Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 20 Part 2

Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 20 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Untuk selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah sabar menunggu yaaa…

Hong Tim Jang masuk ke dalam ruang interogasi.

“Aku sedang kesulitan keuangan dan meminta nenek suri sebagai bantuan. Dia mengatakan tidak kepadaku. Aku sangat kecewa kepadanya, jadi aku bertindak gegabah malam itu.”

“Mengapa kamu membuat Permaisuri menjadi tersangka?”

“Aku cemburu. Aku yang melayaninya selama ini. aku benci bahwa Permaisuri disukai nenek Suri.”

Sunny melihatnya dari ruang kaca sebelah.

“Itu tidak benar. Kenapa dia mengatakan semua itu?”

Detektif masuk ke ruang Sunny berada dan melepaskan borgolnya.

“Karena pelaku sebenarnya mengaku. Kamu bisa pergi.” Gilakkk gini doang lu kerjaaaa????

“Nona Hong bukan pelakunya. Dia berbohong. Izinkan aku berbicara dengan Nona Hong, aku harus mengatakan sesuatu kepadanya.”

“Dia tidak ingin menemuimu. Tolong pergi saja untuk sekarang.”

Sunny keluar dan menanggil Nona Hong yang sedang dikawal 2 polisi di lorong.

“Nona Hong. Ini tidak benar. Pelaku sebenarnya adalah orang lain. kamu tidak pernah melakukan hal seperti itu. mengapa kamu memberitahu dia kebohongan itu?”

“ayo pergi sekarang.” Nona Hong tidak ingin bicara pada Sunny.

***

4 bajiangan berkumpul. Ada Min Yu Ra, Lee Hyuk, Ibu Suri dan Putri.

“Hong Tim Jang pelakunya? Bagaimana itu bisa masuk akal?” Ucap Lee Hyuk.

“Benar. Bagaimana bisa dia membunuh nenek?” Ucap So Jin.

“Nona Min, bagaimana kamu membiarkan ini.” Emak Suri keceplosan.

“Permasuri pasti mengancamnya. Dia lebih licik daripada yang terlihat.” Lee Hyuk sok iye.

“Untungnya, sebagain besar orang nampaknya tidak mempercayainya. Ini mungkin bumerang baginya, kita tunggu saja.”Ucap Yu Ra.

“Menunggu tidak akan menyelesaikan masalah. Pergi dan lihat Nona Hong sekarang. jangan biarkan dia tidur. Lakukan apapun yang membuatnya menarik pengakuannnya. Bahkan jika kamu harus mencincangnya.” Yaaaaaa ampun mulutmu tuhh yang harusnya di cincang mak Suri.

“Aku akan mengirim orang yang cocok untuk pekerjaan itu.” Ucap Yu Ra.

Na Wang Shik masuk ke dalam ruangan. So Jin udah seneng tuh… ahhh cieee.

“Yang Mulia. Tolong lihat ini.” teryata ada video yang sedang viral berjudul Kaisar punya dua wajah… iyaa dua wajah satunya wajah suneo. Wkwkwk.

“Dua wajah kaisar Lee Hyuk?” So Jin ikut melihatnya.

Video di play semacam rekaman suara antara Lee Hyuk dan Yu Ra.

“Apa maksudnya ini Yang Mulia? Ari adalah anakmu?

Siapa yang bilang? Jangan ikut campur.

Bagaimana aku tidak ikut campur. Dia anakmu!!!!

Aku tidak pernah menganggapnya anakku.

Walaupun kamu mengabaikannya. Tetap saja hal itu benar. Dia anakmu satu-satunya. Itu sebabnyak kamu tetap menyimpan Kang Hee di sisimu selama ini? apakah kamu menjaga wanita itu ke istana dan membuatnya menjadi pengasuh? Yaa bukan?

Semuanya sudah berlalu. Dia dan ari tidak ada hubungannya denganku.

Lalu cepat usir mereka. Itu meninggungku dan sangat menjijikan.

Nahh percakapan yang itu. yang sampai Min Yu Ra ditodong pistol. Ingat??? Suara ini pun viral.

Lee Hyuk marah. “Siapa yang melakukan ini? siapa yang melakukan ini kepadaku?”

“Ini Permasuri. Dia adalah orang yang menyadap ruanganmu. Dia pasti datang ke kamar Kaisar untuk mengambil ini.” Ucap Ibu Suri.

“Hapus rekaman ini. tangkap siapa saja yang menyebarkan percakapan.”

Ijah berkata. “Tenanglah Yang Mulia. Jika kita tidak berhati-hati, publik mungkin akan bereaksi lebih lagi.”

