memancing RC.”

Woo Kyung meningat tip RC untuk fokus pada “anak itu.” ia ingat Si Wan. “Tidak, aku rasa tidak. Si Wan berkata dia ingin tahu apakah jatuh dari tangga bisa membunuh seseorang? Jika adiknya, jatuh dari tangga dan meninggal, apakah dia ingin mengetahuinya? Dia juga menjatuhkan dirinya dan membuat rumah model. Sementara itu, Si Wan menunjukkan bahwa dia menyimpan adiknya di bawah tangga. Kenapa aku tidak mengerti saat itu? Detektif, bawa aku menemui Si Wan. Aku akan bicara dengannya.”

“Ya,”

Bersambung… klik di sini episode selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *