Sinopsis Golden Garden Episode 13 Part 1

Sinopsis Golden Garden Episode 13 Part 1 – Episode sebelumnya di sini yaaa… untuk link selengkapnya kamu bisa kepoin di sini. Terima kasih dan selamat membaca ya. Kita kembali ke percakapan Sabina dan Ibunya yaaa… tentang golden garden.

“Apakah kamu ingat tentang kecelakaan itu?” Tanya Emak pada Sabina. “Tidak apa-apa. Jujurlah pada Ibu. Apa kamu ingat?”

“Ibu tahu apa yang orang bilang. Mereka bilang hidup anak perempuan sama dengan ibu mereka. Melalui kecelakaan bersama Joon Ki, aku sadar untuk selamanya bahwa ibu dan aku memiliki takdir yang sama.”

“Takdir yang sama?”

“Aku melakukan dosa yang sama dengan Ibu 28 tahun lalu. Kecelakaan tabrak lari itu.”

***

Kilas balik. Saat itu, Emak membawa mobil dengan Dong Ju dan Sabina. Sabina duduk di depan dan Dong Ju duduk di belakang. Saat itu Dong Ju menyanyi dan mendengarkan radio. Tbtb Emak mematikan radio dan putar balik.

“Omma mau ke mana?” tanya Dong Ju.

“Kukira kita akan ke Seoul.” Ucap Sabina.

“Sabina. Dengarkan baik-baik perkataan ibu ini. ibu sudah memikirkan ini. sepertinya ibu tidak bisa membawamu ke Seoul.”

“Omma…”

“Ini demi yang terbaik. Dong Ju, kamu akan ke Seoul bersama Ibu. Sabina, kamu akan tetap di sana bersama Ayah dan Bibi.”

“Tidak.” Sabina menangis dan menarik tangan ibunya yang menyetir.

“Sudah Ibu bilang. Ibu tidak bisa membesarkanku. Ini semua untukmu.”

“Tidak. Aku tidak akan berpisah dengan Ibu. Aku akan ikut dengan Ibu!”

“Jangan bergerak. Ini berbahaya.” Sabina yang dari kecil emang kurang ajar malah menggigit tangan Ibunya. Emak hilang kendali saat ada mobil di depannya.

Kecelakaan terjadi.

Mobil yang dinaiki Emak dan dua putrinya menyamping jalan. Sementara itu mobil satunya malah terbalik. Setelah memastikan kedua anaknya baik-baik saja. Emak keluar dan melihat mobil terbalik.

“Ottoke, dia pasti mati.” Ucap Emak melihat mobil terbalik.

Tak lama. Ada mobil lain berwarna putih yang melintas.

***

“Dewa menyelamatkan Ibu. Meski ada saksi mata, tapi ibu tidak pernah ketahuan.” Ucap Emak pada Sabina.

“Ini semua grgr aku. Seharusnya aku tidak menangis dan membuat keributan saat ibu menyuruhku akan kembali. Ini semua salahku.”

“Tidak. Tidak. Itu tidak benar. Ini bukan salahmu. Ini semua salah ibu. Salah ibu menemui bajingan itu. Salah ibu meninggalkanmu di sana. Salah ibu bertemu ayah Dong Ju karena ibu ingin pindah. Ini semua salah ibu. Ibu yang harus disalahkan. Jika dewa ingin menghukum ibu, biarlah. Jadi, jangan khawatir.”

“Omma…”

“Sudah kubilang, kebahagiaanmu satu-satunya yang membuat ibu merasa lebih baik. Ibu melewati itu dan sampai sejauh ini. jadi, kamu pasti bahagia.  Harus. Mengerti?”

****

Di sisi lain, Cha Pil Seung yang di kamar mandi, dia mengingat kejadian 28 tahun lalu. Ia pergi bersama ayah dan ibunya. Kecelakaan terjadi.

Kemudian Pil Seung keluar kamar mandi dan mendengarkan Eun Dong Ju menyanyi lagu golden garden.

“Kamu, bagaimana tahu lagu itu?” Cha langsung menarik tangan Eun. “28 tahun lalu, Golden Garden. Festival kunang-kunang. Bagaimana kamu tahu?”

“Sakit.”

“Katakan sekarang juga.”

“Entahlah. Aku tidak ingat. itu hanya lagu yang kunyanyikan saat kecil. Kenapa?”

“Katakan!!! Beritahu bagaimana kamu tahu. Katakan sekarang!”

“Ada apa? Kenapa kamu sangat penasaran?”

“Hanya orang-orang yang datang ke Golden Garden, festival kunang-kunang, yang tahu lagu itu.”

“Golden Garden? Festival kunang-kunang? Apa itu?”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!