Sinopsis Drama Korea Crash Landing on You Episode 1 Part 5 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa…… gumawo pokoknya..

“Menurut hukum, penyusup harus diikat dan dihukum.” Ucap Ri.

“Diikat? Kamu mengikatku?”

“Kamu terbang kemari dengan parasut. Kami tidak bisa meloloskanmu begitu saja.”

“Lantas bagaimana jika mereka memfitnahku? Sebagai mata-mata atau agen rahasia cantik?” wkwkwkwk “Lalu menyiksaku? Dan mengirimku ke tambang baru bara aoji? Bagaimana bisa?”

“Itu tidak akan terjadi.”

“Yakin?”

“Aku tidak bisa jamin.”

“bagaimana kamu kupercaya? Kamu sendiri akan percaya?”

“Kamu percaya atau tidak percaya. Bukan urusanku.”

“Ayolah. Jangan lepas tanggung jawab begitu. Tidak akan butuh waktu lama jika aku lari. Izinkan aku pergi, ya? Aku sangat jago lari.”

Seri sudah lari dan ia masuk ke air.

“Di sana ada ranjau.” Teriak Ri.

Seri langsung mematung. “Di mana?”

“Banyak ranjau di sana. Terbawa hujan dan tidak terlihat. Aku pengawas wilayah itu. Kamu pikir bisa keluar tanpa bantuanku?”

“Aku paham. bisakah kamu tetap di sana? Kenapa kamu terus mendekat?”

“Jika tidak patuh dan bergetak. Kamu bisa kehilangan….” dan Ri bergerak hingga ada bunyi krek…

“Ada apa?” tanya Seri.

“Tidak apa-apa.”

“Kamu tidak nampak begitu.”

“Aku tidak apa-apa.”

“Kurasa kamu menginjak ranjau.” Ucap Seri.

“Tidak.” Ri menjawab dingin.

“Tidak? Kamu yakin? Kamu tidak butuh bantuanku? Cobalah berbalik. Kamu tidak bisa bergerak.”

Letnan Ri menggunakan Walkie talkienya. “Ini Elang Burung….” karena licin. Ri menjatuhnya walkie talkienya. Wkwkwk. Jadi romcom guys.

“Ini merpati menjawab…” ada suara di walkie talkie yang tenggelam di air. Yoon Seri pun mengambilnya.

“Terima kasih.” Ucap Ri.

“Jangan berterima kasih. Aku tidak akan memberikannya.” Jawab Seri.

“Jangan lupa aku punya pistol.”

“Jangan lupa, jika kamu menembakku, kamu kehilangan orang untuk membantumu. Omong-omong, aku tidak tahu banyak soal daerah itu. Apakah ahlinya juga suka menginjak ranjau? Jika berdiri seperti itu, kamu bisa kebas.”

“Aku tidak apa-apa.”

“Baiklah. Jika terus bilang tidak apa-apa. Jadi, aku pergi saja. aku punya banyak urusan. Sampai jumpa.”

“Baiklah. Setidaknya tinggalkan itu.”

Walkie talkie ditarud di air. “Ini akan mengalir ke arahmu. Aku butuh waktu untuk kabur juga. Kamu paham, ‘kan? Aku juga dalam masalah besar, aku tak punya waktu mengkhawatirkan orang lain. Dahh… jangan menembak dari belakang. Itu licik.”

“Kamu lihat kotak persegi di depanmu?”

“Ya.”

“Itu ranjau PMD.

“Ahh kenapa di sini banyak ranjau.”

“Tetaplah di tepi sungai. Perlahankan langkahmu.”

“Aku mau jujur karena kita tidak akan bertemu lagi. Wajahmu tipe kusukaanku.” Wkwkwkkw saeeeeeeee Seri yaakkkkkk ngombal di tengah ranjau!!! “Jika negera kita bersatu. Mari kita bertemu lagi.”

“Beraninya kamu becanda… di situasi segenting ini?”

“Btw, ke mana arah selatan?”

“Terus ikuti jalan. Kamu akan bertemu percabangan. Lalu, ambil kanan.”

“Bisakah kamu dipercaya?” tanya Seri.

“Jangan tanya. Putuskan saja sendiri. Aku sudah menjawab.”

“Kapten Ri… apakah semuanya baik-baik saja?” tanya tentara lainnya dari kejauhan.

“DI SINI!!!” TERIAK RI.

Kemudian Nona Yoon pun lari.

***

“Kapten Ri, aku mencarimu.”

“Kabari pasukan untuk mencari orang mencurigakan di wilayah ini. “

“Apakah ada penyusup? Atau mata-mata?”

“Wanita korea selatan yang tidak sengaka masuk. Tangkap tanpa menembaknya. Sampaikanlah.”

“Baik.”

***

Perintah lewat radio diberikan pada tentara lain. Sayangnya, karena malamnya mereka mabu-mabuan. Sambil nggak sadar gitu mendengarnya.

*jangan-jangan dengernya suruh nembak lagi.

Prajurit tadi mendekati Ri kembali. “Kapten Ri, kamu baik-baik saja? kamu….. jangan khawatir. Aku akan memanggil korps.

“Kenapa bukan kamu saja? letnan pertama Park? Pernah menjinakkan ranjau?”

“Hanya sekali saat perekrutan.”

“Aku percaya padamu.”

“Aku akan berusaha, Pak.”

“Tunggu. Kamu melakukannya dengan tangan kosong? Kamu harus menggunakan pin ini.” Ri memberikan pin miliknya.

“Baik Pak.”

“Ah hati-hati. Jika tidak dikeluarkan dengan benar, kamu bisa mengenai sumbu.” Park ketakutan gitu. Wkwkwkkwwk….

Ngeri-ngeri sedap.

Dan proses penjinakkan pun selesai.

Masih harus lanjut ke bagain 6 guys. klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!