Sinopsis Drama Korea Crash Landing on You Episode 1 Part 3

Sinopsis Drama Korea Crash Landing on You Episode 1 Part 3- Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa guys.

Yoon Seri berjalan dengan haru. Mungkin tidak percaya atas apa yang ia dengar.

***

Esoknya. Nona Yoon Seri nampak akan mencoba kegiatan paralayang.

“Nona Yoon, kapan kamu belajar paralayang?” Ucap salah satu pegawainya yang kemarin melakukan presentasi.

“Aku belum bilang? Aku dapat sertifikat di Interlaken saat aku di Swiss.”

“Begitu. Kami bisa mengujinya dan memberikan laporan kepadamu. Jangan kamu lakukan sendiri.”

“Tampaknya aku akan sangat sibuk. Aku sedang buru-buru karena harus mendaki.”

“Mendaki kemana?”

“Tempat yang tinggi.” Jawab Seri.

“Di sini sudah tinggi. Adakah yang lebih tinggi?”

“Besok pagi, kamu akan melihat namaku di berita. Jangan terkejut.”

“Skandal pacaran lainnya?”

“Bukan. Ayo kita mulai…”

“Angginnya cukup kencang. Kamu sudah memeriksa ramalan cuaca. Nona Yoon yakin bisa?”

“Pak Hong. Kenapa angin bertiup?”

“aku tidak tahu.”

“Angin bertiup untuk bergerak. Bukan tetap diam. Angin harus tetap bergerak agar aku bisa terbang.”

Aksi paralayang dimulai.

Awalnya nampak tidak ada masalah.

Nona Seri berkata. “Kamu sudah bekerja keras Seri. Aku bisa terbang lebih tinggi lagi. Ini menyengkan. Lihatlah warna rumput dan laut itu…..

Dan tiba-tiba ada angin tornado.

****

Malam hari.

Zona Demilitasi korea batas utara 1000 meter.

Munculah wajah ganteng Hyun Bin dengan nama tokoh Ri Jung Hyuk. Ia ada di semacam camp. Banyak juga para tentara lainnya.

Malam itu terdengar suara tembakkan. Letnan Ri memberikan komando pada para bawahannya untuk berjaga.

Tertangkaplah beberapa pria tersangka.

“Kami dapat izin badan keamanan dan kemari untuk berburu rusa. Kami tersesat karena angin tornado itu.” Jawab salah satunya.

“Mereka melawati garis perbatasan selatan dan tertangkap basah menggali artefak budaya.” Ucap salah satu tentara.

“Bisa buktikan?” tanya kapten Ri.

Tentara menunjukkan print foto. “Ini menunjukkan tangkapan layar dari kamera kami.”

“Ada yang terluka?” tanya Ri.

“Tidak.”

“Kita sudah mengamati situasi, mari turunkan senjata. Aku bersumpah demi kehormatan negriku, kami akan menghukum mereka. Jika soal hukuman, kami, pihak utara, lebih baik daripada selatan. Kita turunkan senjata pada hitungan ketiga. Satu… dua… tiga….” pihak korut menurunkan senjata.

Tapi salah satu penyusup malah menembakkan senjata. Akhirnya terjadi baku hantam antara korut dan korsel.

Dalam suara radio berkata… “Jangan konflik dengam selatan. Segera kembali…”

Mendengar itu, Ri melepaskan mereka pergi.

*eemmm… Ri Jung Hyuk di pihak utara guys.

***

Kapten Ri memberikan salam pada atasannya. “Kompi lima bersiaga untuk transfer perampok makam yang kami tangkap saat patroli zona demiliterisasi. Kapten Ri Jung Hyuk.””

“Bagus. Ada lagi?”

“Karena tornado tadi, ada beberapa pagar kawat berduri dan pepohonan yang jatuh. Transfomator voltase tinggi untuk pagarnya tidak berfungsi. Kita harus perketat keamanan di daerah yang rusak sampai semua diperbaiki.”

“Benar. Besoknya? Pertukarannya?”

“Ya. Pak.”

“Sayang sekali, ini terjadi di hari terakhirmu. Mulai dari tornado sampai perampok makam.”

“Tidak apa-apa Pak.”

“Mereka mungkin menyebrangi garis perbatasan selatan karena salah paham. kita harus bersikap lunak.”

“Itu terjadi di zona patroli kami. Tidak bisa dianggap remeh.”

“Kamu tahu badan keamanan telah mengizinkan mereka memasuki zona demiliterisasi. Ini tidak menguntungkan jika dibahwas di penilaian akhir.”

“Jadi, badan keamanan memberi perampok makam izin menyebrangi garis perbatasan untuk mencari artefak? Itu maksudmu?” kapten Ri masih kekeuh…

Lanjut ke bagian 4 yaa… klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!