Sinopsis Golden Garden Episode 32

Sinopsis Golden Garden Episode 32 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaaa… minggu kali ini, pas di episode 32, sinopsis kali ini hanya rekapan saja.

Joon Ki berkata pada Nona Han akan memecat Eun Dong Ju dan memilih sekretaris yang lebih mumpuni. “Kamu tahu kenapa Ibumu membuat golden garden? Itu karena dia lebih memahami pasien MS daripada siapapun.”

“Apa maksudmu?”

“Orang yang paling memahami pasien adalah orang yang menderita penyakit serupa. Ya. Karena itulah. 30 tahun lalu aku bertemu dengan Tuan Choi di Spanyol. Kami pergi 3 hari dan saling memahami. Kami berpisah tanpa satu sama lain. Hingga kita bertemu kembali. Aku bekerja pada Ibumu dan tahu Ibumu sakit. Aku tidak bisa pergi. Aku tulus pada Ibumu. Pimpinan butuh Eun Dong Ju sebagai penggantiku.”

***

Sabina sangat resah mengenai insiden sikat gigi. Sedangkan Shin Nan Sook malah akan mengatakan bahwa Joon Ki adalah pelaku tabrak lari bila terjadi sesuatu pada Sabina.

“Omma, yang kuinginkan adalah hidup bahagia dengan Joon Ki, bukan uang. Jika dia bersamaku karena kuancam, itu bukan pasangan sungguhan. Kami saling curiga dan benci. Kami akan hidup dengan hampa. Itulah yang Ibu inginkan? Daripada hidup dengan banyak uang tapi Joon ki membenciku, lebih baik aku mati.”

“Kamu sudah gila? Sudah kukatakan. Jangan serahkan dirimu kepada pria. Kenapa kebahagiaanmu bergantung kepada Joon Ki? Kebahagiaanmu bergantung padamu. Kamu menikmatinya dan membuatnya.”

“Omma.”

“Kamu harus bilang apa yang terjadi sebelum tersebar. Sisanya Omma yang urus. Omma akan menyingkirkan Eun Dong Ju. Dia bagaikan duri dalam daging.”

“Aku akan mengurusnya sendiri. Jebbal. Aku tidak akan ke rumah. Aku akan mengurus hidupku sendiri. Omma jangan ikut campur.”

***

Uang curian yang tadianya ada di Supir Lee, jatuh pada rekan kerjanya yang melihat Supir Lee menaruhnya di loker. Kini, Supir Lee babas dari tuduhan dan fokus mereka adalah mencari keberadaan Supir Lee yang hilang.

Tes DNA sudah keluar. Ki Young berkata. “Waahhh apa ini?”

***

Mi Ju tidak bisa menjemput anak di TK. Ia meminta Eun Dong Ju menjemput sedangkan Eun Dong Ju masih bekerja. Ibu Jin pun memerintahkan supir saja untuk menjemput anak-anak.

***

“Apa ini? karena spesimen yang gagal, tes genetika mustahil dilakukan. Kamu yakin sudah menyerahkan sikat gigi yang kuberikan?”

“Sikat gigi sabina tidak terdapat DNA sama sekali. Ini bisa karena sikat gigi baru atau sikat gigi yang dipakai kemudian dibersihkan.” Ucap Detektif Perempuan.

*gagal. Wkwkwkwkkwkwkw….

***

Mid Eun dan Sarang malah bermain bersama dengan Ibu Jin di rumah Ibu Jin. Mereka bahkan sangat senang.

Kemudian Choi Joon Ki pulang dan bertanya pada Eun Dong Ju. “Itu anak dari mana?”

“Aku mengurus mereka, tapi harus bekerja lembur. Aku akan membawa mereka pulang segera.”

“Biarkan saja. Ini kali pertama aku melihat ibuku tertawa seperti itu. Setelah sekian lama.  Dia mungkin akan memburuk. Tidak bisa berjalan dan kehilangan penglihatan. Tolong di sisinya saat dia susah. Harga dirinya sangat tingi, jadi, jangan bilang aku tahu. Tolong jaga dia baik-baik.”

***

Kebahagiaan mulai lagi, Mid Eun bernyanyi di depan Ibu Jin, Joon Ki dan yang lainnya. Kemudian Sabina terlihat pulang.

Sabina melihat anaknya menyanyi dan langsung pucat. Sabina langsung lemes dan tasnya jatuh. Dia langsung puyeng…..

***

Sabina marah pada Eun Dong Ju. “Kenapa kamu mengurusnya? Selain itu, kenapa kamu membawanya ke sini? Kenapa kamu melakukan ini padaku.”

“Apa maksudmu? Aku merawat mereka karena mereka tbtb ditinggalkan ayah mereka. Aku harus lembur. Ibu Jin memintaku membawa mereka kemari.”

“Kamu harap aku percaya omong kosong itu?”

“Bukankah kamu berlebihan? Ini aneh karena kamu menuduhku mencuri sikat gigi. Kamu juga melarang Mid Eun datang. Apa ada rahasia? Itukah alasan kamu marah dan semena-mena. Apa yang kamu takutkan? Kamu Ibu Mid Eun, Eun Dong Ju? Mid Eun bahkan bisa seni memotong kertas sepertimu”

“keluar…..” Dong Ju terjatuh dan Joon Ki masuk.

“Joon Ki. Pecat dia.”

“Ibu membutuhkan Eun Dong Ju. Aku tidak akan memecatnya.”

***

Sabina langsung menelepon Ibunya dan bilang setuju untuk membunuh Eun Dong Ju.

***

Eun Dong Ju mengantarkan anak-anak pulang. Kemudian di jalanan, motor menabrak Eun Dong Ju.

Bersambung…

Komentar….

Nahhh ini sinopsis normal. Episode 32 ini nggak banyak adegan nggak penting. Jadi bisa buat sinopsisnya lumayan padat. Sampai jumpa minggu depan. Semoga.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *