Sinopsis Graceful Friends Episode 1 Part 6

Sinopsis Graceful Friends Episode 1 Part 6 – Episode sebelumnya di sini, untuk selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih yaaa….

Munculah pria bernama Joo Kang San. Keduanya pernah bertemu saat di jalanan pas pagi.

****

“Duduklah.” Ucap Man Sik pada Jo.

“mari kita minum. Kumohon? Mari kita minum dan bersenang-senang. Kumohon?”

“Kenapa kamu melakukan ini di dekat rumah?” tanya Ahn. “Kamu mau mati?”

“Aku tidak peduli meski aku mati. Jika aku bisa minum dengan mereka. Aku rela mati tanpa penyesalan.”

“Kamu tidak mengenal istrimu? Bukan kamu saja yang akan mati. Dia akan membunuh kita semua.” Ucap Ahn. “Berhenti merengek dan sadarlah!”

“Astagaa. Apa gunanya teman? Orang-orang bahkan mengabulkan permintaan orang mati. Aku akhirnya bebas setelah enam tahun. Kamu tidak kasihan kepadaku?”

“Hei… dia putus asa.” Ucap dokter Jung. “Aku akan melakukan ini untuknya.”

“Ahh biarlah. Biasanya Jo tidak seperti ini. mungkin sangat menyukai mereka.” Ucap Park membela.

“Aku tidak percaya dengan kalian. Jika kalian sangat ingin. Mari kita berpesta.” Ucap Pak Ahn yang akhirnya acc permintaan Jo.

Mereka pun hompimpa. Mengundi siapa yang akan mengajak gadis di sebelah. Ternyata Jo yang harus melakukannya.

****

Dengan agak gugup. Jo mendekati mereka.

“Permisi. Mari minum bersama. Kami traktir.”

“Tidak perlu. Kalian para pria tua, bisa berkumpul sendiri.”

“Hei… ahjussi masih muda. Jangan memanggiku pria tua. Aku tahu tempat yang membuat belut panggang sangat enak. Ayo ke sana… bermain gim…”

“Kami tidak tertarik. Pergilah. Aaahh sial. Aku kehilangan selera makan.”

Jo mengira para gadis memperhatikan mereka. Ternyata, mereka hanya memperhatikan poster yang tertempel di dekat meja mereka duduk. Wkwkkw.

*Jo kembali ke meja dan berkata pada teman-temannya bahwa para gadis tersenyum pada poster. Wkwkkw.

****

Para ahjussi baru keluar dari kedai.

Di luar kedai ada pria bertato yang mengomel soal makanan yang mereka pesan.

Dan para ahjussi malah ikut berantem sama mereka.

****

Para ahjussi masuk kantor polisi.

“Aku tidak percaya pria tua seperti kalian melakukan ini di lingkungan sendiri.” Ucap polisi.

“Kami tidak mau berdamai.” Ucap para preman.

Mereka akan bermalam di kantor polisi.

Pak Ahn mendekati polisi. “Besok adalah ultah istriku yang paling berharga. Dia 45 tahun.”

“Selamat. Lalu?”

“Bisakah kamu melepaskanku?” ahn berbisik.

“Tidak dengar. Yang kencang.”

“Aku akan kembali ke sini dalam dua hari.”

“Tidak bisa.”

“Aku sudah memesan di resto terkenal dua bulan lalu. Aku akan pergi. Lalu kembali dalam dua hari lagi.”

“Duduklah…”

Bos para preman kemudian datang.

“Kalian para pria tua mengganggu anak buahku? Kamu harus duduk di rumah dan melakukan latihan pernapasan. Apa yang kamu lakukan? Yaak1!!!! Apalagi sekarang? Kalian semua ingin mati? Biar aku lihat wajah jalian. Angat wajah kalian atau mati.”

Kemudia preman kaget melihat dokter Jung. “Bukankah kamu Dokter Jung Jae Hun, ahli urologi?”

****

Bos preman dan anak buahnya duduk di depan kantor polisi. Mereka berlutut.

“Astagaaa. Bangunlah.” Ucap Dokter Jung.

“Tidak. Bunuh saja kami. Kamu pria yang memberiku hidup baru dan harapan baru. Tapi para anak buahku ini… tidak tahu dan membuat kesalahan.”

“Astagaaa… hal-hal terjadi dalam hidup.” Ucap Ahn. “Aku yakin dokter Jung tidak mau kalian melakukan ini. bukan begitu, dokter? Jangan begini. kalian bangunlah.”

“Kalau begitu aku permisi.” Ucap dokter Jung dan mereka akan pergi.

Bos preman membisiki dokter Jung. Entah apa itu.

Lanjut ke bagian 7 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!