Sinopsis Golden Garden Episode 51

Sinopsis Golden Garden Episode 51 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti sinopsisnya yaaa….

Joon Ki yang melihat langsung kaget dan teriak kenapa Ibu Mertunya bisa bersama dengan Lee Sung Wook. Shin Nan Sook mengatakan akan menjelaskan semuanya dan jangan membuat keributan di depan Lee Sung Wook.

***

Pimpinan Jin makin melihat bahwa menatunya adalah orang yang sangat licik. Sedangkan berita sudah masuk ke media sosial karena Sabina adalah artis. Sedangkan Tuan Choi seperti biasanya sama sekali tidak berguna dan terus memanasi istrinya untuk menarik Sabina kembali ke rumah.

***

Sabina memberikan dokumen pada Eun Dong Ju. Ia mengatakan agar Dong Ju tetap diam dan jangan membeberkan ke depan mertuanya. Hanya itu yang dia mau. *anjay…..

***

Joon Ki dibawa ke apartemen Shin Nan Sook.

“Teganya kamu melakukan ini padaku,” Ucap Joon Ki. “Dia pasti selamat jika dilarikan ke rumah sakit. Tapi kamu bilang dia sudah tewas dan membuatku berpikir bahwa aku adalah pembunuh. Ingin sekali menjadi besan I&k. Kalian melakukan penipuan!!!!”

“Jangan berani bicara hal kotor tentang Sabina!!!”

“Maksudnya? Semuanya tidak seperti yang terlihat?”

“Memang, aku menjadikanmu pelaku tabrak lari agar menikahi putriku.”

“Bukan hanya itu. Kamu menyembunyikan Lee Sung Wook untuk memanfaatkannya setiap kali Sabina terlibat masalah.”

“Telepon polisi jika itu yang kamu percayai.” Njirrr…… otak Shin Nan Sook memang sekotor itu. Jelas Joon Ki mencega. Nan Sook berkata bahwa Sabina tidak terlibat dan dia yang membawa Lee yang terluka ke rumah sakit.

*bohong. Wkwkwkwk.

***

Dengan dokumen dari Sabina, Eun Dong Ju pergi ke tempat pemberesan KK. Hanya saja buktinya belum terlalu kuat.

Petugas mengatakan. Bukti foto bisa saja lebih kuat.

****

Sabina pulang ke rumah mertuanya dan membuat makanan. Sayangnya, Ibu Jin langsung memungut makanan itu dan membuangnya.

“Kamu lihat itu? Apa pun trik yang kamu lakukan. Hubunganmu dengan keluarga ini sudah berakhir.” Ucap Pimpinan Jin. “Makin kamu melakukan trik murahan. Makin aku membencimu. Relakan saja Joon Ki.”

“Aku tidak bisa menyerah seperti ini. aku sangat mencintai Joon Ki. Aku juga mengandung bayinya. Aku tidak akan berpisah dengannya.”

“Apa katamu? Lalu kenapa? Jika menelepon wartawan dan menyebarkan beritanya. Kamu pikir aku akan menerimamu lagi? Mustahil. Setelah melihat perbuatanmu hari ini, aku bahkan merasa menyesal karena bersimpati kepadamu. Jika kamu menunjukkan ketulusan setidaknya sekali, aku tidak akan memperlakukanmu sekejam ini.”

“Aku tahu. Memanggil reporter dan merilis artikel tidak akan mengubah apapun. Tapi, hanya itu yang bisa aku lakukan saat ini. jangan anggap itu tipuan murahan. Aku hanya ingin mempertahankan Joon Ki dengan cara itu.”

“Apa kamu punya hati yang tulus? Kamu selalu melakukan apapun untuk tujuanmu. Kamu pikir itu ketulusan. Kamu mirip dengan ibumu. Kamu dan ibumu rupanya sudah menyerah jadi manusia.”

“Aku tahu. Ibuku dan aku melakukan banyak kesalahan. Tapi aku sungguh ingin berubah.”

“Kamu dan ibumu sama saja.”

“Aku tidak akan menghubungi ibuku. Aku akan memutuskan hubungan dengannya.”

“Keluar. Jangan pernah menunjukkan wajahmu di depanku.”

****

Pimpinan Jin masuk ke kamarnya dan Sabina mengatakan pada Tuan Choi dia tidak akan keluar. Sabina bahkan menangis dan belutut di depan Tuan Choi,

***

Shin Nan Sook masih bermulut manis pada Joon Ki. “Setelah kamu menjadi presdir, aku akan mengirimkan Lee Sung Wook untuk pulang. Kamu tidak akan ketahuan saat itu. Kamu bisa selamanya bersembunyi dari tuduhan itu. Ibu akan memastikan kamu dan sabina hidup dengan bahagia. Mengerti?”

***

Sung Wook pun kembali mendengarkan suara Shin Nan Sook dari rekaman yang mencuci otaknya.

“Tunggu. Ayah akan segera pulang.” Ucap Lee Sung Wook.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!