Sinopsis Graceful Friends Episode 1 Part 4

Sinopsis Graceful Friends Episode 1 Part 4 – Episode sebelumnya di sini, untuk selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih yaaa….

“Entahlah.” Ucap Jo. “Tapi apa itu penting? Apapun yang kita lakukan, kita bersama. Itu yang penting. Apa aku salah? Baik…. mari bersulang.”

Mereka pun bersulang. Nampak bahagia.

“Apa dia sesenang itu kalau istrinya tidak pulang?” Pak Ahn berbisik.

“Dia seharusnya bercerai saja. dia akan sendiri tiap malam.” Jawab Jung Jae Hoon.

“Memangnya mudah bercerai? Kita harus sukses agar bisa bercerai.” Jawab ahjussi Park Chun Bok.

****

“Karena itulah aku bercerai. Dia tidak hanya selingkuh, tapi juga tidak peluli mereka cantik atau seksi. Jika itu wanita yang belum dia temui, dia menggodanya dan lengket padanya. Aku mau mati lebih dahulu karena marah.” Ucap ahjumma berbaju hitam. Kini adegan masuk ke perkumpulan para wanita. “Kamu main golf, bukan?”

“Tidak. Aku baru mulai, tapi berhenti.” Ucap dokter Nam Jung Hee.

“Astagaaa. Aku ingin kamu menemui seseorang yang tergila-gila dengan golf. Kami bermain golf akhir pekan depan. Berlatih dengan keras san bergabunglah dengan kami.”

“Bu Pimpinan. Siapa dia? Perkenalkan dengan kami juga.” Ucap ahjumma berbaju biru dongker.

“Ya.” Ucap ahjumma berbaju maroon.

“Kalian berdua aku kenalkan di lain waktu, ya? omong-omong, ada lowongan pekerjaan di rumah sakit. Kamu melamar bukan?” tanya Bu Pimpinan pada dokter Nam.

“Ya.”

“Orang itu mungkin bisa membantu.”

****

Chun Man Sik akhirnya ikut bergabung juga bersama perkumpulan para ahjussi, usai tadi diomelin.

“Apa kamu sesibuk itu sekarang? Kenapa kamu lebih sibuk dariku? Aku punya dua pekerjaan.” Ucap ahjussi Park.

“Dia bekerja untuk negara. Karena itulah. Makanlah.” Ucap ahjussi pelayan yang membawa makanan untuk Man Sik.

Man Sik pun makan dengan lahap. Dia makan sup otak-otak. Kesukaannya.

“Wajahmu kenapa?” tanya ahjussi Park. “apa kamu sakit?”

“Tidak. Aku tidak sakit.”

“Kamu nampak lebih buruk Hyung,” Ucap Jo. “Sudah kubilang kulitmu nampak lebih tua. Lihat kerutan itu. Sekarang aku jadi ingin kismis.” Jo mengejek Ahjussi Park.

“Sebentar lagi usiaku 50 tahun. Tapi anakku baru 7 tahun. Rekening bankku hampir kosong. Istiku yang kekanakan terus merengek soal tas. Aku akan menghasilkan uang untuk hidup atau hidup menghasilkan uang.” ucap ahjussi Park.

“Tapi Hyung adalah salah satu yang beruntung, banyak orang seusiamu yang terpaksa pensiun. Sakit kemudian mati.” Ucap Jung Jae Hoon.

“Kamu sebut itu menghibur?”

“Semangat. Kini orang-orang hidup hingga 100 tahun. Usiamu 50 tahun. Kamu masih muda. Pemilik toko kami yang ke 1000 dia berusia 60an dan dia penuh semangat.” Ucap Pak Ahn.

“Aku sangat iri padamu. Kamu direktur utama di perusahaan besar. Istrimu dokter yang sukses.”

“Jika iri seharusnya Jae Hoon melebihi Goong Cheol.” Ucap Jo. “Dia dokter yang sukses dan bercerai.”

“Saat mengatakan seperti itu, kamu pria paling bahagia di dunia.” Ucap Jung. “Kamu bisa santai dan tidak bekerja, tapi istrimu yang kaya menyokong hidupmu.”

Goong Cheol pun ikut menggoda Jo.

“Kurasa hanya aku yang menderita.” Ucap Park.

“Tentu. Kamu sudah lama menderita. Benar… kamu akan segera menemukan kebahagiaan. Pasti.” Ucap Jo.

“Apa aku akan menemukan kebahagiaan juga? Saat “itu” tidak bisa kulakukan?” tanya Park.

“Itu itu apa?” yang lain jadi penasaran.

“Teman-teman. Sebenarnya aku…” Park menenggak minuman dulu. “Aku tidak bisa berdiri meski mimum pil.”

Yang lain malah pindah meja. Kkwkwkwk. Hanya Dokter Jung yang masih bersama Ahjussi Park.

Lanjut ke bagian 5 klik di sini yaaa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!