Kini So Jin yang marah. “Kamu bilang kamu bukan selirnya!!!! Dan kamu masih cemburu. Apakah kamu tidak tahu bagaimana caranya menjaga ucapanmu sendiri????”

“Jika kita tidak melakukan apa-apa. Keluarga kekaisaran akan dalam bahaya. Kita harus menangani ini dengan segala cara.” Ucap Ibu Suri.

“Aku tidak tahu bahwa Permasuri akan mengambil langkah sejauh ini. di mana dia?” Lee Hyuk bertanya.

***

Oh Sunny masih ada di kantor polisi dan pers menunggunya.

“Oh Sunny Sshi… tolong berikan komentar!!!”

Saat Sunny sedang bengong. Ayah dan Hel Ro pun menyeret Sunny.

“Hel Ro, bagaimana kamu bisa sampai di sini?”

“ada wartawan di mana-mana termasuk rumah kita.”

“Ayo keluar dulu.” Ucap Ayah.

***

Mereka bertiga sudah masuk ke dalam mobil.

“Pak Lee punya rumah untuk kita tinggal beberapa hari. Ayo pergi ke sana sementara waktu.” Ucap Ayah.

“Ohh iya. Siapa yang mengunggah rekaman hebat itu? apa? Apakah Unnie sudah tahu?”

“Jangan-jangan kamu sudah tahu? Apakah itu kamu?” Tanya Ayah.

“Ini baru permulaan. Aku akan menggemparkan publik dengan memperlihatkan wajah istana yang sesungguhnya.

Hel Ro tiba-tiba di pepet dua mobil van. Mereka diculik.

***

“Di mana aku? Lepaskan aku sekarang!!!” Ucap Sunny yang diikat dan matanya ditutupi.

“Apa yang kamu lakukan bajingan!!! Disuruh siapa kalian?” Ucap Hel Ro.

“Anak-anak diamlah. Jangan memprovokasi mereka. Jangan katakan apapun.” Ayah tetep cemen dari awal.

Na Wang Shik datang dan memberikan aba-aba. Penutup mata Sunny pun dibuka.

“Kamu? apa yang sedang kamu lakukan? Kamu akan menyakiti keluargaku sekarang?”

“Apakah kamu memasang penyadap di ruangan kaisar?”

“Kenapa? apa dia takut? Orang-orang harus tahu siapa monster itu.”

“Mulailah.” Ucap Na Wang Shik memberikan aba-aba.Hel Ro dan Ayah pun diseret. Mereka dimasukkan ke dalam kotak besar yang terbuat dari besi.

“Hel Ro… ayah… hentikan!!!”

“Ini adalah surat cerai. Tolong tanda tangani di sini.dan beri aku rekaman aslinya. Ini adalah satu-satunya cara kamu bisa menyelamatkan keluargamu.”

“Tidak. Tidak mau. Aku akan mengungkapkan semuanya. Apa yang  dilakukan Lee Hyuk padaku dan mendiang Soo Hyun.”

Na Wang Shik memberikan aba-aba lagi. Bensin mulai disiramkan ke tempat Ayah dan Hel Ro dikurung. Api pun sudah dinyalakan.

“Sunny. Selamatkan kami.” Ucap Ayah.

Sunny akhirnya menyerah. “Baiklah. Aku akan menandatanganinya. Kenapa aku ingin menikah dengannya? Aku akan meceraikannya 100 kali atau bahkan 1000 kali.”

“Bagaimana dengan rekaman aslinya.”

“Aku akan memberikannya. Tolong jangan bunuh mereka.”

“Lalu tanda tangani suratnya. Dan kamu pergi ke LN dengan keluargamu.”

“Aku akan melakukan apapun yang kamu katakan. Tapi keluarkan Hong Timjang. Dia bukan pelakunya, aku akan menandatangani surat-surat itu dan memberikanmu rekamannya.” Sunny merengek.

“Berhenti.” Api pun dipadamkan.

***

Di sebuah taman, Sunny bertemu dengan Pak Byun.

“Yang Mulia. Apakah kamu baik-baik saja?”

“Tidak. Aku baik-baik saja. apakah kamu membawa rekamannya? Tolong berikan kepadaku.”

Sunny mendapatkan rekaman itu kembali. “Aku akan menceraikan Lee Hyuk. aku akan pergi sejauh mungkin dari istana dan hidup bersembunyi dengan keluargaku.”

“Yang Mulia.”

“Nenek sudah meninggal. Nona Hong di penjara. Keluargaku juga dalam bahaya. Jangan mengharapkan apapun dariku Tuan. Aku akan pergi jauh. Terima kasih sudah membantu selama ini.”

Sunny pun pergi begitu saja. kayak mantannya mimin.

Berlanjut ke bagian 3 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *