Sinopsis Graceful Friends Episode 4 Part 3

Sinopsis Graceful Friends Episode 4 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa…

Joo rupanya doyan judi. Ia main judi dengan uang yang sangat banyak. Ia mempertaruhkan semua uang yang dia bawa.

Dan dia kalah. Sampai mengamuk. Tapi yang hari itu menang lebih galak.

****

Saat ahjussi pemenang judi pulang. Joo memukulinya di gang. Ia psikopat yang punya tempramen buruk.

Setelah ahjussi dipukuli. Uang itu pun ia curi.

***

Ternyata. Pas kilas balik cerita tentang Kang Ji Wook . Ia direkomendasikan perempuan oleh Joo.

“Aku sungguh tidak ingin berkencan Hyung.”

“Buat keputusan saat bertemu dengannya.”

Kemudian si perempuan datang.

Mereka minum bertiga.

“Namaku Kang Mira.” Kemudian Mira minta izin ke toilet.

“Semoga beruntung. Dia gadis yang luar biasa.” Ucap Joo.

“Hyung aku harus pergi. Pagi-pagi aku harus olahraga.”

“Tinggalah di sini lebih lama. Aku mengatur ini untukmu.”

“Hyung. Sudah berapa kali aku beri tahu. Bahwa aku tidak tertarik.”

Kemudian Kang Ji Wook ditampari berkali-kali. “Jangan seperti itu berengsek. Beraninya kamu bersikeras. Bahkan kamu bukan siapa-siapa? Yakk. Apakah jika kamu mendang bola, statusmu akan langsung naik? Orang yang tidak tahu ayah mereka seperti aku dan kamu, harusnya hidup saja dan mati tanpa perlu berusaha keras. mengerti?”

Kang Ji Wook kayak nggak bisa nolak gitu.

****

PD Jo akan makan malam dengan CEO tapi dengan syarat istrinya harus ikut. Ahjumma Kang tidak keberatan untuk ikut.

****

Pagi-pagi Dokter Nam pergi. Suaminya Ahn langsung mengejarnya.

Ahn dalam mobil berkata akan membunuh pria yang mempermainkan istrinya. Ia mendukung istriya. Nam tahu ia diikuti dan mengecoh mobil suaminya agar bisa pergi dengan bebas.

Karena ketutupan truk di depan dan truk pecah ban. Akhirnya Ahn tidak bisa membuntuti istrinya.

****

Dokter Nam menemui ahjumma yang menangisi Man Shik di pemakaman Man Shik.

“Mau bilang apa kepadaku?” tanya Dokter Nam.

“Ayo masuk dulu.”

****

Keadaan nenek yang pakai lipstik cukup mengenaskan. Nenek itu sedang menunggu Man Shik.

****

Ahjumma Kang mencoba menjamu para bos suaminya dengan baik.

“Kamu tidak syuting lagi sekarang? Kurasa kamu masih punya potensi.” Ucap ahjussi botak pada ahjumma Kang. “Kamu harus ambil tawaran film lagi sebelum tua.”

“Terima kasih. Tapi aku tidak ingin berakting sejak lama.”

“Sulit menemukan yang sepertimu. Karyamu yang paling terkenal adalah Red Plum? Kamu main bagus.”

Daepyonim si botak itu terus melihat Ahjumma Kang. Bahkan Depyonim ingin love shot dengan Ahjumma Kang.

PD Jo menawarkan diri menggantikan istrinya. Kemudian PD Jo direndahkan oleh Daepyonimnya. Ahjumma kesal dan menyiram si botak dengan air.

Kemudian ahjumma Kang menyiram dirinya sendiri.

“Siapa dirimu? Siapa kamu meremehkan suamiku? Bahkan kebanyakan orang sepertimu tidak ada harganya dibandingkan suamiku!”

“Apa katamu?”

“Dengarkan. Aku tidak peduli bahkan 1 milyar dolar investasi. Mana ada yang mau dengan sampah sepertimu.”

Ahjumma Kang pun pergi.

Diikuti dengan PD Jo.

***

“Lihat? Jalanan sangat glamor di malam hari. padahal siang hari tidak terlihat. Hidup juga begitu, ada kalanya lampu mati dan ada kalanya menyala. Saat sedih dan bahagia. Jadi semangatlah. Jangan marah dengan pecundang seperti dia.” Ucap ahjumma Kang.

“Tidak. Pulanglah dengan selamat.”

“Kamu tidak membenciku bukan? Aku menghancurkan segalanya.”

“Aku masih pria meski pecundang.”

Ahjumma memeluk. “Lampumu mungkin sekarang sedang mati. Tapi nanti akan bersinar. Jadi, semangat.”

PD Jo mulai berkaca-kaca dan meminta Ahjumma Kang pergi. Ahjumma Kang bilang suaminya akan bisa berkarya sampai ke festival Cannes.

Lanjut ke bagian 4 yaaa… klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!