Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 38 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Untuk selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini.

Kilas balik saat Sunny bicara dengan Bin.

“Aku akan membiarkan dia membodohiku. Akan kuladeni dia. beri tahu Hyuk.”

“Hyuk?”

“Aku yakin Ibu Suri akan menggunakan media. Kita harus menggunakan seseorang yang bisa mengentikan itu. seseorang yang memiliki uang dan kekuasaan seperti dia.”

***

Bin melaporakan pada Hyuk.

“Dia menyuruhmu kabur bersama Permaisuri malam ini?”

“Ya. karena dia memanggil paparazi, kurasa dia berniat menjadikan ini skandal besar. Aku berusaha sebaik mungkin mengalihkan dia.”

“Tidak. Akmu tidak boleh mengemudikan mobil itu. aku yakin dia ingin membunuhmu.”

“Apa maksud anda?”

“Dia juga melakukan ini tujuh tahun lalu. Hanya demi menyingkirkan permaisuri So Hyun. tidak akan kubiarkan hal ini menimpamu. Serahkan saja padaku, Woo Bin.”

***

Ketika Nona Choi memotong kabel. Orang-orang Hyuk mengganti mobilnya dengan mobil yang sama persis. Kemudian mengganti plat-nya.

Saat terjadi aksi kejar-kejaran. Bin bisa menghindar dengan mobilnya. Hyuk berperan sebagai pengancam paparazi yang mengejar Sunny.

Hyuk dan para kawanannya mengepung mobil paparazi dan menggunakan dua pistolnya untuk menembak.

“Jika kalian mau hidup, ikuti perintahku.” Ucap Hyuk.

***

Mak Lampir masih marah. “Bisa-bisanya kalian menipuku dengan mengatakan seseorang mati? Kalian tidak sadar sedang berhadapan dengan Ibu Suri? Kalian berdua! Apa yang ada di benak kalian?”

Sunny menjawab. “Anda tidak syok mendengar aku mati, tapi anda sangat syok mengetahui hal ini.”

“Tutup mulutmu. Beraninya…”

“Jangan menyangkal lagi.” Bin menyalakan rekaman obrolannya saat Mak Lampir memintanya kabur dengan Sunny.

Mendengarnya, Mak Lampir menarik kerah Bin. “Chun Woo Bin, beraninya kamu! sudah berapa lama kamu berencana mengkhianati aku?”

“Aku tidak pernah memercayai anda, Ibu Suri.” Mak Suri akan menampar Bin yang langsung dicegah oleh Sunny.

“Anda juga melakukan ini kepada permaisuri So Hyun? bagaimana nasib pengawal itu? namanya Kang Joo Seung, bukan?”

Reporter bertanya. “Katakan yang sebenarnya. Anda sungguh memalsukan skandal permaisuri? Teganya anda melakukan hal sejahat itu?”

Mak Lampir berteriak. “Nona Choi, kamu sedang apa? Usir semua reporter itu!!! yakkkk… dengar baik-baik. Jika ada salah satu saja yang ditayangkan, aku akan membunuh kalian semua!”

Sunny mengetuk bahu Mak Lampir.“Anda harus menjaga ucapan anda. Nanti orang-orang ketakutan.”

“Aku bebas mengatakan apa pun! Jangan ikut campur!”

dan Sunny menunjukkan kamera siaran langsung. Nona Choi kalap. “Mama… Permaisuri sedang siaran langsung!!!”

“Anda tidak perlu membantu acaraku sejauh ini. terima kasih.” Ucap Sunny. “Akan cukup sulit memperbaiki kejadian ini. Yang Mulia.”

Mak lampir benar-benar dipermalukan hingga menutupi mulutnya.

***

Di sela-sela keributan. Ijah menjawab telpon dari Pak Joo.

“Kamu sudah menemukan sesuatu mengenai Chun Woo Bin?”

“Aku sudah menyelidiki sekolah dan teman-temannya,tapi tidak ada yang mengenalnya.”

“Apa maksudmu?”

“Di catatan sekolah dan foto kelulusan, tidak ada yang mengingatnya.”

“Jangan-jangan…”

***

Nona Choi baru saja keluar dari ruangan Hyuk dan melapor pada Mak Suri yang menunggu di depan pintu. “Kaisar tidak mau menemui anda dan menyuruh anda pergi.”

“Aku sendiri yang akan menemuinya…. Yang Mulia, semua ini adalah kesalahan besar. Ibu akan menjelaskan semuanya. Ayo bicara secara langsung.”

