Sinopsis Hi Bye Mama Episode 12 Part 1

Sinopsis Hi Bye Mama Episode 12 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini, terima kasih sudah mengikuti yaaa….

Kembali ke tahun 2013.

Kang Hwa dan Yuri makan tteokpokki bersama. Yuri makan makanan yang sangat pedas dan nggak masalah dengan hal itu.

***

Saat bersama Min Jeong. Ia membelikan ceker pedas. “Oppa masalah dengan pedasnya?”

Hantu Yuri berkata. “Ya. terlalu pedas. Dia bisa mati karena memakan ini.”

“Tidak masalah.” Ucap Kang Hwa.

Kang Hwa mulai makan.

“Pedas. Tapi bisa kutahan.” Ucap Kang Hwa.

“Ini mengurangi stres bukan?”

“Ya.”

Kemudian Kang Hwa menikmati makannya.

***

Di beberapa kesempatan berikutnya. Kang Hwa membawakan makanan pedas dan makan dengan Min Jeong lagi.

Kemudia ada suara Yuri. “Sepanjang hidupku, aku percaya bahwa di sekelilingku tidak akan ada yang berubah.”

Ternyata Kang Hwa berubah guys, yang tadinya nggak suka pedas. Jadi suka makanan pedas.

“Setelah aku pergi, dunia akan terus berjalan dan semuanya berubah.”

***

Kembali ke Seo Woo dan Kang Hwa di masa kini.

“Cha Yuri? Siapa dia Seo Woo?”

“Bibi yang cantik.”

Kemudian di monitor nongol Yuri yang membawa Min Jeong yang mabuk.

Seo Woo nujuk. “Itu bibi yang cantik.”

***

Di luar, setelah menaruh Min Jeong. Kang Hwa bicara pada Yuri. “Seo Woo tahu namamu.”

“Tidak mungkin. Bagaimana dia tahu?”

“Dia bilang Cha Yuri dengan jelas.”

“Tidak mungkin.”

Kang Hwa bahkan membawakan figuranya. “Ini apa?”

“Seo Woo menempelkan stiker. Katanya itu Cha Yuri.”

***

Dulu. Saat menjadi hantu. Seo Woo memang melihat Yuri. Dia tahu nama Yuri karena para hantu lain memanggil nama Cha Yuri.

Yuri menangis. “Seo Woo bisa melihatku.” Yuri menangis tersedu. “Mungkin dia tahu saat Hyeon Jeong memanggil namaku. Maafkan aku. Seo Woo tidak bisa memanggil namaku di depan Min Jeong. Bagaimana ini?”

“Hentikan. Kamu harus bertemu dengan Seo Woo sebagai ibunya. Aku akan memberitahu Min Jeong.”

“Tidak.”

“Kenapa? Lalu sampai kapan kamu membohongi Min Jeong. Ini tidak benar.”

“Mian. Tapi tidak bisa.”

“Kenapa Yuri ah? Kamu… kamu mengorbankan segalanya demi Seo Woo, ya?” Kang Hwa ingat bagaimana Yuri meninggal dan memintingkan Seo Woo. “Kamu dan aku menyelamatkan Seo Woo. Lalu kenapa kamu harus sembunyi?”

Yuri masih menangis. “Tidak.”

****

Yuri menangis sepanjang jalan. Menangis dengan iringan piano.

****

Gye akan mencuri uang tapi nggak jadi karena Hyeon Jeong pulang dengan keadaan marah. Hyeon Jeong ingat ucapan Min Jeong yang bilang cinta banget sama Kang Hwa.

“Noona….” Gye mendekat.

“Waaakkkk… kamu mengagetkanku.”

“Wajahmu lebih mengagetkan.”

***

Dukun Pyo berkata pada Yuri. “Hello…..”

Tapi Yuri jalan saja dan menarik Yuri dengan kekuatan jarak jauhnya.

“Kamu siapa?”

“Aku ke sini untuk menjemput putrimu.”

Ahjumma dukun menarik Yuri dengan lonceng. “Guk Bong ah…” ohh namanya Guk Bong. Kkkwkkw. “Tolong jaga etikamu.”

“Siapa dia? Maksudnya Seo Woo putriku?”

“Aku menyuruhmu istirahat. Bu Mi Dong.”

“Aku akan mengurus masalah mereka!”

“Sampai kapan? Sampai semua dukun dan pengusir arwah berkumpul kemari?”

“Apa yang dia bicarakan?” tanya Yuri.

“Bu Mi Dong. Sadarlah. Dia bukan temanmu. Dia sumber penghasilanmu. Sampai jumpa dengan putrimu juga, Cha Yuri.”

Kemudian Guk Bong pergi.

Lanjut ke bagian 2 yaaa… klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!