Sinopsis Hi Bye Mama Episode 11 Part 1

Sinopsis Hi Bye Mama Episode 11 Part 1 – Haloooo guys, apa kabar semuanya? Semoga tetap sehat yaaa. episode sebelumnya di sini, selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk yang sudah mengikuti yaa…

Sebelum Yuri meninggal, ia diminta Kang Hwa untuk menjemputnya saat hujan, karena sejak kecil, Ibunya Kang Hwa tidak pernah menjemputnya saat hujan. Ia iri dengan teman-temannya.

Kemudian hujan pun turun. Saatnya Yuri menepati janjinya pada Kang Hwa.

Yuri malah mengsms bahwa tubuhnya berat sekali dan tidak bisa menjemput. Kang Hwa memaklumi dan dia pulang sendirian dengan bus.

Yuri pikir, hari esok akan terus datang. Hingga ia tidak pernah punya kesempatan menjemput suaminya dengan payung saat hujan.

***

Di episode sebelumnya, Yuri terjatuh karena menyelamatkan seorang ahjumma. Ia terjatuh bersama Ahjumma.

Kejadian itu mengingatkannya pada saat dia hamil.

***

Yuri yang masih sadar membawa nenek itu ke rumah sakit. Karena Yuri bisa melihat hantu, ia bisa tahu bahwa roh nenek berusaha untuk keluar.

Saat Kang Hwa datang, Yuri merengek dan mengatakan bahwa nenek sedang sekarat.

Nenek langsung diminta Kang Hwa untuk segera dirawat.

****

“Aku takut kalau dia meninggal.” Ucap Yuri pada Kang Hwa.

“Bagaimana kamu tahu? Seorang dokter pun sulit mendiagnosanya.”

“Itu firasat. Golden time.”

“Kamu punya firasat nenek akan mati di waktu golden time?”

“Ya. aku akan pergi bekerja. Kamu lakukan pekerjaanmu.”

“Yuri, perutmu baik-baik saja?”

“Ya.”

“Cobalah minum madu.”

*Kang Hwa masih ingat kebiasaan Yuri yang uring-uringan setelah habis minum alkohol.

****

Yuri berjalan di koridor dan tak sengaja membaca pengumuman. Kang Hwa dikatakan kena sangsi disipliner karena tidak melakukan operasi sebab gangguan psikologis.

***

“Bu Mi Dong. Ini bukan masalah yang bisa kamu hindari.” Ucap Pyo saat Ahjumma Dukun menutup pintunya kembali. “Setidaknya bicara emat mata dan perlihatkan wajahmu.”

Para hantu yang melihat malah mengiran Bu Mi Dong sedang pacaran. Kemudian hantu yang satunya mengatakan bahwa pria itu adalah pengusir setan.

Ia membawa para hantu untuk pergi ke langit dengan performa 99.99%. wkwkwkwk.

***

“Kamu tahu kenapa aku yang persentasenya 99.99 % persen datang ke kuil tua yang presentasenya 0 persen? Semua karena Dewa.”

“Bukan nol persen. Aku mengirim dua arwah baru-baru ini.”

“Aigooo. Kamu hebat sekali. Mengirim 2 hantu dalam 10 tahun? Kamu tidak mempu menguris arwah agar dia pergi dan melakukan kehidupan baru mereka. Bagaimana dengan mereka? Cha Yuri? Cho Seo Woo.”

“Aku akan mengurusnya.” Ahjumma langsung kaget,

“Sudah lama sejak Dewa memberikan pesan. Mau berpura-pura tidak tahu?”

“Jangan begitu. Aku akan menyelesaikannyaa. Kasihan sekali mereka.”

“Tidak ada arwah yang perlu dikasihani di kehidupan ini,” Pyo si dukun pun pergi.

***

Ahjumma malah melihat tempat abu Yuri dengan sedih. Ia mengingat bagaimana Yuri tidak mau anaknya menjadi seperti ahjumma dukun.

****

Ibunya Yuri menyapa Hyeon Jeong yang ada di luar kedainya. “Sedang apa di luar saat dingin begini?”

“Aku hanya ingin menenangkan diri dan berpikir sejenak. Mau pergi berbelanja? Mau ngopi dulu?”

***

Mereka ngobrol di dalam.

“Sudah lama anda tidak kemari. Pasti tidak mampir karena takut ketemu Kang Hwa.”

“Ya. selain itu, aku takut ingat masa lalu. Kudengar Yuri menjadi pengasuh Seo Woo.”

“Yuri mengatakannya?’

“Tidak. Aku mendengarkannya dari Kang Hwa.”

“Ya.”

“Apa dia cerita banyak padamu? Dia hidup kembali dan suaminya bukan miliknya, bahkan anak yang ia kandung selama 9 bulan.”

“Tapi anda senang bukan?”

“Aku bisa pergi dengan tenang.”

Berlanjut ke bagian 2 yaa… klik di sini kelanjutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!