Sinopsis Hi Bye Mama Episode 13 Part 1

Sinopsis Hi Bye Mama Episode 13 Part 1 – Yaaa ampun, gimana kabar guys? Sudah lupa sama hari belum? Tebak ini hari apa? wkwkkwkw. Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari di tulisan yang ini. terima kasih.

Minggu kemarin memang nggak tayang ya. jadi, baru semalam tanggal 11 april 2020 drama episode 13nya baru turun di Netflix.

Episode kali ini 1 jam 12 menit. Agak panjang yaaa. masih nggak tahu dibagi jadi berapa episode. Tapi nanti saya rangkum aja.

Episode dimulai dari kebahagiaan Kang Hwa dan Yuri. Mereka bahagia sebagai padangan baru.

Tak lama…

Kang Hwa sendirian.

“Waktu yang kita habiskan bersama. Tiba-tiba berhenti tanpa terduga.”

Kehidupan tetap berjalan. Keceriaan Kang Hwa nampak memudar. Ia makan ramen sendirian. Ada di bangku taman sendirian sambil melihat kebersamaan orang-orang.

Padahal hantu Yuri ada bersamanya sambil bilang. “Jangan menangis.”

Ada suara Yuri. “Aku berharap waktu suamiku yang berhenti karena aku bisa berjalan kembali.”

****

Kemudian suatu ketika Hyeon Jeong memberi nasehat. “Kang Hwa, pacarilah Min Jeong. Bagaimana jika kamu yang pergi meninggalkan Yuri sendirian? Apakah kamu akan senang jika Yuri merasa bersalah dan bersikeras mempertahankan perasaannya untukmu?”

“Noona, apa kamu temannya Yuri?”

“Ya. sampai mati aku akan terus memihak dan memikirkan Yuri. Karena itu aku begini.”

*****

Kang Hwa berjalan. Menekan tombol ponsel Yuri. Tapi nggak berani telepon juga. Sedangkan hantu Yuri di sampingnya memberi semangat. “Maafkan aku. Aku pasti sudah tidak waras.”

“Bodoh.” Ucap Yuri.

Kang Hwa belum apa-apa sudah memikirkan Yuri saat itu.

***

Kembali ke saat ini yaaa… saat Kang Hwa tahu bahwa Yuri menjadi hantu dan ternyata tahu semua kelakuannya.

Keduanya menangis.

“Maafkan aku Yuri. Mianhae Yuri yaaa…”

“Jangan menangis.”

*****

Min Jeong mencoba menelepon Kang Hwa tadi nggak nyambung.

Sebelumnya begini. Kang Hwa membawa anaknya ke rumah Hyeon Jeong. Sekaligus mengkonfirmasi.

“Kamu tahu selama ini? bahwa Yuri tahu semuanya.”

“Kamu tahu dari mana?” tanya Gye.

Kemudian Hyeon Jeong hanya diam dan Kang Hwa pergi.

****

“Katanya dia saat bangun ada di rumah duka dan tidak tahu apa-apa.” Ucap Gye pada Hyeong Jeong. “Kang Hwa kasihan sekali.”

“Yuri tidak bisa mengatakan apa pun. Setelah Yuri meninggal. Jo Kang Hwa sangat menderita. Dia menyalahkan dirinya.”

“Benar. Dia menderita sekali. Memikirkannya membuat,,,,”

“Yuri melihat semua. Karena itu dia berbohong. Dia takut Kang Hwa akan menyalahkan dirinya lagi.”

“Noona, kasihan Yuri. Kita harus bagaimana?”

Tbtb Min Jeong datang ke kedai mereka.

“Apakah kamu melihat Oppa dan Seo Wo?”

Kemudian anaknya keluar. Gye dan istrinya ngibulin Min Jeong bahwa Kang Hwa buru-buru ke RS dan menitipkan Seo Woo.

***

“Kenapa?” tanya Kang Hwa. “Kamu tidak memberitahuku.” Mereka ada di bangku taman.

“Percuma aku memberitahumu. Ini akan menyakitkan kita.”

“Ini tidak menyakitkanmu? Saat melihatku berusaha melupakanmu. Apa kamu baik-baik saja?”

“Tentu menyakitkan. Senyum yang kamu berikan, diberikan pada orang lain. Genggaman tanganmu, diberikan pada orang lain. Tempatku diberikan pada orang lain.”

“Mianhae.”

“Tapi yang menyakitkan melihatmu menangis sendirian jauh lebih menyakitkan. Di rumah kamu makan dan tidur sendirian. Bahkan mengasuh sendirian. Itu menyakitkan, hingga aku bisa tidak merasakan cemburu kemudian merasa lega.”

“Seharusnya aku bisa menahannya.”

“Sudah. kamu sudah cukup menahan rasa sakitnya.” Ucap Yuri.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!