Sunny mendekati Mak Suri. Mak suri langsung bicara. “Kita lihat saja bagaimana nasibmu, setelah melakukan hal ini kepadaku.”

“Ini baru permulaaan, jadi, persiapkan diri anda.”

Mak Suri mewek dan pergi.

***

Sunny menghadap Hyuk.

“Apa kamu terluka? Permaisuri?”

“Tidak. Berkat kamu. aku pasti dalam bahaya andai kamu tidak membantu. Terima kasih.”

“Aku tidak pantas menerima ucapan terima kasih. Ibuku merencanakan semuanya.” Hyuk memeluk Sunny.”Aku akan melakukan segalanya semampuku. Jika ini demi melindungimu, aku akan melompat ke lubang api?” *hhhaaaaaa udah jadi lumba-lumbaaaa diaaaa.

“Kamu tidak perlu melompat ke lubang api.jadi, katakan saja yang sebenarnya. Kenapa nenek suri meninggal? Siapa yang meracuni makanan yang diberikan kepadanya? Bagaimana permaisuri So Hyun terjatuh ke kolam? Sebagai kaisar, harap tangkap pembunuhnya. Setelah itu, aku baru bisa tinggal di istana ini.”

Sunny pun pergi.

Hyuk berkaca-kaca. “Permaisuri, apa yang harus aku lakukan? Aku takut kamu meninggalkanku. Jika mengetahui kebenarannya.”

***

Mak Lampir nangis dan mengacak barang-barang kayak boocah…. dia mengomel pada Nona Choi kek orang gila.

***

Sunny latihan bela diri lagi. Kali ini, Bin tidak memperbolehkan Sunny istirahat sama sekali. Bin sangat menekan Sunny untuk latian. Karena dia sadar hanya punya waktu 3 bulan lagi.

Karena lelah Sunny langsung masuk ke kamarnya. Bin nampak galau terduduk di depan kamar Sunny. Hyuk yang membawa nampan makanan melihat Bin dengan pandangan mata sedih ke arah pintu kamar Sunny.

Kali ini, Hyuk bisa menduga bahwa Bin benar-benar menyukai Sunny.

***

Bin sedang melihat anak buahnya latihan. Ada salah satu pengawal yang mengatakan pada Bin bahwa Sunny pingsan di kamarnya.

Panik.

Bin langsung menuju kamar Sunny.

***

Di kamar Sunny ada Hyuk.

“Peya…”

“Kepala Chun kamu terus mencari istriku?”

“Kudengar permaisuri pingsan.”

Hyuk menaruh figura foto dirinya, Ari dan Sunny sambil tersenyum. Tapi wajahnya jadi galak lagi saat melihat Bin.

“Sejak kapan kamu mengkhianatiku? Chun Woo Bin?”

Kemudian para penjaga lain yang jumlahnya banyak menodongkan pistol pada Bin.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Komentar HAH!!!!

Komentar saya sama kek kemarin. Rasa kecewanya masih sama. Pernah nggak sih. kamu dikagetkan dengan sesuatu. Terus besok-besoknya kayak nggak ada apa-apa yang terjadi?

Beginilah yang saya rasakan saat nonton episode ini belakangan. Saya kecewa, lagi-lagi. Kebayang nggak? Orang yang menjilat kulit kerang. Terus selanjutnya pakai dua pistol buat nembak sana dan sini? yhaaaa… itu Hyuk. saya nggak bilang kualitas aktingnya buruk. Sama sekali nggak. Hanya saja. penokohannya jadi terkesan mainan penulis aja? Buat apa? Bikin penonton kasihan sama Hyuk? tanpa membuat Hyuk jadi kayak bego. Aslinya saya simpati kok sama peran kaisar. Karena cuma jadi boneka.

Nggak kebayang aja. kalau Hyuk tahu Sunny dan Bin juga mengkhianati dia. Akan sehancur apa Hyuk? Ingat masalah dana gelap Ibu Suri atas nama So Jin? Itu kayak terlupakan gitu aja kan? Ingat kematian nenek? Ingat polisi yang sama sekali nggak ada tindakkan? So. Drama ini makin over aja.

kenapa jadi kayak sinetron???  Kenapaaaaaaaaaaaa….. Saya sudah nonton dari kemarin, dan males banget buat sinopsisnya karena memang. Ohh yaaaahh  begini. Apaan lagi. Masalah apa lagi yang ditumpang tindihkan lagi? Gimana malam minggu kalian? Coba mimin nggak jomlo. Pasti nggak akan posting deh. Hiks…