Sinopsis Golden Garden Episode 42

Sinopsis Golden Garden Episode 42 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaa.. dan doakan saya cepat pulih.

Ahjumma tadi yang mengenal Shin Nan Sook akhirnya menelepon dan bertemu Han Soo Mi dan Eun Dong Ju.

“Aku mengenal Nan Sook. Aku menjodohkannya.”

“dia sudah menikah di busan?”

“Bukan pernikahan. Dia Ibu pengganti.”

“Apa maksud anda?” tanya Eun Dong Ju.

“Begini. majikanku punya sepupu yang memiliki beberapa perahu dan kapal di seluruh Busan. Dia punya harta yang sangat berlimpah. Tapi dia tidak punya putra. Meski anak lelaki adalah impiannya. Saat itulah Nan Sook menarik perhatianku.”

“Dia hamil setelah putus sekolah. Dia mengandung anak pria itu?” Tanya Han Soon Mi.

“Keluarga Nan Sook lebih miskin dari yang kamu bayangkan. Ayahnya seorang pemabuk. Dan dia bekerja seperi budak di tempat pemangkas rambut keluarga. Tapi dia bukan gadis biasa. Dia sangat serakah karena itu dia bekerja siang dan malam. Tapi hidupnya tidak juga berubah.”

“Jadi anda memperkenalkannya sebagai Ibu pengganti?”

“Ya. Jika punya anak lelaku, dia akan langsung menjadi istrinya. Menggiurkan bukan? Tapi dia tidak beruntung, dia melahirkan anak perempuan. Itu 32 tahun lalu. Dia diusir sebelum pulih melahirkan.”

“Bagimana dengan anak itu?” Tanya Eun Dong Ju.

“Dia lahir sebagai anak bungsu dari tujuh putri. Bahkan anjing akan diperlakukan dengan baik.”

“Siapa nama anak itu?”

“Mereka bahkan tidak menamai anak itu. Jadi, aku membaptisnya dan memberikannya nama Kristen. Namanya Sabina.”

“Lalu apa yang terjadi pada anak itu?” tanya Nona Han.

“Nan Sook datang dan membawanya pergi saat usianya 5 tahun. 28 tahun lalu. Cuacanya sangat panas. Dia pasti sudah menikah karena dia datang dengan sedan mewah dan bersama gadis kecil lain.”

****

Kilas balik. Nan Sook membawa Sabina. Sabina tumbuh dengan pakaian kotor dan Nan Sook sangat sedih melihatnya. Saat itu di dalam mobil ada Eun Dong Ju.

****

Di sisi lain, Pil Sung menemukan foto Shin Nan Sook dengan mobil merah dengan dua putri. Foto itu ditemukan oleh Pil Seung dari barang peninggalan ayahnya.

Bukan hanya Eun Dong Ju yang mendadak ingat. saat itu Han Soon Mi juga ingat bahwa Shin Nan Sook juga mengalami kecelakaan saat keluarga Pil Seung meninggal karena kecelakaan. Nona Han ingat Shin Nan Sook sembunyi di semak-semak.

***

Nona Han datang ke Pil Seung. Ia mengaku bahwa dialah saksi kecelakaan mobil orangtua Cha Pil Seung. Awalnya Pil Seung marah karena Nona Han diam. Nona Han diam karena Tuan Choi dan Ki Young juga ada saat itu. Semua bukti mengarah pada Shin Nan Sook.

***

Nona Han bertemu dengan Shin Nan Sook lagi. Nona Han membawa foto bahwa Shin Nan Sook adalah pelaku tabrak lari 28 tahun lalu.

****

Sementara Sabina masih mengaku bahwa dia Eun Dong Ju. “Aku anak Eun Jeong Su. Aku Eun Dong Ju yang asli.”

“Begitukah? Kalau begitu, jika perkataanmu benar, Shin Nan Sook dan aku tidak akan berhubungan darah.”

“Tentu saja. kamu masih tidak percaya?”

“Aku percaya. Itu yang kuinginkan dengan tulus. Tanpa rasa bersalah sedikit pun, aku bisa mengatakan yang sebenarnya pada Pimpinan Jin. Pimpinan Jin bilang dia masih ingin tahu siapa yang menjadi pelaku tabrak lari profesor Cha. Dia pun akan memutuskan hubungan dengan orang itu jika dia tahu siapa dia. 28 tahun lalu. Pelaku tabrak lari itu adalah Ibumu, Shin Nan Sook. Kita berdua ada di mobil itu.”

***

“Foto ini adalah bukti aku mengemudi yang menyebabkan kecelakaan itu dan melarikan diri di dekat festival kunang-kunang?”

“Aku melihatmu dengan jelas hari itu. Kamu keluar dari persembunyian dan kembali ke mobil merahmu. Aku bahkan melaporkannya ke polisi.”

“Kamu tahu aku pelakunya tapi kamu diam seperti pengecut.”

“Ini demi Ki Young.”

“Berapa lama waktu kasus tabrak lari. 15 tahun. Itu sudah lebih.”

“Kamu masih tidak menyesal atas perbuatanmu?”

“Ya. Aku supir tabrak lari itu. Itu aku. Tapi kenapa? Apa gunanya pengakuan sekarang?”

Dan percakapan ini direkam dan didengar oleh Pil Seung. Nan Sook menyadari itu dan langsung memukuli Nona Han. Pil Seung pun masuk dan akan memukul Shin Nan Sook.  Pil Seung menyebutkan nama orangtuanya dan berkata semua ulah Shin Nan Sook.

“Aku merekam semuanya. Kamu mengaku menjadi supir di balik pengemudi.”

“Apa gunanya itu. Kasusnya sudah kadaluarsa. Aku tidak akan menebus dosaku. Aku akan hidup dalam kemewahan.”

Pil Sung marah dan akan mencekik Shin Nan Sook.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!