Sinopsis Golden Garden Episode 49 Part 1

Sinopsis Golden Garden Episode 49 Part 1 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti sejauh ini yaa… seperti biasanya, saya hanya buat rekap dan dialog yang penting saja.

Shin Nan Sook masih menginginkan Sabina menjadi Eun Dong Ju karena masalah saham warisan. Sementara itu Sabina sudah khawatir karena Joon Ki sudah tidak mau mengangkat telepon darinya.

****

Perjuangan Eun Dong Ju membereskan kartu keluarga miliknya sangat banyak batu sandungan, karena ayahnya sudah meninggal. Ibunya juga. Dan Shin Nan Sook yang ada di KK bukanlah Ibu kandungnya. Selama mengurus ini. Cha Pil Seung terus menemani Eun Dong Ju.

****

Sabina mengirimkan Joon Ki sms untuk kontrol kandungan. Sedangkan Joon Ki beralasan bahwa dia sibuk dan tidak bisa hadir.

***

Eun Dong Ju menemui Shin Nan Sook di rumah Shin Nan Sook.

“Kudengar dari manager pabrik bahwa kamu menyusuiku, Omma.”

“Setelah kuingat, aku sangat bodoh. Kamu tidak punya rasa syukur.”

“Aku juga dengar Omma memberikan yang terbaik untukku.”

“Apa yang ingin kamu katakan?” Shin Nan Sook nambah kesal.

“Aku selalu merasa aneh melihat Omma. Meski Omma mempekerjakan seseorang untuk menyakitiku. Anehnya, aku tidak membencimu. Sebenarnya, aku terus teringat kenangan indah setiap kali aku membenci Omma. Pasti karena kenangan lima tahun yang kumiliki saat Omma menyusuiku, mendandaniku, membuatku tertidur, dan mencintaiku saat aku masih kecil.”

“Langsung saja ke intinya.”

“Dahulu Omma sangat mencintaiku. Bagaimana kita bisa berakhir seperti ini? sebelum Omma ke Golden Garden… sebenarnya, saat di sana, Omma tidak mau meninggalkanku. Aku ingat dengan jelas.” *ohhh iyaaa…. malah Sabina yang mau dibalikin ke Busan. “Apa yang Ibu katakan saat kecelakaan itu terjadi. Ibu meninggalkan aku, aku dibuang, apa alasannya? Atau darah yang membuatmu berubah pikiran? Darah putri kandungmu?”

***

Kilas balik.

Saat itu, Sabina dan Eun Dong Ju makan di kedai dengan Shin Nan Sook.

Dong Ju tidak mau makan. “Omma jahat. Ini semua salah Omma. Dia mati karena Omma.”

Saat itu Dong Ju memangis dan orang-orang di kedai mendengarnya.

Sabinalah yang membungkam mulut Eun Dong Ju.

Kilas balik selesai.

***

“Setelah kecelakaan. Kamu menyalahkanku. Sabinalah yang memihakku karena aku ibu kandungnya. Meski dia baru mengenalku selama empat hari. Saat itu aku membuat keputusan. Anak yang harus kujaga bukanlah kamu. Tapi keturunanku, Sabina.”

Sabina muncul dari belakang.

“Omma tidak merasa kasihan denganku? Ibu bahkan membesarkanku selama lima tahu,”

“Aku memang merasa bersalah!!! Aku bersalah!!! Tapi aku juga harus melupakannya.”

*setelah membuang Eun Dong Ju. Sabina diberi tahu oleh Shin Nan Sook bahwa Sabina kini adalah Eun Dong Ju dan mereka pergi ke Seoul.

“Omma pernah bertanya kepadaku,  kenapa muncul sekarang untuk mengusik sabina. Tapi aku selalu ingin menemukan Omma. Ibuku yang meninggalkanku di bus itu. Aku hanya percaya Omma kehilanganku dan tidak menelantarkan aku. Ibu tahu kenapa? Karena kenangan selama 5 tahun.” Ketiganya menangis. “Aku tidak pernah membencimu. Tapi setelah semuanya, Omma terus membuktikan bahwa Omma tidak bersalah. Ibu terus meraih kesuksesan, kebahagiaan dan kemewahan. Berharap yang terbaik untuk Sabina!”

“Hentikan.”

“Ibu tahu apa kata orang tentang Omma? Mereka bilang Omma adalah monster. Omma bahkan tidak tahu lagi apa itu kebahagiaan. Tapi terus menggapainya. Ibu menipu, melukai dan membenci orang lain. Tanpa tahu kapan harus berhenti. Lihat dirimu, bahkan sabina yang sangat kamu sayangi tidak bahagia!”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!