Sinopsis Golden Garden Episode 59

Sinopsis Golden Garden Episode 59 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti. Ini adalah 2 episode terakhir.

Dong Ju memukul Sabina karena sudah tidak memercayai Sabina lagi. Dong Ju sangat kecewa karena identitasnya sudah dicuri dan Sabina malah hidup seperti itu. Sedangkan Sabina mengatakan pada Dong Ju bahwa karenanyalah dia tidak bisa menjalani kehidupan dengan baik.

Pertengkaran yang kurang asyik. Nggak pakai baku hantam soalnya. Wkwkwkkw.

***

“Aku tahu dari Eun Dong Ju, tapi tidak tahu bahwa kondisimu seburuk ini.” Nona Han pun menangis. “Maafkan aku.”

“Kamu tidak perlu minta maaf. MS sudah mulai kambuh. Mungkin waktunya 2 tahun, kamu tidak perlu mengasihaniku.”

“Setelah pulang dari Barcellona, aku hamil. Aku tidak bisa menggugurkannya, tidak bisa.”

“Saat itu aku kambuh MS. Teganya kamu. Kenapa kamu tidak berhenti dan malah bersamaku selama 30 tahun.”

“Untuk melindungi anda. Aku tidak pernah berhasil melindungi apapun. Anakku, orang yang kucintai. Aku ingin melindungi anda sampai akhir.”

“Kenapa kamu melakukannya?”

“Seperti katamu, aku temanmu. Aku sudah seperti keluargamu.”

“Aku tidak percaya ini. konyol sekali. Kamu sangat bodoh. Kenapa kamu di sampingku? Apa hebatnya aku? Kenapa kamu bodoh sekali?” Pimpinan menangis.

****

Sedangkan polisi masih menyelidiki kasus Lee Sung Wook.

***

Tuan Choi menemui Joon Ki dan mengatakan bahwa sabina sangat aneh. Dialah yang mengetahui di mana Choi Dae Sung berada tempo hari dan membawa Pimpinan ke pesta pertunangan Dong Ju, di mana Dae Sung dan Nona Han bertemu.

****

Lee Sung Wook menemui Shin Nan Sook. Kini Lee Sung Wook ingat semuanya.

“Kamulah. Kamulah orangnya. Aku ingat. kamu yang membawaku ke rumah sakit. Teganya kamu.”

“Omong kosong apa ini? itu hanya imajinasimu. Jangan pernah menunjukkan wajahmu di depanku lagi.” Kemudian Shin Nan Sook memberikan uang pada Lee.

Kejadian ini rupanya direkam oleh Cha Pil Seung. Kini, detektif punya bukti.

“Aku tidak bisa membiarkanmu memangsa orang tidak bersalah lagi.” Ucap Pil Seung. “Aku pasti akan menangkapmu. Tunggu saja. hanya masalah waktu sebelum kamu diborgol.”

***

Sabina menemui Ibunya. “Omma…. semuanya berjalan lancar bagi kita. Bukan begitu.”

“Ya. Kamu harus menuruti perintah ibu.”

“Tapi, aku merasa kita berputar-putar, Ibu mertuaku sepertinya memaafkan Nona Han dan Eun Dong Ju. Apa yang harus kita lakukan? Omma…. ayo akhiri pertarungan kita.”

“Hanya ada satu pilihan lagi. Kita harus melengserkan Pimpinan Jin. Dan menjadikan Suamimu Pimpinan. Setiap orang punya sisi lemah. Kita akan menggunakannya.”

*kemudian Sabina memberikan bukti bahwa Pimpinan sakit. Sabina membawa pil dan Shin Nan Sook tahu benar itu pil penderita MS.

****

Min Ju memberi kabar pada Nenek dan Nona Han bahwa dia akan memiliki bayi kembar. Mereka sangat gembira mendengarnya.

***

Joon Ki mulai curiga pada Sabina yang punya siasat. Joon Ki mengatakan bahwa Pimpinan mungkin akan membuat yayasan lagi. Sedangkan sabina malah percaya Joon Ki akan jadi pimpinan.

“Sabina. Sudah kubilang sebelumnya. Tidak peduli bagaimana kamu hidup atau orang macam apa kamu. Tapi, jika kamu menipuku lagi, kita tidak bisa bersama. Kamu mengerti maksudku?”

“Itu tidak akan terjadi.”

***

Sebuah rapat besar akan diadakan Pimpinan Jin. Di saat yang sama, penglihatanya kembali menurun. Pimpinan memberikan sambutan. Nampak ia masih bisa mengontrol kebutaannya.

Sabina menjadi host memberikan instruksi. Tiba-tiba lampu padam.

Eehh sabina malah berkata bahwa sudah waktunya potong kue. Apa nggak gila coba? Kemudian sabina menuntun mertuanya di tangga.

Tangga sengaja dibuat rusak. Hingga pimpinan jatuh tersungkur.

Kemudian Sabina berkata. “Ommoniem, apa kamu kesulitan melihat?”

Bersambung ke episode terakhir. klik di sini kelanjutannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!