Sinopsis Golden Garden Episode 29

Sinopsis Golden Garden Episode 29 – Episode sebelumnya di sini. Di sini kalau mau tahu selengkapnya. Btw, kalau drama ini masuk 32 episode selesai. Ini minggu terakhir. Nyatanya nggak. Masih banyak. Wkwkwkwk.

Sekretaris Han memang memberikan foto Sabina, Dong Ju mendesak apakah Han tahu hubungan Sabina dan dirinya. Sekretaris Han hanya mengatakan tidak ada rahasia yang disimpan selamanya, dan petunjuk mengenai siapa Eun Dong Ju, kuncinya ada di Sabina.

***

“Adakah petunjuk lain tentangnya?” tanya Pil Seung saat mendapatkan foto Eun Dong Ju.

“Semua orang mengenal Ibunya. Julukannya adalah setir. Dia mendudukkan putrinya di kursi penumpang dan membawanya ke berbagai akademi. Ibunya ingin Eun Dong Ju bersekolah di Parsons School of Design. Dia sangat tegas terhadap putrinya.”

“Kurasa itu maksudnya Ibu Sabina.” Bisik Ki Young.

“Seperti apa hubungannya dengan Lee Sung Wook?”

“Aku terkejut mendengar mereka tinggal bersama. Dong Joo kabur dari Ibunya dan tidak punya tempat tujuan. Dia menerimanya. Pria itu sangat baik dan tidak pernah menyebabkan masalah.”

“Dia tidak pernah menyebabkan masalah? Baiklah…”

***

Ibu Jin dirawat di rumah sakit. Kemudian Nona Han disuruh datang.

“Maafkan aku, Pimpinan.”

“Apakah kamu tahu alasanku memanggimu kemari? Aku ingin memastikan apa aku bermimpi. Aku ingin memastikan apakah ini mimpi buruk. Jika benar, aku ingin bangun. Kamu satu-satunya teman yang bisa aku andalkan. Teganya kamu…” Ibu Jin menangis. “Mulai saat ini kuanggap kamu sudah mati. Jangan muncul di depanku lagi.”

***

Setelah keluar, Nona Han bertemu Sabina. “dengarkan baik-baik. Tidak ada yang namanya kebahagiaan jika kamu penuh kebohongan.”

“Apa maksudmu?”

“Kamu melanggar janji kita. Sebagai balasan merahasiakan identitasmu, kamu bilang tidak akan memberi tahu Pimpinan tentang aku.”

“Bukan aku.”

“Itu ulah Ibumu. Kamu pasti akan membayar karena telah melanggar janji. Aku pastikan itu.”

****

Mid Eun dan Sarang ada di rumah Nenek. Pil Seung pun melihat Mid Eun melakukan seni memotong kertas.

“Ini buatanmu?”

“Ya. Ini disebut seni memotong kertas.” Pil Sung makin curiga Sabina adalah Ibu Mid Eun.

***

Sabina marah pada Ibunya. “Ibu sudah gila? Aku memohon kepada Ibu, keluarga Joon Ki sudah bahagia. Kenapa Ibu melakukan ini? karena Ibu, keluarga kami kacau.”

“Keluarga kami? Kamu sudah memberikan hatimu kepadanya? Sehebat apa Joon Ki, jangan berikan segalanya. Jika kamu memberikan semuanya, kamu akan mudah dikhianati.”

“Itukah alasan Ibu menyingkirkan Nona Han? Ibu tidak peduli pada keluarga itu.”

“Bukankah kamu bilang dia tahu kamu Eun Dong Ju? Jadi, kenapa kamu membiarkannya tetap di sana? Kita harus menyingkirkan dia sebelum dia mengungkap semuanya.”

“Ibu tahu dia bilang apa sebelum pergi? Tidak ada yang namanya kebahagiaan jika kamu penuh kebohongan. Kamu pasti akan membayar karena telah melanggar janji. Ibu pikir aku akan aman karena dia telah mengutukku?”

“Kamu bodoh? Kenapa hanya diam dan mendengarkan? Seharusnya kamu menghabisi dia saat itu juga!”

“Hidupku akan hancur karena Ibu.”

“Ibu akan memastikan Nona Han agar tidak mengoceh lagi.”

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *