Sinopsis Graceful Friends Episode 1 Part 2

Sinopsis Graceful Friends Episode 1 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Untuk bagian lengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. drama ini adalah pengganti dari drama korea The World of the Married.

“Appa. Tambahkan susu untukku.” Ucap si Bocah.

“Tentu..”

“Toko ke 1.000 mengadakan acara hari ini, bukan?”

“Astagaa. Pimpinan terus memujiku.” Ucap Ahn. “Aku sangat malu. Katanya, ini semua berkat Pak Ahan, kami tidak akan punya toko ke 1000 jika bukan karena Pak Ahn. Pak Ahn sungguh berharga.” Ahn pun ndusel-ndusel ke anaknya,

“Lalu? Apa dia memberimu bonus kali ini?”

“Bonus? Dia tidak mengatakannya.”

“Siapapun bisa memujimu dengan kata-lata. Dia harus menunjukkan tindakannya.”

“Mengatakan dengan kata-kata menunjukkan tindakan. Siapa peduli soal hadiah uang?” tanya Ahn.

“Hadiah uang adalah kompensasi adil atas usahamu. Pimpinan hanya memujimu dengan ucapannya. Dan kamu bekerja sampai mati dan hanya puas dengan pujian itu? Sama-sama tidak bertanggung jawab di mataku.”

“Apa? tidak bertanggung jawab?”

****

“Citra seorang ayah penting bagi anak.” Ucap Ahn. “Tapi apa? tidak bertanggung jawab?”

“Dia sudah melihat dan belajar darimu.” Ucap Nam Jung Hee. “Itu sebabnya dia sangat tenang meski dia terakhir di kelasnya.”

“Itu bukan tidak tanggung jawab, tapi optimisme dan positif… apa ini? kamu bekerja dengan pakaian seperti itu?”

“Lalu kenapa?”

“Dari dada hingga pusar…. kamu bisa melihat semuanya. Kamu serius memakai ini?”

“Sudah kubilang. Aku punya rencana penting di malam hari.”

“Rencana? Rencana apa? aaahh kamu akan pergi ke Kyabakaruka, bukan? Kenapa kamu berpakaian seperti ini untuk pergi ke sana?”

“Aku tidak ingin terlihat sudah menikah.”

“Kamu terus mengejutkanku. Aku hampir tidak mengizinkanmu ke Kyabakura. Tapi apa? kamu tidak ingin terlihat sudah menikah? Ganti pakaian lagi selagi aku masih baik.”

“Kamu hampir tidak mengizinkanku?”

“Tentu saja. suami mana yang mengizinkan istrinya ke kyabakura?”

“Dengar, Ahn Goong Cheol Sshi. Aku tidak pernah mengeluh kepadamu saat kamu dulu sering ke kyabakura?”

“Aku pergi untuk bisnis.”

“Aku juga pergi untuk bisnis.”

“Jangan terlalu banyak minum. Aku benci saat kamu sakit. Ingat yang aku katakan sebelumnya? Berpura-puralah mengelap mulut dengan handuk basah dan muntahkan. Minumlah teh dan anggap itu wiski. Mengerti?”

“Aku tidak akan minum, jangan khawatir.”

“Jeong Hee yaaa. bisaka kamu berganti pakaian? Pakaianmu terlalu… ini bukan pakaian yang pantas untuk menemani klien.”

“Aku akan terlambat.”

Sang istri pun pergi.

*****

Saat menyetir, Nyonya Nam sibuk menelepon dan di depannya ada motor kebut dan terjatuh di depannya.

Si pemuda membangunkan motornya. Nyonya Nam pun menghampiri.

“Gwencana yoo?”

Helm pun dibuka. “Ya. aku baik-baik saja.”

“Lalu lintas di sini sangat ramai. Kamu tidak perlu mengebut.”

“Jalan ini bukan hanya untuk mobil. Aku yakin sudah melewati batas kecepatan.”

“Aku harus bekerja.” Dokter Nam memberikan kartu namanya.

“Tidak. Kita berdua salah. Mari kita perbaiki masalah masing-masing jika ada masalah. Aku juga harus bekerja.” Sang pemuda pun memakai helm kembali dan pergi.

****

High Five Chicken. Mengadakan pesta atas 1000 toko mereka. Salah satu staf mencari Pak Ahn. Dan Pak Ahn sedang ada di toko.

Ahjumma dan ahjussi yang mengelola toko ayam sangat berterima kasih pada Ahn. Ahjussi itu bahkan sempat menangis karena punya toko dan sangat berterima kasih.

****

Tak lama. Ahn mengendarai mobil, ia pergi dari toko ke 1000.

“Aku ada di dekat balai kota. Mau minum?” ahn menelepon temannya.

Sang teman sedang bekerja. “Hei… kedengarannya bagus. Yaaa aku akan pergi.”

Lanjut ke bagian 3 yaaa… klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!