Sinopsis Golden Garden Episode 12 Part 2

Sinopsis Golden Garden Episode 12 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa... terima kasih sudah membaca sinopsis dimarih yaaa.

Eun Dong Ju bermimpi buruk, dia dan ibunya mengalami kecelakaan di masa lalu. Bukan hanya Eun Dong Ju, tapi juga Cha Pil Seung yang memimpikan kejadian kecelakaan yang merenggut ayah dan ibunya.

***

Nenek membawa minum cucunya yang bermimpi buruk. “Sudah hampir 30 tahun. Sudah saatnya kamu melupakan itu. Kenapa kamu tidak bisa melupakannya? Setiap hari peringatan kematian orangtuamu tiba, kamu menjadi orang setengah gila.”

Pil Seung diam saja.

****

Saat makan pagi bersama Mid Eun dan Sarang. Eun Dong Ju bercerita. “Di dalam kehidupan ini ada beberapa kenangan yang tidak bisa kamu lupakan. Rumah yang kutinggali saat aku kecil, keluargaku, dan wajah ibuku. Aku sudah melupakan semuanya. Sekeras apapun aku berusaha, ada kenangan yang tidak bisa kulupakan.”

“Apa itu?” tanya Sarang.

“Kenangan yang sangat menakutkan. Jadi, pada waktu ini tiap tahunnya. Aku selalu bermimpi buruk.”

“Apakah sakit di sini?” tanya Sarang. Dan sarang dengan baik hatinya memberikan permen pada Eun Dong Ju.

****

Cha Pil Seung sendiri, untuk menenangkan hatinya yang galau, ia melakukan olahraga.

***

Pil Seung pun kembali ke rumah Mid Eun dan Sarang. Saat itu masih ada Eun Dong Ju yang sedang mencuci baju.

Dan yaaahh seperti biasanya pada drakor, Pil Seung membantu Eun Dong Ju menginjak-injak cucian dan terjadi kejadian kayak begini…

***

Kembali ke Ibu Jin yang melamun, kemudian anaknya datang menghadap.

“Saat kakekmu menyerahkan kekayaannya pada Ibu, dia meminta Ibu melakukan sesuatu. Untuk berbisnis dengan kejujuran. Kebohongan itu seperti salju. Makin dibiarkan menggelinding, makin besar jadinya. Ibu terjaga semalaman memikirkan ini. ibu akan tanya sekali lagi, apa ada sesuatu yang kamu sembunyikan dari Ibu? Ini kesempatan terakhirmu. Jujurlah kepada Ibu.”

“Omma. Aku memang bukan putra yang cukup baik untuk Ibu. Maaf karena aku tidak sesuai dengan harapan ibu dan membuat Ibu sedih. Tapi, tolong percayai aku sekali ini saja dan restui pernikahanku. Aku tidak akan pernah mengecewakan ibu lagi.”

Joon Ki pun berlutut. “Percayalah padaku.”

“Kamu bilang nama Ibunya Hannah? Hubungi dia.” Ucap Ibu Jin mengambil ponselnya.

“Omma.”

“Lebih baik segera mengakhirinya. Hubungi dia.”

***

Kemudian Emak Jahara dan Sabina pun bergibah karena sudah dihubungi Joon Ki,

“Ibu sudah menunggu teleponnya.”

“Kelihatannya tidak bagus. Dia tidak akan bersikap baik pada Ibu.”

“Jangan khawatir. Kali ini ibu jahar dia dengan selayaknya.”

“Bagaimana caranya?”

Emak membuka laci dan mengambil sesuatu. Kumpulan kliping mengenai kehidupan Ibu Jin.

“Sudah kubilang, hubungan antara keluarganya dan kita sudah lebih dari 30 tahun.”

“Bagaimana ibu bisa mengenalnya?”

“Kamu. 28 tahun lalu. Taman emas. Kamu ingat itu?”

“Taman emas? Festival kunang-kunang?”

“Kamu ingat.”

Sabina seakan mau menangis. “Ibu melarangku membicarakannya. Kecelakaan itu dan Eun Dong Ju.”

“Benar. Orang yang membuat taman emas, adalah pimpinan Jin. Selagi ibu ingat-ingat, inilah harinya, hari kita pergi ke taman emas.”

***

Di rumah Sarang, Cha Pil Seung mendengarkan Eun Dong Ju menyanyikan lagu yang tidak asing baginya.

“Kamu. Bagaimana kamu tahu lagu ini? 28 tahun lalu, taman emas. Festifal kunang-kunang. Bagaimana kamu tahu?” Pil Seung sangat marah.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Komentar dulu…

Untuk kelanjutannya, sinopsis akan dibuat di sini yaaa guys, jadi langsung aja nanti ke sini untuk tahu upadaten sinopsisnya.

Entah kenapa saya merasa drama ini bakalan nambah ruwed aja. Wkwkwk. Sekarang tema besarnya mulai diangkat, yaitu tentang Golden Garden. Sesuai dengan nama dramanya. Kaitan antara keluarga Jin, Choi dan Eun yang entahlah.

Kedepannya saya akan menulis sinopsis sampai semampunya saja ya. Wkwkwk.

Beberapa kritik tentang drama ini adalah drama ini menggunakan konflik yang agak terlalu general dalam sebuah drama. Seperti;

  1. Ibu buang anak. entah sudah berapa ibu yang buang anaknya di sini. Menyebabkan konflik tentang kejelasan asal-usul.
  2. Tentang perselingkuhan. Ada kisah Nona Han dan Tuan Choi yang melukai Nona Jin.
  3. Tentang supir Lee.
  4. Kisah lama yang terkait semenjak masih kecil. Tentang Eun Dong Ju dan Pil Seung.
  5. Dendam kesumat. Tentang Emak Hannah yang dendamnya sampai nyetiri hidup anaknya sendiri.
  6. Cinta buta. Ada pada karakter Joon Ki. Dan entah kenapa saya malah nggak suka ya? Karakternya terlalu lemah gitu. Denger berita ada ponsel supir lee aja sampai kayak gitu. Yang paling nggak sukanya adalah, Joon Ki gampang disetir Sabina.
  7. Tentang kecintaan terhadap harta. Ada ibunya sarang, juga Sabina dan Ibunya.

Apalagi?

Ada yang bilang dramanya sampai 42 episode. Ada yang bilang 60. Nggak tahu mana yang bener. Saya jalani aja. Semampunya ya. Hahah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!